Gambaran tingkat ansietas dan mekanisme koping pada mahasiswa keperawatan dalam menghadapi ujian praktek laboratorium

Daesy Kristiana Lau, Venti Agustina, Heri Setiawan

Abstract


Mahasiswa rentan mengalami ansiestas salah satu yang menjadi sumber ansiestas bagi mahasiswa yaitu ujian. Ujian merupakan bagian dari evaluasi mahasiswa terhadap proses pembelajaran dalam satu semester. Ujian tidak hanya teori tetapi juga praktek, praktek tidak hanya di rumah sakit atau klinik tetapi juga dilakukan di laboraturium. Praktek laboratorium akan dilewati mahasiswa dengan persyaratan yang ditentukan seperti waktu, kerapihan, cepat dan tepat serta harus dilakukan secara lengkap tanpa terlewati satu unsur pun dalam waktu uji yang singkat. Hal ini menjadi salah satu stimulus timbulnya ansiestas pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat ansietas dan mekanisme koping pada mahasiswa keperawatan dalam menghadapi ujian praktek laboratorium. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 150 orang yang pernah dan sedang melakukan praktek laboratorium. Waktu pengambilan data pada bulan Februari-Maret 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling,instrument yang digunakan kuesioner ZSAS dan kuesioner COPE SCALE. Analisa data univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa keperawatan mengalami ansiestas dalam kategori normal dengan mekanisme koping terbanyak yang digunakan berfokus pada emosi atau Emotional Focused Coping.

 

Kata kunci: ansiestas, mekanisme koping, mahasiswa keperawatan, ujian praktek laboratorium

 

DESCRIPTION OF ANSIETHIC LEVELS AND COOPERATING MECHANISMS IN NURSING STUDENTS IN FACING LABORATORY PRACTICE EXAMS

 ABSTRACT

Students are vulnerable to experiencing anxiety. One of the sources of anxiety for students is the exam. The exam is part of a student's evaluation of the learning process in one semester. Exams are not only theory but also practice, practice not only in hospitals or clinics but also in laboratories. Laboratory practice will be passed by students with the specified requirements such as time, neatness, fast and precise and must be done in full without missing any elements in a short test time. This has become one of the stimulus for anxiety on students. The purpose of this study was to determine the level of anxiety and coping mechanisms in nursing students facing laboratory practice exams. The research design used was descriptive cross sectional descriptive study. The population in the study were 150 people who had and were doing laboratory practice. Data collection time is February-March 2019. The sampling technique uses purposive sampling technique, the instrument used is the ZSAS questionnaire and the COPE SCALE questionnaire. Univariate data analysis with frequency distribution. The results showed that most nursing students experienced anxiety in the normal category with the most coping mechanisms used to focus on emotions or Emotional Focused Coping.

 

Keywords: anxiety, coping mechanism, nursing students, laboratory practice exams


Keywords


ansiestas, mekanisme koping, mahasiswa keperawatan, ujian praktek laboratorium

Full Text:

PDF

References


Arief, S., & Sumarni. 2013. Hubungan kecemasan menghadapi ujian skills lab modul shock dengan prestasi yang dicapai pada mahasiswa FK Universitas Gajah Mada angkatan 2000. Diakses dari http://www.ebookspdf.org/download/kecemasan.html. tgl akses 18 Nov 2018

Akbar, D. 2015.Hubungan Antara Tingkat Kecemasan dengan PrestasiAkademik Mahasiswadi Fakultas Psikologis. UniversitasMuhammadiyah Surakarta. Skripsi. Naskah Publikasi.

Allen, A.B., & Leary, R.M. (2010). Self-compassion, Stress & Coping. Social and Personality Psychology Compass. 4/2, 107-118.

Basuki, I., & Hariyanto. 2015. Asesment Pembelajaran. Remaja Rosdakarya Offset: Bandung.

Bartram, D & Gardner, D. 2008. Coping With Stress. In Practice, Vol 30, 228-231.

Colbert - Getz JM. (2013). How do gender and anxiety affect students’self - assasment and actual performance on a high - stakes clinical skills examination?.Academic Medicine; 88(1): 44 - 8.

Dardas, A., & Ahmad M. (2013). Psychometric Properties of the Parenting Stress Index with Parents of Children with Autistic Disorder. Journal of Intellectual Disability Research. Vol 4 (1), 62-72

Depkes RI. 2013. Hasil Riskesdas. Dapartermen Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari http://www.depkes.go.id/article/print/16100700005/peran- keluarga-dukung-kesehatan-jiwa-masyarakat.html, tgl akses 19 Nov 2018

Essau, A, Sasagawa. S., Ishikawa, S. (2010).Early Learning Lxperience and Adolescent Anxiety: A Ross-cultural Comparison Between Japan and England, 20 (1), 196-204.

Fikri, L. 2016. Hubungan Tingkat Spiritualitas Dengan Tingkat Kecemasan dan Mekanisme Koping Mahasiswa Tingkat Pertama FKIK UMY 205/2016. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Diakses dari http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/7320?show=full, tgl akses 28 Juni 2019

Hurlock, B. 2009. Psikologi Perkembangan: Suatu Perkembangan Sepanjang Rentan Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Jahja, Y. 2011.Psikologi Perkembangan.Jakarta: Kencana

Kaplan, H., Saddock, B., Grebb, JA. 2010. Sinopsis Psikiatri Ilmu Pengetahuan PerilakuPsikiatri Klinis. Tanggerang: Bina Rupa Aksara.

Keliat, Budi Anna dkk. 2011. Manajemen Kasus Gangguan Jiwa. Jakarta: EGC: CMHN.

Lubis, L. 2013. Psikologi Kespro: Wanita & Perkembangan Reproduksinya. (Edisi Pertama). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mustofa, I. 2018. Coping Stress Mahasiswa Praktikan Ditunjau Dari Jenis Kelamin. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses dari http://eprints.ums.ac.id/66442/2/HALAMAN%20DEPAN.pdf, tgl akses 01 Agustus 2019




DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.7.2.2019.217-228

Refbacks

  • There are currently no refbacks.