Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ansietas Lansia

I Gusti Agung Tresna Wicaksana(1*), Made Bayu Oka Widiarta(2)


(1) Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
(2) Universitas Pendidikan Ganesha
(*) Corresponding Author

Abstract


Keberadaan panti werdha di indonesia masih menyisakan banyak permasalahan terutama masalah psikososial. Masalah psikososial yang paling banyak terjadi seperti kesepian, perasaan sedih, ansietas. Sebagai bahan evaluasi untuk menurunkan ansietas lansia yang tinngal di panti perlu dilakukan analisis factor-faktor yang mempengaruhi ansietas lansia yang tinggal di PSTW, karena jika ansietas pada lansia tidak ditangani dengan benar bisa jatuh ke kondisi depresi dan resiko tinggi bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik variabel yang paling berpengaruh terhadap ansietas pada lansia yang tinggal di PSTW Provinsi Bali. Desain penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Hasil: Hasil uji regresi linier menunjukan kontribusi karakteristik pendidikan, lama tinggal memiliki pengaruh sebesar 37.5% terhadap ansietas. Kesimpulan: Karakteristik pendidikan dengan nilai p 0.207 dan lama tingal dengan nilai p 0.171 paling berpengaruh terhadap ansietas lansia yang tinggal di PSTW Provinsi Bali.


Keywords


ansietas; lansia; PSTW

Full Text:

PDF

References


American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder. 5th ed, tex rev. Whashington, DC: American Psychiatric Association.

Azeem, F., & Naz, M. A. (2015). Resilience, death anxiety, and depression among institutionalized and noninstitutionalized elderly. Pakistan Journal of Psychological Research, 30(1), 111-130. Retrieved from https://search.proquest.com/docview/1712859907?accountid=32506

Azizah, L. M. (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu, 45.

Dahlan, M. S. (2015). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. (Edisi 6 ed). Jakata: Penerbit Salemba.

Depkes RI. (2009). Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.

Dhin, A. F. (2015). Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Imsonia pada Lanjut Usia di Posyandu Lansia Flamboyan Dusun Jetis Tamantirto Bantul. Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(2)

Fernandez-Blazquez, M., Avila-Villanueva, M., Lopez-Pina, J., Zea-Sevilla, M, & Fradez-Payo B. (2015). Psychometric properties of a new short version of the State-Trait Anxiety

Hawari, D. (2013). Manajemen strees, cemas dan depresi, fakultas kedokteran Universitas Indonesia: Jakarta.

Indriana, Y., Kristiana, I. F., Sonda, A. A., & Intanirian, A. (2010). Tingkat Stres Lansia di Panti Werdha “Pucang Gading” Semarang. Jurnal Psikologi, 8(2),87-96.

Jayanti, W. D., Winarso, M. S., & Madyaningrum, E. (2008). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat Depresi Lansia di Panti Werdha “Wiloso Werdho” Purworejo. Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(2),133-138.

Kaplan & Sadock. (2010). Buku Ajar Psikiatri Klinis. Ed ke-2. Jakarta: ECG.

Kautsar, F., Gustopo, D., & Achmadi, F. (2017). Uji Validitas dan Reliabilitas Hamilton Anxiety Rating Scale Terhadap Kecemasan dan Produktivitas Pekerja Visual Inspection PT. Widatra Bakti. Prosiding SENATEK 2015, 1(A), 588-592.

Iievova, L., Zitny, P., & Jakobejova, J. (2016). The association between the quality of life and depression of elderly in a nursing home institutional setting. Journal of Health Sciences, 6(3), 162-167. doi:http://dx.doi.org/10.17532/jhsci.2016.364.

Manaf, A. M., Mustafa, M., Mohd Rizam, A. R., Yusof, K. H., & Noor Azah, A. A. (2016). Factors influencing the prevalence of mental health problems among malay elderly residing in a rural community: A cross-sectional study. PLoSOne,11(6) doi:http://dx.doi.org/10.1371/journal.

Norman, M. (2005). Hamilton Anxiety Rating Scale (HAR-S). Atlanta: Psychiatric Associates of Atlanta, LLC.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta, 20.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodelogi Penelitian Kesehatan. (Ed. Rev. ed.) Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2015). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktitis (Edusi 4 ed.) Jakarta: Salemba Medika.

Rohmah, A. I. N., & Briyah, K. (2015). Kualitas Hidup Lanjut Usia. Jurnal Keperawatan, 3(2).

Vedebeck, S. (2012). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Wongpakaran, N., Wongpakaran, T., & van Reekum, R. (2012). Social inhibition as a mediator of neuroticism and depression in the elderly. BMC Geriatrics, 12doi:http://dx.doi.org/10.1186/1471-2318-12-14.

Word Health Organization. (2010). WHO Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREEF). Swis


Article Metrics

Abstract view : 517 times
PDF - 48 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.9.2.2021.347-356

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: jurkep.jiwa@gmail.com

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.