HUBUNGAN PARENT ATTACHMENT DAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA
(1) D3 Keperawatan Politeknik Negeri Subang
(2) D3 Keperawatan Politeknik Negeri Subang
(3) D3 Keperawatan Politeknik Negeri Subang
(*) Corresponding Author
Abstract
Emotional intelligence factors consist of, the family environment, which is the main foundation of emotional education (parent attachment) and the non-family environment, namely social interactions other than with parents (peer support). The aim is to determine the relationship between parent attachment and peer support with adolescent emotional intelligence. The study used a correlational quantitative design with a cross-sectional approach. A sample of 90 students of SMPN 6 Subang was selected using stratified random sampling technique. Data were collected using the Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA), Peer Support Questionnaire (PSQ), and Trait Emotional Intelligence Questionnaire-Adolescent Short Form (TEIQue-ASF) questionnaires. Data analysis used was univariate and bivariate analysis using the Spearman rank statistical test. The results showed that most felt moderate parent attachment as many as 51 people (56.7%), and adolescents with peer support as many as 60 people (66.7%), and most adolescents had high emotional intelligence as many as 69 people (76.7%). There is a relationship between parent attachment and adolescent emotional intelligence with a value of ρ value = 0.000 < α = 0.05 with a value of r = 0.487. There is a relationship between peer support and adolescent emotional intelligence with a value of ρ value = 0.013 < α = 0.05 with a value of r = 0.262. Adolescents who have good parent attachment and peer support will be able to influence emotional intelligence.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agusti, W. (2018). Hubungan kecerdasan emosional dengan sikap sosial siwa kelas XI akuntansi SMK Negeri 3 Potiannak. Universitas Tanjungpura.
Al-hamdani, M. J. (2024). Hubungan antara peer support dan self determination terhadap student engagement pada siswa kelas XI MA salafi’iyah tebuireng jombang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Amira, F. S., & Mastuti, E. (2021). Hubungan antara parent attachment dengan regulasi emosi pada remaja. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 837–843. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.27037
Ananda, S. W., & Satwika, Y. W. (2022). Hubungan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan emosional pada remaja. Jurnal Penelitian Psikologi, 9(4), 233–242.
Anggarjita, J. T., Febriana, B., & Setyowati, W. E. (2025). Hubungan antara dukungan teman sebaya terhadap tingkat kesehatan mental pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 3(1), 253–258.
Anggoro, B. W., Soesanto, E., Wijaksono, N. S., & Al Mulki, R. (2025). Pentingnya pembentukan jiwa remaja melalui pendidikan karakter untuk meningkatkan rasa percaya diri. Jurnal Pengembangan Pendidikan, 9(1), 91–100.
Chandra, A. P. (2021). Gambaran tingkat kecerdasan emosional (emotional quotient) pada anak remaja awal usia 12-16 tahun di SMP Negeri 7 kota Bogor tahun 2021. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Bandung .
Darman, D., Alwi, A., & Halimah, A. (2024). Hubungan dukungan teman sebaya dengan self-discipline siswa MAN Sidrap. Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(2), 88–102. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i3.392
Darmawan, S. B. (2016). Hubungan gaya asuh orang tua dengan tingkat kecerdasan emosi remaja di SMP Negeri 1 Kalisat kecamatan kalisat kabupaten Jember. Universitas Jember.
Delgado, E., Serna, C., Martínez, I., & Cruise, E. (2022). Parental attachment and peer relationships in adolescence: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 1064. https://doi.org/10.3390/ijerph19031064
Fadhila, F. C. N., & Febriani, Z. (2021). Peran parent attachment dan peer attachment terhadap perilaku berisiko remaja serta tinjauannya dalam islam. Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan IV, 42–52.
Fadhilla, R., & Siregar, A. P. (2024). Dampak lingkungan pertemanan toxic terhadap kesehatan mental remaja. Invention: Journal Research and Education Studies, 37–48. https://doi.org/10.51178/invention.v5i2.2017
Fadillah, G. F., & Khairi, A. M. (2020). Optimalisasi peran orang tua dalam memahami remaja generasi milenial. Jurnal Wacana, 12(1), 65–77.
Fitniwilis, F., Nofriza, F., & Nurulita, E. (2022). Emotional intelligence of students based on birth order. Jurnal Neo Konseling, 4(1), 20. https://doi.org/10.24036/00630kons2022
Fitriani, A. E., Putri, A. H., Suseno, C. R., & Supriyadi, T. (2024). Peranan intervensi sosial dalam pencegahan kenakalan remaja. Jurnal Psikologi, 2(2). https://doi.org/10.47134/pjp.v2i2.3465
Goleman, D. (2016). Emoional intelligence kecerdasan emosional. PT. Gramedia Pustaka.
Gunawan, S., & Alfita, L. (2024). Dukungan sosial dan kecerdasan emosional remaja. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 7(2), 613–622. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i2.2337
Hartanti, F. (2023). Pengaruh parent attacment terhadap self esteem remaja broken home di desa Bagik Polak Barat kecamatan Labuapi kabupaten Lombok Barat. Universitas Islam Negeri Mataram.
Iglesias, V. M., & Judit, G.-M. J. (2023). Birth order theory related to emotional intelligence development. Revista Fuentes, 25(3), 283–292. https://doi.org/10.12795/revistafuentes.2023.20449
Khalillah, Y. A., Damayanti, R., Agustriyani, F., & Susanto, A. (2025). Hubungan kecerdasan emosional dengan interaksi sosial pada remaja di SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Health Research Journal of Indonesia (HRJI), 3(13), 165–173.
Maharani, & Ernawati, I. (2025). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku sosial siswa SMPN 1 Lumbis Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Edunesia Journal: Indonesia Education Journal, 2(1), 3456–4455.
Mahesha, A., Anggraeni, D., & Adriansyah, M. I. (2024). Mengungkap kenakalan remaja: Penyebab, dampak, dan solusi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 16–26. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.278
Muali, C., & Fatmawati, S. (2022). Peran orang tua dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak. Analisis Faktor dan Strategi. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 85–100. http://jurnal.staisumatera-medan.ac.id/fitrah
Mukhlisa, P., Yohenda, S., Yanti, U., & Yarni, L. (2023). Kecerdasan emosional/emotional intelligence (EQ). Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 2(1), 115–127. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v2i1.656
Mulyanti, A., Dolifah, D., & Rahmat, D. Y. (2024). Hubungan kecanduan gadget dengan kecerdasan emosional pada remaja. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 149–156. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.160
Nirwananda, M. D. P., & Ekawati, D. (2024). Kecerdasan emosional : Peran kelekatan orangtua dan dukungan sosial siswa SMPN Pesawaran. Seminar Nasional Psikolgi, 4(2), 648–656.
Nur, K. M. (2024). Komunikasi keluarga terhadap perkembangan mental spiritual remaja di desa Koering Agung kecamatan Gunung Sugih kabupaten Lampung Tengah. Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif, 2(2), 120–135.
Nurdin, M. N., & Fakhri, N. (2020). Perbedaan Empati Kognitif dan Empati Afektif pada Remaja Laki-laki dan Perempuan. Jurnal Psikologi TALENTA, 2(2), 11. https://doi.org/10.26858/talenta.v2i2.13199
Nurwanti, Y. D., Nugraha, A., & S, F. G. A. (2024). Sosialisasi tentang kenakalan remaja di desa Kragilan Mojolabban. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 94–98.
Olive, K., Tang, X., Loukomies, A., Juuti, K., & Salmela-Aro, K. (2022). Gendered difference in motivational profiles, achievement, and STEM aspiration of elementary school students. Frontiers in Psychology, 13, 1–18. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.954325
Pawulan, R. A., Loekmono, L., & Irawan, S. (2018). Huhungan antara kelekatan orang tua dengan regulasi emosi remaja pondok pesantren Agro . Psikologi Konseling, 13(2). https://doi.org/10.24114/konseling.v13i2.12194
Purwanto, R. D. P., & Maryam, E. W. (2024). Hubungan dukungan teman sebaya dan kelekatan orang tua terhadap kecerdasan emosional pada siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(11), 5044–5058.
Putri, N. S. E., Atianingsih, T., Kurniati, S. R., Sina, & Cian Ibnu. (2024). Hubungan kecerdasan emosional dengan kenakalan remaja pada siswa SMKN3 Tanjungpinang. Jurnal Ilmiah Cerebral Medika, 6(2), 1–12.
Rizaty, M. A. (2022). Tawuran pelajar paling banyak terjadi di Jawa Barat. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/535f216d814527e/tawuran-pelajar-paling-banyak-terjadi-di-jawa-barat?utm_source=chatgpt.com
Rulmuzu, F. (2021). Kenakalan remaja dan penanganannya. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(1), 364–373.
Sanchis, A., Grau, M. D., Moliner, A.-R., & Morales-Murillo, C. P. (2020). Effects of age and gender in emotion regulation of children and adolescents. Frontiers in Psychology, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.00946
Sari, O. P., & Eliasa, E. N. (2024). Perkembangan kecerdasan emosional anak remaja usia 12-15 tahun mempengaruhi gaya belajar siswa : Studi literatur . Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 46090–46098.
Setiawati, K. M., Rudiana, R., & Sri, W. R. (2024). Perbedaan kemampuan bahasa anak laki-laki dan perempuan: Perspektif psikolinguistik. Jurnal Pendidikan Universal, 1(4), 582–586.
Sulastri, T., Khairunnisa, K., Setiawati, S., Tambunan, Supartini, Y., & Ratna, N. (2023). Perilaku phubbing dengan kecerdasan emosional remaja pada remaja SMA. Jurnal Keperawatan, 8(1), 15–27.
Syafitri, D., & Taufik. (2024). Hubungan kecerdasan emosional dengan perilaku prososial siswa. Dharmas Education Journal, 5(2), 1204–1212.
Syuaib, A., Herawati, T., & Widajati, M. N. (2024). Optimalisasi pengasuhan anak dan pencegahan pernikahan dini melalui penerapan fungsi keluarga pada bina keluarga remaja (BKR) desa Cimande, kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(4), 435–442. https://doi.org/10.54082/jpmii.513
Teng, Z., Griffiths, M. D., Nie, Q., Xiang, G., & Guo, C. (2020). Parent–adolescent attachment and peer attachment associated with internet gaming disorder: a longitudinal study of first-year undergraduate students. Journal of Behavioral Addictions, 9(1), 116–128. https://doi.org/10.1556/2006.2020.00011
Utami, N. E. S., & Yonanda, D. A. (2020). Hubungan gender terhadap prestasi belejar siswa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2, 2(1), 144–149.
Wulandari, A., & Wijayanti, F. (2023). Dukungan teman sebaya dengan harga diri pada remaja. Health Sciences and Pharmacy Journal , 7(1), 16–22.
Yuliasari, S. B. (2017). Hubungan antara pertemanan dan dukungan sosial dengan kecerdasan emosional pada remaja (siswa sekolah menengah petama di Surakarta). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Article Metrics
Abstract view : 107 timesPDF - 65 times
DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.14.1.2026.1-11
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
