Kajian Tentang Efek Pemberian Nutrisi Kedelai (Glicine max) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total Pada Menopause

Febri Endra Budi Setyawan

Abstract


Latar belakang: Kadar kolesterol darah yang meningkat merupakan resiko terjadinya arterosklerosis pada penyakit pada jantung koroner. Wanita menopause mempunyai kadar estrogen yang sangat rendah, sehingga menyebabkan peningkatan faktor resiko profil lipid. Kedelai memiliki kadar protein yang tinggi, yaitu rata-rata 35%, bahkan pada varietas unggul dapat mencapai 40-44%. Protein kedelai memiliki susunan asam amino esensial lengkap, serta daya cerna yang sangat baik. Kandungan asam amino pada kedelai terutama adalah metionin dan sistein, sedangkan kandungan lisin dan treonin sangat tinggi.
Lemak kedelai mengandung asam lemak esensial yang cukup, yaitu asam linoleat (omega-6) serta asam linolenat (omega-3) sehingga memberikan pengaruh yang sangat berarti bagi kesehatan, khususnya dalam kaitannya dengan pengendalian kolesterol dan penyakit kolesterol dan penyakit kardiovaskuler.
Mekanisme penurunan kolesterol oleh kedelai disebabkan oleh isoflavon yang mempunyai sifat estrogenik, sehingga terjadi penurunan LDL, TG dan kenaikan dari HDL dan akhirnnya terjadi penurunan kadar kolesterol total dalam darah. Ada berbagai macam faktor yang mempengaruhi asupan kedelai terhadap penurunan kolesterol total. Faktor-faktor yang mempengaruhi asupan kedelai dalam penurunan kolesterol total adalah bentuk dan jenis isoflavon, kadar asupan isoflavon, waktu penelitian,
gender dari subjek, kadar lipid serta status dari menopause.
Kata kunci: Kadar kolesterol, kedelai, menopouse

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.