Pengaruh pemberian terapi kelompok terapeutik anak usia toddler terhadap perkembangan psikososial anak usia toller

Livana PH, Yulia Susanti

Abstract


Karakteristik anak usia toddler di kota Kendal bervariasi: ada yang sangat ceria saat  bermain dengan anak yang lain,  ada yang tampak mudah kesal, ada yang menangis ketika melihat  orang  baru,  dan ada anak  yang  cenderung  memilih  bermain  sendiri.  Perkembangan kepribadian saling berkaitan dengan hubungan sosial. Kombinasi perkembangan kepribadaian dan hubungan sosial disebut perkembangan psikososial. Perkembangan psikososial pada anak usia toddler dapat dicapai secara optimal melalui peran serta orangtua. Upaya yang dapat dilakukan perawat dalam mencegah keterlambatan perkembangan psikososial anak usia toddler yaitu dengan menstimulasinya melalui terapi kelompok terapeutik (TKT) untuk meningkatkan respons motorik, kognitif, emosional dan psikososialnya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap perkembangan psikososial anak usia toddler. Penelitian dilakukan di Bandengan, Kota Kendal. Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian pre and post test without control group dengan menggunakan Purposive sampling berjumlah 42 anak.  Hasil  penelitian  dianalisis  menggunakan paired t test.   Hasil   penelitian  menunjukkan ada pengaruh pemberian terapi kelompok terapeutik anak usia toddler terhadap perkembangan psikososial anak usia toller denga nilai p = 0,000.

 

Kata kunci: terapi kelompok terapeutik anak usia toddler, perkembangan psikososial anak usia toddler

 

THE EFFECT OF PROVIDING THERAPEUTIC THERAPY FOR TODDLER-AGE CHILDREN ON THE PSYCHOSOCIAL DEVELOPMENT OF TOLL-AGE CHILDREN

 

ABSTRACT

The characteristics of toddler-age children in Kendal city vary: some are very cheerful when playing with other children, some look irritable, some cry when they see a new person, and there are children who tend to choose to play alone. Personality development is related to social relations. The combination of personality development and social relations is called psychosocial development. Psychosocial development in toddler age can be achieved optimally through parental participation. Efforts that nurses can take to prevent delays in toddler psychosocial development are to stimulate them through therapeutic group therapy (TKT) to improve their motor, cognitive, emotional and psychosocial responses. The research aims to analyze the effect of therapeutic group therapy on the psychosocial development of toddler age children. The study was conducted in Bandengan, Kendal City. Quasi experiment research design with pre and post test without control group research design using purposive sampling totaling 42 children. The results of the study were analyzed using the paired t test. The results showed that there was an effect of therapeutic therapy for toddler age children on the psychosocial development of toll-age children with p = 0,000.

 

Keywords: therapeutic group therapy for toddler, psychosocial development of toddler


Keywords


terapi kelompok terapeutik anak usia toddler, perkembangan psikososial anak usia toddler

Full Text:

PDF

References


Ardita V., Kadir A., & Askar M. (2012). Deteksi Perkembangan Anak Berdasarkan DDST di RW I Kelurahan Luminda Kecamatan Wara Utara Kota Palopo. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2012. ISSN : 2302 – 1721

Dewi (2011). Faktor Dominan Karakteristik Ibu yang Berhubungan Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Balita Usia 2-5 Tahun Diwilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang Tahun 2011. Skripsi. Universitas Andalas.

Diana, F. M. (2010). Pemantauan perkembangan anak balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 4(2), 116-129.

Gunarsa SD. (2003). Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hariweni, T. , Ali M, Sofyani S, Lubis IZ. (2004). Knowledge, Attitude, And Practice Of Underfive Children Stimulation Of Working And Nonworking Mothers. Paediatrica Indonesiana Volume 44, No.3-4, March-April 2004: 51-54

Hartanto, F., Selina, H., Zuhriah, H., & Fitra, S. (2016). Pengaruh perkembangan bahasa terhadap perkembangan kognitif anak usia 1-3 tahun. Sari Pediatri, 12(6), 386-90.

Hati, F. S., & Lestari, P. (2016). Pengaruh Pemberian Stimulasi pada Perkembangan Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Sedayu, Bantul. Jurnal Ners dan kebidanan indonesia, 4(1), 44-48.

Latifah, E., Hastuti, D., & Latifah, M. (2010). Pengaruh pemberian asi dan stimulasi psikososial terhadap perkembangan sosial-emosi anak balita pada keluarga ibu bekerja dan tidak bekerja. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 3(1), 35-45.

Meita.(2012). Anak Diasuh Orang Lain Berpotensi Gangguan Mental.From:http://meitadwi.blogspot.com/2012/03.Diakses tanggal 25 September 2015

Nasution,Z. (2006). Asuhan keperawatan keluarga dengan anak balita an pra sekolah fakultas kedokteran program studi keperawatan. Medan: USU

Townsend, M. C, (2009), Psychiatric Mental Healt Nursing : Concepts of Care in Evidence-BasedPractice (6th ed.), Philadelphia : F.A. Davis

Sidiarto L. (2002). Gangguan perkembangan bahasa dan bicara pada keterlambatan bahasa. dalam simposium neuropediatri “ child who does not speak “. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro; h.7-13.

Unicef Indonesia. (2015). Laporan Tahunan Indonesia 2015. UNICEF (2015) baseline/endline survey results in Sikka, Klaten and Jayawijaya Districts.

UNICEF. (2013). Keadaan Anak di Dunia 2013, Rangkuman Eksekutif Anak Penyandang Disabilitas. Unicef: Unite for Children

Walter, Keliat., B.A, Hastono, S.P. (2010). Pengaruh Terapi Kelompok Terapeutik terhadap Perkembangan Industri Anak Usia Sekolah di Panti Sosial Asuhan Anak Kota Bandung. http://ejournal.stikes-ppni.ac.id/index.php/keperawatan-bina-sehat/article/view/334/334.




DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.7.2.2019.229-234

Refbacks

  • There are currently no refbacks.