HUBUNGAN ANTARA POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN PERILAKU NEGATIF PADA REMAJA

Zulia Rahmadani(1*), Sri Wahyuni(2), Nur Aulia(3)


(1) Universitas Riau
(2) Universitas Riau
(3) Universitas Riau
(*) Corresponding Author

Abstract


Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku remaja. Pola komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak dapat mendukung terbentuknya perilaku positif, sedangkan komunikasi yang kurang efektif berpotensi memicu perilaku negatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pola komunikasi orang tua dan perilaku negatif remaja. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 285 siswa SMP Negeri 20 Pekanbaru yang dipilih melalui teknik cluster random sampling dengan pemilihan proporsional pada setiap kelas. Sampel dari tiap kelas ditentukan menggunakan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari tiga bagian, yaitu karakteristik responden, pola komunikasi orang tua, dan perilaku negatif remaja. Analisis yang digunakan menggunakan uji chi square. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner pola komunikasi orang tua dan perilaku negatif remaja. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 20 Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan responden didominasi remaja usia 14 tahun (35,4%), perempuan (53%), anak kedua (30,2%), serta orang tua berpendidikan terakhir SMA/SMK (41,8%). Pola komunikasi orang tua sebagian besar berada pada kategori fungsional (65,6%), sedangkan perilaku negatif remaja umumnya rendah (67%). Uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola komunikasi orang tua dan perilaku negatif remaja (p = 0,000). Pada komunikasi fungsional, sebagian besar remaja memiliki perilaku negatif rendah (89,3%), sedangkan pada komunikasi disfungsional mayoritas menunjukkan perilaku negatif tinggi (75,5%). Secara umum, komunikasi orang tua yang lebih baik cenderung diikuti perilaku negatif remaja yang lebih rendah.

Keywords


Pola Komunikasi Orang Tua, Perilaku Negatif, Remaja.

Full Text:

PDF

References


Akinwale, O. (2024). Family communication patterns, individual’s overall conflict resolution style, and cognitive flexibility among young adults. World Journal of Advanced Research and Reviews, 21(2), 183–192. https://wjarr.com/sites/default/files/WJARR-2024-0898.pdf

Alfitri, R., Kuntoro, K., Qomaruddin, M. B., Indawati, R., & Maulina, R. (2024). Exploring the impact of family support and its function on high-risk behaviour among adolescents in Malang City, East Java, Indonesia: A cross-sectional study. African Journal of Reproductive Health, 28(10), 74–80. https://doi.org/10.29063/ajrh2024/v28i10.9

Alsadi, R. A. (2021). Birth order and its relationship to the lifestyles of adolescent students. Journal of the College of Education for Women, 32(2), 1–15. https://jcoeduw.uobaghdad.edu.iq/index.php/journal/article/view/1542

Arifani, H., Suryani, E., & Rahmawati, R. (2021). Pola komunikasi orang tua dalam mencegah dampak negatif Youtube pada siswa SMP Negeri 1 Tenggarong. Jurnal Ilmu Komunikasi Qurroti Ayun, 3(2), 101–110. https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/384

Arifin, M. (2023). Peran komunikasi orang tua terhadap perkembangan remaja: Tinjauan psikologi perkembangan. Jurnal Konseling dan Pendidikan Islam, 4(2), 55–67.

Ashton, M., & Lee, K. (2024). Middle children are more cooperative than their siblings. Proceedings of the National Academy of Sciences (reported in The Guardian, Dec 23, 2024).

Astuti, N., & Nugraha, A. (2018). Komunikasi partisipatif dan kesepakatan dalam keluarga modern. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(2), 145–156.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Chang, L. W. (2022). Gender norms and emotional discipline: The psychological mechanisms and social construction of adolescents' emotional expression. European Journal of Psychology, 18(2), 45–57. https://pinnaclepubs.com/index.php/EJP/article/view/98

Dani, M. K., Hasnur, H., & Agustina, A. (2022). Determinan perilaku seksual berisiko pada remaja di SMA Negeri 1 Beutong. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(11), 99–113.

Dittman, C. K., Sprajcer, M., & Turley, E. L. (2023). Revisiting gendered parenting of adolescents: Understanding its effects on psychosocial development. Current Psychology, 42(21), 24569–24581. https://doi.org/10.1007/s12144-022-03536-7

Dulhaer, Fitri, A., & Abdurrazaq, M. N. (2023). Intensitas komunikasi orang tua dan perilaku anak remaja. Journal of Islamic Studies, 1(6), 22–26. https://doi.org/10.61341/jis/v1i6.056

Fadilah, R., & Prasetyo, H. (2023). Pola komunikasi keluarga dan implikasinya terhadap perilaku remaja. Journal of Counseling and Educational Horizons, 6(1), 33–42.

Fitriani, R., Pratama, A., & Lestari, S. (2022). Pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap perilaku remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(2), 45–56.

Gunawan, D., & Pratiwi, A. (2022). Empati dalam komunikasi keluarga dan dampaknya terhadap konflik interpersonal. Jurnal Psikologi dan Komunikasi, 14(1), 55–68.

Halim, N., & Yuliana, D. (2020). Struktur hierarki dalam keluarga dan pengaruhnya terhadap pola komunikasi antaranggota keluarga. Jurnal Komunikasi Keluarga, 6(3), 201–212.

Handayani, D., & Yusuf, R. (2021). Pengaruh kesadaran etika terhadap perilaku merugikan materi pada individu dewasa muda. Jurnal Psikologi Sosial, 9(2), 101–112.

Hardining, S., & Erliana, Y. D. (2023). Pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap perilaku agresif remaja. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan, 6(1), 41–48. https://doi.org/10.36761/jp.v6i1.2943

Hasan, A., & Mulyani, S. (2023). Pendidikan karakter dan pengaruhnya terhadap perilaku agresif remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 45–57.

Hidayat, R., Wahyuni, S., & Arifin, Z. (2023). The influence of parents education level on parenting style and adolescent behavior. Journal of Family and Community Studies, 5(2), 112–121. https://doi.org/10.24843/jfcs.2023.v05.i02.p03

Janatri, S., Nadhirah, N., & Saripah, I. (2023). Hubungan pola komunikasi orang tua dan kontrol diri dengan perilaku bullying pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(02), 921–932.

Kasai, K., Okada, N., Nishida, A., & Timmermans, B. (2022). Birth order and prosociality in the early adolescent brain. Proceedings of the National Academy of Sciences, 119(1), e2116365119. https://doi.org/10.1073/pnas.2116365119

Koc, M., & Aydin, D. (2024). The mediating role of mothers’ conflict resolution skills in the relationship between mothers’ communication skills and behavioral problems of children aged 3–6 years. Current Psychology. https://doi.org/10.1007/s12144-024-05888-8

Lestari, S. (2020). Empati dan perilaku komunikasi kooperatif dalam keluarga urban. Jurnal Psikologi Sosial, 8(2), 97–108.

Liu, S., Zhang, D., Tian, Y., et al. (2023). Gender differences in symptom structure of adolescent problematic internet use: A network analysis. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 17, 49. https://doi.org/10.1186/s13034-023-00590-2

Madsen, K. R. (2025). Loneliness and ease of communication with parents and friends in Danish adolescents. BMC Public Health, 25(13), 22947–22956. https://doi.org/10.1186/s12889-025-22947-2

Nasution, K. R., & Hasibuan, A. D. (2023). Analisis kenakalan remaja: Studi kasus pada MAN 2 Padangsidimpuan. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1), 168–178. https://doi.org/10.47467/edu.v4i1.492

Nugroho, F., & Dewi, L. (2023). Regulasi emosi dan kesadaran sosial dalam mengurangi perilaku membahayakan orang lain. Jurnal Psikologi Perkembangan, 15(2), 78–89.

Nurfitri, I. (2025). Kenakalan remaja dan penanggulangannya. PT Alvarendra Global Publisher.

Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan pendekatan praktis (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam. (2020). Metode penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Nurzabrina, N., & Netrawati, N. (2023). Perilaku agresif remaja yang tinggal bersama orang tua tunggal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 21906–21916. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.9989

Pertiwi, E. S., & Swasti, I. K. (2021). Perilaku kenakalan remaja ditinjau dari dukungan dan pengawasan orang tua. Skripsi S1 Psikologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Pratama, A., & Wulandari, S. (2023). Family communication patterns as a protective factor against deviant behavior in adolescents. Journal of Family Studies, 29(4), 512–526. https://doi.org/10.1080/13229400.2023.2198756

Putra, H., & Andini, V. (2022). Pengendalian diri dan perilaku merugikan materi di kalangan mahasiswa. Jurnal Psikologi Terapan, 10(1), 33–44.

Putra, R. A., & Putri, P. K. D. (2023). Faktor perilaku kenakalan remaja pada siswa SMA Negeri 1 Grobogan. Jurnal Komunikasi Korporasi & Media (JASIMA), 4(2), 88–94. https://doi.org/10.30872/jasima.v4i2.1302

Putri, R., & Suryani, N. (2021). Pengaruh kejelasan pesan terhadap keberhasilan komunikasi interpersonal. Jurnal Komunikasi dan Media, 13(1), 33–45.

Rahayu, N. D., & Pratama, B. (2021). Perubahan fisik dan psikososial pada remaja serta implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Kebidanan dan Asuhan Ibu, 10(2), 87–94.

Rahayu, S., & Pranata, Y. (2021). Kepatuhan terhadap norma sosial dan perilaku menyimpang pada remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 8(1), 22–35.

Rahardjo, A., & Andayani, T. (2019). Pola komunikasi terbuka dan kepuasan hubungan dalam keluarga. Jurnal Ilmu Komunikasi, 11(1), 25–36.

Rahmawati, I., & Fauzan, M. (2019). Pengaruh pengendalian emosi terhadap perilaku agresif pada remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 6(2), 55–65.

Rahmawati, S., & Nurhidayah, T. (2022). Hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan perilaku anak remaja di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(1), 56–63. https://doi.org/10.31960/jpk.v4i1.1089

Rasyid, F., & Nurhayati, N. (2022). Identitas diri remaja dalam perspektif teori Erikson. Jurnal Assalam, 7(1), 45–56. https://jurnal-assalam.org/index.php/JAS/article/download/384/196/1052

Restiviani, Y. (2023). Efektivitas komunikasi antarpribadi orang tua dalam mengatasi perilaku menyimpang pada remaja di Kota Lhokseumawe. At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies, 6(1). https://doi.org/10.47766/atjis.v6i1.3339

Rini, W. (2020). Hubungan komunikasi interpersonal orang tua dengan kenakalan remaja pada siswa SMP Negeri X Kecamatan Samarinda Utara Tahun Ajaran 2019/2020. Psikoneo, 2(1), 55–66. https://ocs.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/5380

Risfaisal, & Ismail, L. (2018). Pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap pola asuh anak pada masyarakat Liukang Kalmas Kabupaten Pangkep. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.26618/equilibrium.v6i1.2006

Sa’diah, H. (2017). Hubungan antara persepsi remaja terhadap komunikasi orangtua-remaja dengan kenakalan remaja. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, 7(2). https://doi.org/10.30739/darussalam.v7i2.94

Safitri, J., & Safrudin, B. (2020). Hubungan komunikasi orang tua dan remaja dengan kenakalan remaja melalui tinjauan systematic review. Borneo Studies and Research, 2(1), 111–116.

Sari, F., & Kurniawan, D. (2020). Regulasi emosi dan perilaku membahayakan diri pada individu muda. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 7(2), 44–56.

Sari, F., & Widodo, H. (2021). Ekspresi emosi dalam komunikasi keluarga dan pengaruhnya terhadap kedekatan emosional. Jurnal Psikologi dan Komunikasi Interpersonal, 5(1), 72–83.

Sari, M., & Rahman, F. (2023). The role of parental communication styles in shaping adolescent self-control and social adjustment. Asian Journal of Social Psychology, 26(2), 187–198. https://doi.org/10.1111/ajsp.12545

Sari, W. K., & Rukmana, D. (2022). Dinamika perkembangan psikososial remaja pertengahan. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Remaja, 3(4), 112–121. https://jurnal-stiepari.ac.id/index.php/jispendiora/article/download/1578/1510/5306

Sinaga, Y. Y., & Anshori, A. M. (2021). Faktor penyebab tingginya kenakalan dan kriminalitas remaja dalam masyarakat. Dakwatul Islam.

Siregar, N. S., Wasidi, W., & Sinthia, R. (n.d.). Hubungan antara komunikasi interpersonal orang tua dan anak dengan perilaku kenakalan remaja. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling. https://doi.org/10.33369/consilia.1.1.26-35

Stowe, R. M., Karriker-Jaffe, K. J., & Oshri, A. (2024). Birth order moderates the association between adverse childhood experiences and externalizing behavior symptoms in adolescence. Journal of Adolescence, 100(82), 23–34. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2023.102123

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sun, Y., Li, M., Wang, H., & Zhang, J. (2023). Birth order and Chinese adolescent mental health within the context of the three-child policy: The roles of parenting styles and parental company. Frontiers in Psychology, 14, 1167864. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1167864

Syaflindawati. (2023). Hubungan kontrol diri dengan perilaku agresif pada remaja di Kelurahan Pampangan, Kota Padang. Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah, 6(2), 145–149.

Thoyibah, Z., Nurjannah, I., & Sumarni, D. W. (2017). Correlation between family communication patterns and juvenile delinquency in junior high school. Belitung Nursing Journal, 3(4), 297–306.

Utami, S. R., Krisnatuti, D., & Yulianti, L. N. (2023). Determinan perilaku berisiko pada remaja dari perspektif ekologi. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 16(3), 261–273. https://doi.org/10.24156/jikk.2023.16.3.261

Wu, J., Li, T., Wang, Y., & Zhou, X. (2022). Birth order effects on adolescent prosociality: The mediating role of amygdala structure and connectivity. Developmental Cognitive Neuroscience, 54, 101088. https://doi.org/10.1016/j.dcn.2022.101088

Yelisni, I. (2023). Hubungan komunikasi keluarga dan pola asuh dengan perilaku bullying pada remaja di MA Muhammadiyah Seri Kembang. Jurnal Inspirasi Kesehatan, 1(1), 80–94. https://doi.org/10.52523/jika.v1i1.14

Yuliana, D., Pratama, A., & Sari, R. (2023). Parental education and communication patterns in shaping adolescent emotional development. Asian Journal of Social Psychology, 26(3), 215–227. https://doi.org/10.1111/ajsp.12567

Yuliani, R., & Hidayat, T. (2022). Kontrol diri dan kepatuhan sosial: Faktor penghambat perilaku menyimpang. Jurnal Psikologi Sosial, 10(3), 112–123.

Zhu, C., Liu, Z., Zhou, X., & Ma, J. (2025). A cross-lagged network analysis of multisystemic factors influencing adolescent emotional health. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 19(21), 45–52.


Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 6 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.14.2.2026.88-101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.