Efektivitas Terapi Musik Klasik pada Pasien Halusinasi Pendengaran

Afif Mutaqin(1*), Desi Ariyana Rahayu(2), Arief Yanto(3)


(1) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Halusinasi pendengaran ialah halusinasi yang sangat sering dialami kepada penderita gangguan mental, misalnya dapat mendengar suara melengking, mendesir, bising, dan dalam bentuk kata-kata atau kalimat. Halusinasi merupakan salah satu gejala dari gangguan persepsi sensori yang dapat dialami oleh penderita gangguan jiwa. Perubahan perilaku yang dapat muncul pada penderita halusinasi ialah mencurigai, takutan, perasaan yang tidak aman, gelisah, bingung, perilaku merusak diri sendiri, kurang diperhatikan orang, tidak mampu mengambil keputusan, dan tidak mampu membedakan keadaan nyata dan tidak nyata. Halusinasi pendengaran yang  berasal dari dalam diri individu atau dari luar individu sendiri, suara yang didengar dapat dikenalnya, jenis suara tunggal maupun multiple bisa dianggap dapat memerintah tentang perilaku individu itu sendiri. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan cara nonfarmakologi, terapi nonfarmakologi bisa lebih aman digunakan karena tidak dapat menimbulkan efek samping seperti obat-obatan, salah satunya terapi nonfarmakologi yang lebih efektif adalah dengan mendengarkan musik klasik, terapi musik klasik ini dilakukan 7 hari secara berturut – turut. Penulis menggunakan metode lapangan di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang kemudian penulis mengolah dalam bentuk descriptive study ialah penerapkan studi kasus dengan proses tindakan keperawatan berupa dengan intervensi, implementasi dan evaluasi. Subjek studi kasus dengan 3 orang yang di dapatkan sesuai data yang tersedia diruangan dengan didampingi kepala ruang. Studi kasus ini diharapkan dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien dan dari hasil kuisioner pre dan post menunjukan pasien mengalami penurunan frekuensi halusinasi pendengaran setelah dilakukan terapi musik klasik yang diterapkan oleh penulis.


Keywords


halusinasi; terapi musik; aktivitas

Full Text:

PDF

References


Apriliani, T. S. D., Fitriyah, E. T., & Kusyani, A. (2021). Pengaruh Terapi Musik Terhadap Perubahan Perilaku Penderita Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia: Tinjauan Literatur. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 7(1), 60–69. https://doi.org/10.33023/jikep.v7i1.654

Barus, N. S., & Siregar, D. (2020). Literature Review: the Effectiveness of Classic Music Therapy Towards Auditory Hallucination in Schizophrenia Patient [Kajian Literatur: Efektivitas Terapi Musik Klasik Terhadap Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofernia]. Nursing Current Jurnal Keperawatan, 7(2), 48. https://doi.org/10.19166/nc.v7i2.2313

Green, C., & Setyowati, H. (2016). Terapi Penunjang: Terapi Informasi, Terapi Spiritual, Terapi Alam, Terapi Fisik, Terapi Musik.

Irwan, F., Efendi Putra Hulu, Manalu, L. W., Romintan Sitanggang, & Waruwu, J. F. P. (2021). Asuhan Keperawatan Jiwa dengan Masalah Halusinasi. 1–47. https://osf.io/fdqzn

Setyowati, J. (2017). Terapi Musik Pada Pasien Dengan Halusinasi Dengar. 4–11.

Try Wijayanto, W., & Agustina, M. (2017). Efektivitas Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tanda dan Gejala pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 7(1), 189–196.

Yanti, D. A., Karokaro, T. M., Sitepu, K., . P., & Br Purba, W. N. (2020). Efektivitas Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr.M. Ildrem Medan Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 3(1), 125–131. https://doi.org/10.35451/jkf.v3i1.527

Keliat, B.A., dkk. (2011). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas (CMHN - Basic Course). Jakarta: EGC

Terapi musik: teori dan aplikasi. Indonesia, Galangpress, 2006

PUTRA, A. S. (2020). PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI DENGAR DI DESA SEI. KAPITAN KALIMANTAN TENGAH (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Semarang).

Jardi, R., Cachia A., Thomas, P & Pins, D. 2013 The Neuroscience of Hallucinations. New York: Springer.

Djohan RESPONSI EMOSI MUSIKAL, Bandung: Lubuk Agung, 2010

Dermawan,D., & Rusdi.(2013). Keperawatan Jiwa; Konsep dan Kerangka Kerja Asuhan Keperawatan Jiiwa. Yogyakarta: Gosyen Publishin

Keliat & Akemat, 2007; Stuart, Keliat, & Pasaribu, 2017. Model Praktek Keperawatan Jiwa. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran, EGC.


Article Metrics

Abstract view : 13 times
PDF - 2 times

DOI: https://doi.org/10.26714/hnca.v3i1.10392

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats
Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: hnca@unimus.ac.id