HUBUNGAN ANTARA ALEXITHYMIA DENGAN KECENDERUNGAN DEPRESI PADA MAHASISWA YANG BERKULIAH DI JAKARTA BARAT
(1) Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana Meruya, Jakarta Barat, Indonesia
(2) Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana Meruya, Jakarta Barat, Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Pada saat ini mahasiswa kerap mengabaikan gejala dari depresi, karena gangguan ini dianggap dapat sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan ahli atau pengobatan, banyak dilaporkan kecenderungan depresi pada mahasiswa terjadi karena berbagai macam faktor salah satunya yaitu tuntutan dan beban perkuliahan, hal tersebut dapat muncul karena ketidakmampuan mahasiswa dalam mengendalikan dan mengenali emosi atau perasaan yang dialami dan gejala tersebut merupakan salah satu dari gejala yang disebut dengan alexithymia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara alexithymia dengan kecenderungan depresi pada mahasiswa yang berkuliah di Jakarata Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Responden penelitian ini sebanyak 243 mahasiswa yang berkuliah di Jakarta Barat yang didapat dengan teknik pengambilan data yaitu Accidental Sampling. Hasil analisis dengan metode analisis Pearson’s correlation coefficient menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara alexithymia dengan kecenderungan depresi pada mahasiswa yang berkuliah di Jakarata Barat yang dibuktikan pada hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0,668 dengan alat bantu program SPSS 22.0 for windows yang artinya semakin tinggi alexithymia yang dimiliki Mahasiswa maka akan semakin tinggi kecenderungan mahasiswa untuk mengalami depresi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi mahasiswa mengenai pentingnya mengenali emosi atau perasaan yang dialaminya dengan baik dan memahami alexithymia itu sendiri sehingga mahasiswa dapat terhindar dari kecenderungan depresi dan dalam proses menjalani masa perkuliahannya dapat terselesaikan dengan baik dan sukses.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Apfel, R. J., & Sifneos, P. E. (1979). Alexithymia: Concept and measurement. Psychotherapy and Psychosomatics, 32(1-4), 180–191.
Darmadi, A. (2010). Prevelensi Depresi dan Faktor yang mempengaruhi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya (Skripsi). Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya, Jakarta.
Fitriah, A. (2018). Kecerdasan Emosi Dan Depresi Pada Mahasiswa Yang Sudah Menikah. Studia Insania, Vol. 6, No. 2, 146-157.
Greenberg, L. S. & Stone, A. A. (1992). Emotional Disclosure about Traumas and its Relation to Health: Effects of Previos Disclosure and Trauma Severity. Journal of Personality and Social Psychology, 63, 1, 75-84.
Gross, J. (1998). Antecedent- and Response-Focused Emotion Regulation: Divergent Consequences for Experience, Expression, and Physiology. Journal of Personality and Social Psychology, 224– 237.
Hair, J.F., Black, W.C., Babin, B.J. and Anderson, R.E. (2010) Multivariate Data Analysis. 7th Edition, Pearson, New York.
Hammoud, M. S., Shendi, Y. A., Bakkar, B. B., Alrujaibi, Y. S. (2019). The relationship between alexithymia and career decision - making self-efficacy among Tenth and Eleventh - grade students in Muscat Governorate. Journal of Counseling and Education, Vol.4 (2), 45-58.
Hemming, L. Haddock, G. Shaw, J. Pratt, D. (2019). Alexithymia and Its Associations With Depression, Suicidality, And Aggression: An Overview of the Literature. Frontiers in Psychiatry, Vol 10, 1-7.
Hintikka J, Honkalampi K, Lehtonen J, Viinamäki H. (2001) Are alexithymia and depression distinct or overlapping constructs? A study in a general population. Compr Psychiatry, 42:234-9.
Hintikka, Jukka. Kirsi Honkalampi, Johannes Lehtonen, and Heimo Viinamaki. (2001). Alexithymia and Depression Distinct or Overlapping Constructs: A Study in a General Population. Journal of Comprehensive Psychiatry, 42(3), 234 -239.
Honkalampi, K. Hintikka, J. Laukkanen, E. Lehtonen, J. Viinama, H. (2001). Alexithymia and Depression A Prospective Study of Patients With Major Depressive Disorder. Psychosomatics, 229-234.
Honkalampi, K., Johannes Lehtonen, and Heimo Viinamaki. (2001). Alexithymia and Depression Distinct or Overlapping Constructs: A Study in a General Population. Journal of Comprehensive Psychiatry, 42(3), 234 -239.
Matsumoto, D. (2009). The Cambridge dictionary of psychology. Cambridge: Cambridge University Press.
Mawardah, M. & Adiyanti M. (2014). Regulasi Emosi dan Kelompok Teman Sebaya . JURNAL PSIKOLOGI, VOL 41, NO. 1, 60-73.
Nolen-Hoeksema, S., Wisco, B. E., & Lyubomirsky, S. (2008). Rethinking Rumination. Perspectives on Psychological Science, 3(5), 400–424. https://doi.org/10.1111/j.1745-6924.2008.00088.x
Parker, F. (1986). Linguistics for new-linguists. London: Little, Brown and Company Inc.
Rieffe, C., Ketelaar, L., & Wiefferink, C. H. (2010). Assessing Empathy in Young Children: Construction and Validation of an Empathy Questionnaire (EmQue). Personality and Individual Differences, 49(5), 362-367.
Sadock, J. B. & Virginia, A. S. (2010). Kaplan & Sadock Buku Ajar Psikiatri Klinis Edisi 2 (Jakarta: EGC).
Santoso, M. B., Asiah, D. H. S., Kirana, C. I. (2017). BUNUH DIRI DAN DEPRESI DALAM PERSPEKTIF PEKERJAAN . Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 4, No. 3, 390 - 447.
Thompson, J. (2009). Emotionally Dumb: An Overview of Alexithymia. Australia: Soul Books.
Yusuf, Syamsu. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Article Metrics
Abstract view : 18 timesPDF - 3 times
DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.14.2.2026.168-178
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
