Pengaruh kombinasi perawatan luka dan latihan Range of Motion ekstremitas bawah terhadap penyembuhan ulkus diabetik pada pasien Diabetes Mellitus

Maya Lailasari(1*), Arief Yanto(2), Akhmad Mustofa(3)


(1) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Pasien DM beresiko terjadi kerusakan pada pembuluh darah. Ulkus diabetik merupakan salah satu gangguan pada ekstermitas bawah dari komplikasi makrovaskuler yang dapat berakhir dengan amputasi. Perawatan luka dan latihan range of motion (ROM) ekstermitas bawah mampu menyembuhkan ulkus diabetik. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi perawatan luka dan latihan range of motion (ROM) ekstermitas bawah untuk penyembuhan ulkus diabetik pada pasien diabetes mellitus. Studi kasus ini menggunakan desain studi deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subyek studi kasus adalah pasien DM yang terdapat ulkus diabetik. Subjek studi didapatkan melalui tehnik purposive sampling. Hasil studi kasus menunjukan pengaruh tindakan perawatan luka dan ROM terhadap proses granulasi luka ulkus diabetikum. Hasil observasi ulkus diabetikum menunjukkan penurunan skor dari 32 pada hari pertama menjadi 27 pada observasi hari kedua. Pada hari ketiga pengukuran diketahui skor 20 turun menjadi 18 pada observasi hari berikutnya. Berdasarkan hasil studi kasus ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi tindakan perawatan luka dan latihan range of motion (ROM) ekstermitas bawah terhadap penyembuhan ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus.

Keywords


Granulasi; ulkus diabetikum; vaskularisasi; wound care

Full Text:

PDF

References


Cho, N. H., Kirigia, J., Claud, J., Ogurstova, K., Guariguata, L., Rathmann, W. Roglic,G., Forouhi, N., Dajani, R., Esteghamati, A., Boyko, A., Hambleton., Neto O. L., Montoya, P., Joshi,S., Chan, J., Shaw, J. Samuels, T., & Pavkov, M. (2017). Internatinal Diabetes Federation Diabetes Atlas, Eighth Edition. Online version of IDF Diabetes Atlas:www.diabetesatlas.org

Hamil, Y. I., Setya, D., & Nugrahani, F. (2014). Efektivitas Kompres Metronidazole Dengan Kompres Providon Iodin Pada Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Indonesia. https://scholar.google.co.id/scholar?q=related:_qWpm2mhBL4J:scholar.google.com/&scioq

Herliawati. (2019). Sensivitas Kaki Penderita Diabetes Mellitus Antara Dua Perlakuan. Jurnal Keperawatan Sriwijaya.https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jk_sriwijaya/article/view/7651/3841

Minarningtyas, A., & Tami, A. M. A. (2018). Perawatan Luka Konvensional Dan Modern. Jurnal Gema Keperawatan. http://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JGK/article/view/636

Mulyono, E., & Adi, G. S. (2012). Pengaruh Kompres Metronidazole Terhadap Luka Kaki Diabetikum. Jurnal kesehatan kusuma husada. http://jurnal. ukh.ac.id/index.php/JK/article/view/29

Nugroho, S. H. P., & Puspitasari, D. (2018). Range Of Motion (ROM) Angkle Untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Ulkus Kaki Diabetik Berdasarkan Karakteristik Warna Luka. Unisula Nursing Conference Call For Paper & National Conference.http://lppm-unissula.com/jurnal.unissula.ac.id/index.php/unc/article/view/2901

Nurarif, A. H & Kusuma, H. (2015). Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis Dan Nanda Nic- Noc. Edisi Revisi Jilid 1. Jogjakarta:Medication Jogja

Pebrianti, S. (2018). Buerger Allen Exercise Dan Ankle Brachial Index (Abi) Pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik. Indonesian Journal of nursing sciences & practice. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/ijnsp/article/view/2710/2323

Purnomo, H., Mu’awanah., Mudhofar, M. N., Normawati, A. T., & Suprasno, L. (2019). Pengaruh Latihan Peregangan Kaki Terhadap Pengisian Kapiler Pada Penderita Luka Ulkus Diabetes. Jurnal Studi Keperawatan. Http://Ejournal.PoltekkesSmg.Ac.Id/Ojs/Index.Php/JSikep/Article/View/6353

Ratnasari, D. (2014). Pengaruh Latihan Range Of Motion ( ROM) Ekstermitas Bawah Terhadap Perbaikan Ulkus Diabetic Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Medika Cendekia. https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q

Smeltzer, C. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 12. Jakarta: EGC.

Sunaryo, T., & Sudiro, S. (2014). Pengaruh Senam Diabetik Terhadap Penurunan Resiko Ulkus Diabetik Pada Pasien DM. Jurnal Ilmu Kesehatan. http://jurnal.poltekkes-solo.ac.id/index.php/Int/article/view/81

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2016. Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Jakarta :Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Wijaya, A. S., & Putri,Y. M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah Cetakan Pertama. Yogyakarta: Nuha Medika

Wijaya, N. I. M. S., & Kep, M. (2018). Perawatan Luka Dengan Pendekatan Multidisiplin. Yogyakarta: Andi


Article Metrics

Abstract view : 106 times
PDF - 7 times

DOI: https://doi.org/10.26714/hnca.v2i1.8477

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats
Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: hnca@unimus.ac.id