Penurunan tekanan darah dengan terapi slow deep breathing dan progressive muscle relaxation pada pasien hipertensi

Luthfiah Puspa Cahyani(1*), Warsono Warsono(2), Nury Sukraeny(3)


(1) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(2) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(3) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan komplikasi pada penderita sehingga dapat menurunkan kualitas hidup pada penderita. Peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi dapat dikontrol dengan terapi farmakologi dan non farmakologi, salah satunya menggunakan kombinasi terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi. Studi kasus menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Pemberian terapi slow deep breath dan relaksasi otot progresif dilakukan selama 15 menit untuk masing-masing intervensi, 2 kali pertemuan dalam 1 minggu selama 1 bulan. Hasil studi kasus menunjukkan tekanan darah sebelum dilakukan tindakan pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif pada subjek 1 158/98 mmHg, subjek 2 158/96 mmHg, dan subjek 3 162/104 mmHg. Sedangkan hasil tekanan darah pada subjek setelah dilakukan pemberian terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif diperoleh hasil dimana subjek ketiga mengalami penurunan yang signifikan. Setelah dilakukan terapi didapat hasil tekanan darah pada subjek 1 136/85 mmHg, subjek 2 124/78 mmHg dan subjek 3 114/80 mmHg. Kesimpulan dari hasil ketiga subjek setelah diberikan terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif mengalami penurunan tekanan darah.


Keywords


Hipertensi; progressive muscle relaxation; slow deep breathing

Full Text:

PDF

References


Alipiani, S., & Indrawati, U. (2020). Perawatan klien hipertensi dengan masalah ketidakefektifan perfusi jaringan otak berbasis teori kenyamanan kolcaba.

Casmuti, C., & Fibriana, A. I. (2023). Kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(1), 123–134. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i1.64213

Dinas kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2023). Profil kesehatan Jawa Tengah. Jateng gayeng. https://dinkes.jatengprov.go.id/buku-profil-kesehatan-v2/

Hasanah, U., Bodro Ardi, N., Hawara, G., Handoko, W., & Al Azhari, M. (2024). Edukasi kesehatan hipertensi kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Kedaung rt 03 rw 014 Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat, 5(1), 353–358.

Muchtar, M., Suhaimi, Herwatil, Tisnawati, & Sartika, W. (2023). The effect of slow deep breathing exercise on the blood pressure of elderly people with hypertension at the working area of the public health centre Air Tawar Padang. International Journal of Current Science Research and Review, 06, 6428–6433.

Nurhayati, U., Ariyanto, A., & Syafriakhwan, F. (2023). Hubungan usia dan jenis kelamin terhadap kejadian hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 1, 22–2023.

Pathan, F. K. M., Pandian, J. S., Shaikh, A. I., Ahsan, M., Nuhmani, S., Iqbal, A., & Alghadir, A. H. (2023). Effect of slow breathing exercise and progressive muscle relaxation technique in the individual with essential hypertension: A randomized controlled trial. Medicine (United States), 102(47), E35792. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000035792

Purnama, E., Sihombing, R., Hidayat, W., Sinag, J., Nababan, D., Ester, M., & Sitorus, J. (2023). Faktor risiko hipertensi. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16089–16105. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i3.19199

Susanti, E., Fatchanuraliyah, Subronto, Y. W., & Febrianora, M. (2023). Buku pedoman hipertensi. In book. kementrian kesehatan. https;//www.kemkes.go.id

Tim Podjka SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia.

Tim Podjka SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. In Dewan Pengurus Pusat PPNI. Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Podjka SLKI DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Wahyuningsih, T., & Hartutik, S. (2024). Penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Petoran. https://journal-mandiracendikia.com/jikmc

Wicaturatmashudi, S., Nadira Nordi, T., & Kemenkes Palembang, P. (2022). The effect of combination deep relaxation and progressive muscle relaxation on blood pressure of hypertension patients in the work area of Padang Salasa Puskesmas Palembang. (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 17(1), 2654–3427. https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension the race against a silent killer.


Article Metrics

Abstract view : 3 times
PDF - 2 times

DOI: https://doi.org/10.26714/hnca.v6i1.19298

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats
Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]