Efek Ekstrak Kulit Manggis Terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Tikus Wistar Yang Diinduksi Formalin

Afiana Rohmani(1*), Maya Dian Rakhmawatie(2)


(1) FK UNIMUS, Semarang
(2) FK UNIMUS, Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang : Jejas kimia formalin dapat memacu terbentuknya senyawa reactive oxygen species (ROS) yang dapat menyebabkan kerusakan seluler jtubuh. Kulit manggis dikenal sebagai antioksidan alamiah dari kandungan xanton di dalamnya.Tujuan: mengetahui efek pemberian ekstrak kulit manggis terhadap gambaran histopatologi hepar pada tikus wistar yang diinduksi larutan formalin.Metode Penelitian: 24 ekor tikus dibagi menjadi 4 kelompok . Kelompok pertama merupakan kelompok kontrol negatif (K-), hanya diberi placebo saja hingga masa terminasi. Kelompok kedua merupakan kelompok kontrol positif (K+) yang diinduksi formalin peroral selama 21 hari, kemudian diberi placebo selama 7 hari. Kelompok ketiga sebagai kelompok Perlakuan 1 (P1) yang diinduksi formalin peroral selama 21 hari kemudian diberi ekstrak kulit manggis 200mg/kg BB/hari selama 7 hari. Kelompok keempat sebagai kelompok Perlakuan 2 (P2) yang diinduksi formalin peroral selama 21 hari kemudian diberi ekstrak kulit manggis 400mg/kg BB/hari selama 7 hari. Setelah itu tikus diterminasi dan diambil organ heparnya untuk dibuat preparat histopatologi.Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,008) gambaran histopatologi jaringan hepar pada kelompok tikus yang diberi ekstrak kulit manggis 400mg/kg BB/hari (P2) dengan kelompok kontrol positif (K+). Tidak terdapat perbedaanyang signifikan (p=0,715) gambaran histopatologi jaringan hepar pada kelompok tikus yang diberi ekstrak kulit manggis 200mg/kg BB/hari (P1) dengan kelompok kontrol positif (K+). Terdapat perbedaan yang signifikan (0,00) gambaran histopatologi jaringan hepar kelompok kontrol negatif (K-) dengan ketiga kelompok yang diinduksi formalin, baik diberi ekstrak kulit manggis (P1 dan P2) maupun yang tidak (K+)

Keywords


formalin; kulit manggis; gambaran histopatologi hepar

Full Text:

PDF

References


Harmita, 2006, Amankah Pengawet bagi Manusia, FMIPA-UI Depok, www.jurnalfarmasi.ui.ac.id

Jinxiang DLG, 2012, Of formaldehyde inhalation onrenal tissue SOD and GSH levels, CAT and MDA,http://www.cn-articles.com/?i388373-Of-formalde-hyde-inhalation-on-renal-tissue-SOD-and-GSH-lev-els-CAT-and-MDA

Mahdi C, Aulaniam, dan Widodo. 2007. Yogurt Sebagai Detoksi dan yang Efektif terhadap Toksisitas Formalin yang terpapar dalam Makanan.ejournal.umm.ac.id .15 (I):.

Rohmah I. N. 2012, Perbedaan Jumlah Nekrosis Sel Otak dan Nilai pH Darah Tikus Wistar pada Pemberian Formalin peroral Dosis Bertingkat, Program Magister Biomedik dan PPDS Ilmu Kedokteran Forensik, Universitas Diponegoro, Semarang

U.S. Department of Health and Human Services-Public Health Service National Toxicology Program(NTP).2010. Report on Carcinogens Back-ground Document for Formaldehide, January 2010.www.ntp.niehs.nih.gov/ntp/roc/twelfth/2009/

Vol. 1 No. 2 Juli 2015Efek Ektrak Kulit Manggis Terhadap Gambaran Histologi HeparTikus Wistar Yang Diinduksi Formalin95formaldehyde_bd_final.pdf

UNEP publications, SIDS Initial Assesment . 2002 Report for Formaldehide.www.inchem.org/documents/sids/sids/FORMALDEHYDE.pdf[cited: 2002 March]

U.S.Departement of Health and Human Services-Agency For Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR).2010. Toxicological profile forformaldehyde.Atlanta,USA;July1999.www.atsdr.cdc.gov/toxprofiles/tp111.pdf [cited: 2010 feb 12]

Tamad FSU, Hidayat ZS, dan Sulistyo H. 2011.Gambaran Histopatologi Tikus Putih setelahPemberian Jinten Hitam Dosis 500mg/kg BB,1000mg/kgBB dan 1500mg/kgBB selama 21 hari (subkronik), Jurnal Mandala of Health, 5 (III).

Jivai J, dan Y Nasni. 2008. Pengaruh Pemberian Tahu berformalin terhadap Gangguan Fungsi Hatidan terbentuknya Radikal Bebas dalam tubuh TikusPutih. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi. 13 (I)

Nugroho A.E. 2012. Manggis: dari kulit Buah yang Terbuang hingga Menjadi Kandidat suatu Obat.Journal of Traditional Medicine. Fakultas FarmasiUGM- Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) DIY. http://mot.farmasi.ugm.ac.id/artikel-52 .

Pedraza, C. J, Rodriguez C. N, IbarraM, O, and Rojas,P.J.M. 2008. Medicine Properties of Mangosteen (Garcinia Mangostana). Food andChemical Toxicology, 46 : 3227-3239.

Putra,S. R. 2012. Rahasia Keajaiban Kulit BuahManggis. DIVA Press.

Shabella R. 2011. Terapi Kulit Manggis. Galmas Publisher.

Herman, F. T., 2009, Uji Aktivitas Penangkap Radikal DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) oleh Isolat Alfa Mangostin Kulit Buah Manggis (Garciniamangostana L.), Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta

Kosem,N and Youn-Hee H. A. N. 2007, Antioksidanand cytoprotective antivities of methanolic extractfrom Garcinia mangostana Hull, microbiologydepartment, Mahidol University, Bangkok


Article Metrics

Abstract view : 1163 times
PDF - 643 times

DOI: https://doi.org/10.26714/magnamed.1.2.2015.88-95

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Indexed by

 

      

 

Creative Commons License

MAGNA MEDIKA by APKKM is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.