HUBUNGAN ANTARA CELL DEATH DENGAN VASKULARISASI DAN REAKSI LIMFOSIT PADA KANKER SERVIKS JENIS SQUAMOUS CELL CARCINOMA

Bramantyas Kusuma Hapsari

Abstract


Latar Belakang: Kanker serviks merupakan masalah kesehatan yang menempati angka kejadian dan angka kematiantertinggi ke 4 di dunia sedangkan di Indonesia menjadi penyebab kematian di urutan ke 2. Sekitar 80% - 90% dari kankerservik adalah jenis Squamous Cell Carcinoma(SCC).Kematian sel (cell death) dapat diakibatkan oleh hipoksia jaringandan sel-sel limfosit yang akan menyerang tubuh sendiri yang di anggap sebagai antigen.
Tujuan Penelitian: Mengetahui biological behavior sel-sel kanker serviks jenis Squamous Cell Carcinoma berkaitandengan cell death, vaskularisasi, dan reaksi limfosit
Metode: Desainpenelitianiniadalahcross sectional. Data penelitian ini adalah data sekunder dari rekam medis danpreparat pulasan Hematoksilin Eosin dari sel endotel kanker serviks yang didapatkan dari laboratorium PatologiAnatomi Asri Medical Center(AMC) dan Cito Yogyakarta periode Januari 2013 April 2014.Hasil Penelitian: Berdasarkan data yang diambil di AMC dan Lab Cito Yogyakarta periode 2013 2014 didapatkan 13 sampel penelitian. Tidak ditemukan korelasi yang bermaknaantaracell death denganvaskularisasi (p = 0.14)sertahubungan cell death danjumlahlimfosit (p = 0.34). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara cell death dengan vaskularisasi ataupun hubungan yang signifikanantara cell death dengan reaksi limfosit pada kanker serviks jenis SCC.

Kata kunci: cell death,vaskularisasi, limfosit, squamous cell carcinoma


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.