Variasi Oral microbiome Rongga Mulut Sebagai Biomarker Pada Bidang Kedokteran Gigi: Literature Review

Angger Waspodo Dias Adrianto(1*), Bambang Tri Hartomo(2), Dinanti Ayuningtyas Putri(3)


(1) Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(2) Jurusan Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
(3) Jurusan Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Pendahuluan. Oral microbiome merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kumpulan mikroorganisme yang ada di dalam mulut. Oral microbiome memliki peranan penting dalam terjadinya inflamasi baik yang bersifat lokal maupun sistemik. Penelitian mengenai oral microbiome khususnya dibidang bioteknologi, biologi molekuler, mikrobiologi dan imunologi memungkinan untuk digunakannya oral microbiome sebagai  biomarker karena dianggap memiliki potensi yang cukup kuat untuk mendeteksi berbagai macam kondisi patologi sseperti oral cancer, periodontitis dan karies. Material dan Metode Penulisan laporan ini merupakan tinjauan sistematis yang dilakukan dengan menggunakan metode PRISMA (Preffered Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) yang dilakukan secara sistematis dengan mengikuti tahapan yang telah disesuaikan. Tahapan prosedur systematic review terdiri dari beberapa langkah yaitu mendefinisikan kriteria kelayakan dan sumber informasi, pemilihan literatur, pengumpulan data, dan pemilihan item data  Pembahasan Oral microbiome dapat ditemukan pada berbagai tempat didalam rongga mulut seperti permukaan gigi, mukosa bukal, periodontal pocket, saliva  dan lidah. Oral microbiome memiliki peranan penting atas terjadinya inflamasi baik secara lokal maupun sistemik. Actinobacillus actinomycetemcomitans (Aa), Porphyromonas gingivalis (Pg), Tannerella forsythia, Prevotella intermedia,  Fusobacterium nucleatum, Selenomonas, Eubacteria, Eikenella corrodens, Campylobacter rectus dan  Parvimonas micra merupakan bakterti-bakteri yang diketahui memiliki asosiasi dengan kondisi periodontitis yang berkontribusi dalam kerusakan jaringan periodontal dan pembentukan poket. Pada karies gigi umumnya ditemukan adanya peningkatan jumlah bakteri yakni streptococci, actinomyces, lactobacilli, bifidobacteria dan Scardovia spp, dimana bakteri tersebut memiliki korelasi dalam peningkatan produksi EPS (Extraceluller Polymeric Substance) yang merupakan peranan penting dalam pembentukan biofilm yang bersifat kariogenik. Oral cancer juga disebutkan memiliki korelasi dengan terjadinya perubahan pada oral microbiome yang dipengaruhi oleh fakto-faktor predisposisi seperti merokok atau konsumsi alkohol. Adanya perubahan pada oral microbiome inilah yang dapat memicu perkembangan oral cancer, salah satunya yaitu oral squamous cell carcinoma. Potensi yang dimiliki oleh oral microbiome dapat dimanfaatkan sebagai biomarker pada kondisi seperti periodontitis, karies dan oral cancer sehingga dapat dilakukan deteksi dini, penentuan prognosis dan monitoring kondisi patologis terutama pada penyakit-penyakit keganasan. Simpulan Oral microbiome pada rongga mulut memiliki peran penting yang dapat digunakan sebagai biomarker sehingga pada kondisi patologis dapat dideteksi secara dini terutama pada penyakit-penyakit keganasan.


Keywords


oral microbiome, bakteri, biomarker

Full Text:

PDF

References


Dewhirst FE, Chen T, Izard J, et al. The human oral microbiome. J Bacteriol. 2010; 192: 5002-17

Lim, Yenkai., Fukuma, N., Totsika, M., Kenny, L., Morrison, M., Punyadeera, C., 2018, The Performance of an Oral microbiome Biomarker Panel in Predicting Oral Cavity and Oropharyngeal Cancers, Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 8(287) :1-2

Jiyeon, Si., Cheonghoon, Lee., Gwangpyo, Ko., 2017, Oral Microbiota: Microbial Biomarkers of Metabolic Syndrome Independent of Host Genetic Factors, Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 7(516) : 1

Zaura E, Nicu EA, Krom BP, et al. Acquiring and maintaining a normal oral microbiome: current perspective. Front Cell Infect Microbiol. 2014; 4: 85.

Dowd SE, Wolcott RD, Sun Y, et al. Polymicrobial Nature of Chronic Diabetic Foot Ulcer Biofilm Infections Determined Using Bacterial Tag Encoded FLX Amplicon Pyrosequencing (bTEFAP). PLoS ONE. 2008; 3: e3326

Takahashi N., 2015 Microbial ecosystem in the oral cavity: Metabolic diversity in an ecological niche and its relationship with oral diseases. Int Congr Ser. 1284: 103-12

Tamara, A., Oktiani, B.W., Taufiqurrahman, I., 2019, Pegaruh Ekstrak Flavonoid Propolis Kelulut (G.thoracica) Terhadap Sejumlah Sel Neutrofil pada Periodontitis, Dentin Jurnal Kedokteran Gigi, III(1): 10-16.

Alweili, A, Z, J., 2018, Anaerobic Bacteria Associated wirh Periodontitis, IntechOpen, London

Chattopadhyay, I., Verma, M., Panda, M., Role of Oral microbiome Signatures in Diagnosis and Prognosis of Oral cancer, PubMed, 18(1):1-12

Karpiński TM. 2019. Role of Oral microbiota in cancer development. Microorganisms.;7(1):20

Wilson M., 2008 Bacteriology of humans: an ecological perspective. Blackwell Publishing, New York

Wang Y, Zhang J, Chen X, Jiang W, Wang S, Xu L, Tu Y, Zheng P, Wang Y, Lin X,. 2017, Profiling of oral microbiota in early childhood caries using single-molecule real-time sequencing. Front Microbiol. 8:2244

Yang SF, Huang HD, Fan WL, Jong YJ, Chen MK, Huang CN, Chuang CY, Kuo YL, Chung WH, Su SC. 2018. Compositional and functional variations of oral microbiota associated with the mutational changes in oral cancer. Oral Oncol. 77:1–8

Wolf, A., Moissl-Eichinger, C., Perras, A., Koskinen, K., Tomazic, P. V., and Thurnher, D. 2017. The salivary microbiome as an indicator of carcinogenesis in patients with oropharyngeal squamous cell carcinoma: a pilot study. Sci. Rep. 7:5867

Ma C, Chen F, Zhang Y, Sun X, Tong P, Si Y, Zheng S. 2015. Comparison of oral microbial profiles between children with severe early childhood caries and caries-free children using the human oral microbe identification microarray. PLoS ONE. 10(3):e0122075

Agnello M, Marques J, Cen L, Mittermuller B, Huang A, Chaichanasakul Tran N, Shi W, He X, Schroth RJ. Microbiome associated with severe caries in Canadian First Nations Children. J Dent Res. 2017;96(12):1378–1385

Tsai CY, Tang CY, Tan TS, Chen KH, Liao KH, Liou ML. Subgingival microbiota in individuals with severe chronic periodontitis. J Microbiol Immunol Infect. 2016;51(2):226–234

Lafaurie GI, Sabogal MA, Castillo DM, Rincón MV, Gómez LA, Lesmes YA, Chambrone L. Microbiome and microbial biofilm profiles of peri-implantitis: a systematic review. J Periodontol. 2017;88(10):1066–1089

Chen, P,W., Chang, S, H., Tang, C, Y., Liou, M,. Tsai, S., Lin, Y., 2019, Composition Analysis and Featur Selection of The Oral Microbiota Associated with Periodontal Disease, BioMed Research International, 20(18):1-14

Bewley AF, Farwell DG. Oral leukoplakia and oral cavity squamous cell carcinoma. Clin Dermatol. 2017;35(5):461–467.

Reichart PA, Schmidt-Westhausen AM, Khongkhunthian P, Strietzel FP. Dental implants in patients with oral mucosal diseases - a systematic review. J Oral Rehabil. 2016;43:388–399

Yeoh S-A, Dias SS, Isenberg DA. Advances in systemic lupus erythematosus. Medicine. 2018;46(2):84–92.


Article Metrics

Abstract view : 50 times
PDF - 14 times

DOI: https://doi.org/10.26714/ijd.v2i1.9865

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Commitment to quality

A blind peer review. Immidiate open acces. Authors retain copyright. No author fees. Published binually.

Indonesian Journal of Dentistry (IJD), its website and the articles published therein are licensed under a Creative Commons Attributions-ShareAlike 4.0 International Licence.

Indonesian Journal of Dentistry is published by Faculty of Dentistry of Universitas Muhammadiyah Semarang (FKG Unimus). It's managed by Universitas Muhammadiyah Semarang.