PENINGKATAN PERILAKU CARING MELALUI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PERAWAT

Mulyaningsih -

Abstract


Perilaku caring perawat sangat diperlukan dalam pelayanan keperawatan. Peningkatan perilaku caring salah satunya melalui pengembangan kemampuan berpikir kritis. Berpikir kritis merupakan komponen
penting dari perawatan karena perawat selalu dihadapkan dengan situasi yang kompleks, yang menuntut penilaian akurat, pengambilan keputusan yang tepat dan merupakan proses pembelajaran terus menerus.
Penelitian cross-sectional pada 99 perawat ini bertujuan membuktikan adanya hubungan berpikir kritis dengan perilaku caring perawat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara berpikir kritis dengan perilaku caring perawat (p=0,00;  0,05). Karakteristik responden yang berhubungan dengan perilaku caring perawat yaitu tingkat pendidikan (p=0,006;  0,05) dan pelatihan (p=0,001;  0,05). Variabel berpikir kritis merupakan faktor yang paling berhubungan dengan perilaku caring perawat (OR=247,139). Hasil penelitian ini menyarankan pentingnya meningkatkan kemampuan berpikir kritis perawat. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dapat dilakukan melalui pendidikan formal dan informal.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JMK | Jurnal Manajemen Keperawatan | ISSN: 2330-2031

Fakultas IlmuKeperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang

Gedung NRC Lantai Dasar | Kampus Terpadu Unimus | Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang