Aspek Spiritual terhadap Resiko Bunuh Diri Narapidana

Nur Oktavia Hidayati(1*), Fauziah Fallah Hanafiah(2), Ivana Sundari(3), Sri Purnama Alam(4), Venna Noer Fadillah(5)


(1) Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
(2) Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
(3) Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
(4) Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
(5) Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran
(*) Corresponding Author

Abstract


Penahanan dapat menimbulkan masalah bagi narapidana. Stres dan depresi yang mengarah pada perilaku bunuh diri merupakan salah satu masalah kesehatan jiwa di Lapas. Kesehatan jiwa narapidana merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, baik oleh petugas lapas, diri sendiri maupun lingkungan lapas. Pencegahan perilaku bunuh diri seringkali dihubungkan dengan aspek spiritual. Beberapa penelitan terkait telah menjelaskan dukungan spiritual dapat menurunkan tingkat depresi dan mencegah perilaku bunuh diri. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan melakukan pencarian di beberapa database yaitu Google Scholar, Pubmed, Sciencedirect, EBSCOHost (CINAHL). Penelitian ini menggunakan kata kunci bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yaitu spirituality religion, faith, belief system, suicide, self-immolation, prisoner, inmate, offender. Didapatkan 2.634 artikel berdasarkan kata kunci. Hasil studi literatur didapatkan 9 artikel ditemukan adanya keterkaitan antara aspek spiritual dan resiko bunuh diri terhadap narapidana. Kesimpulan yang didapatkan semakin tinggi kepercayaan  seseorang  kepada Tuhan maka semakin rendah tingkat depresi, kecemasan dan stress yang dirasakan serta dapat menurunkan angka bunuh diri. Hal ini menunjukan bahwa aspek spiritual merupakan aspek yang saangat perlu diperhatikan terkait dalam mengatasi depresi yang berakibat resiko terjadinya bunuh diri pada individu.


Keywords


agama; kepercayaan; keyakinan; resiko bunuh diri; spiritual

Full Text:

PDF

References


Allen, R. S., Harris, G. M., Crowther, M. R., Oliver, J. S., Cavanaugh, R., & Phillips, L. L. (2013). Does religiousness and spirituality moderate the relations between physical and mental health among aging prisoners? International Journal of Geriatric Psychiatry, 28(7), 710–717. https://doi.org/10.1002/gps.3874

Bartkowski, J. P., Acevedo, G. A., & Van Loggerenberg, H. (2017). Prayer, meditation, and anxiety: Durkheim revisited. Religions, 8(9). https://doi.org/10.3390/rel8090191

Gautam, R., Saito, T., & Kai, I. (2007). Leisure and religious activity participation and mental health: Gender analysis of older adults in Nepal. BMC Public Health, 7, 1–11. https://doi.org/10.1186/1471-2458-7-299

Jodi, K. H. M., Mohamad, M. A., Radzi, W. M., Seman, A. C., Rahman, N. A., Senin, N., … Johari, F. (2014). The Effectiveness of Religion Module in Improving Psyco-Spiritual Health for Woman Inmates in Prison. Life Science Journal, 11(3), 146–153.

Lawrence, R. E., Brent, D., Mann, J. J., Burke, A. K., Grunebaum, M. F., Galfalvy, H. C., & Oquendo, M. A. (2016). Religion as a Risk Factor for Suicide Attempt and Suicide Ideation among Depressed Patients. Journal of Nervous and Mental Disease, 204(11), 845–850. https://doi.org/10.1097/NMD.0000000000000484

Lukita Mariah, Idawati Manurung, A. H. (2013). ASPEK SPIRITUAL NARAPIDANA NARKOBA YANG MENJALANI MASA TAHANAN DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN. Jurnal Keperawatan, IX(2), 192–196.

Luo, X., Wang, Q., Wang, X., & Cai, T. (2016). Reasons for living and hope as the protective factors against suicidality in Chinese patients with depression: A cross sectional study. BMC Psychiatry, 16(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/s12888-016-0960-0

Prabowo, S. A., & Subarkah, M. Z. (2020). Hubungan Aktivitas Keagamaan dengan Kesehatan Mental Narapidana. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 11(1), 35. https://doi.org/10.24036/rapun.v11i1.108509

Rezaei, S., & Mousavi, S. V. (2019). The Effect of Monotheistic Integrated Psychotherapy on the Levels of Resilience, Anxiety, and Depression among Prisoners. Health, Spirituality and Medical Ethics, 6(1), 2–10. https://doi.org/10.29252/jhsme.6.1.2

Rusydi, A. (2013). Kesehatan Mental Pada Aktivis Jama’ah Tablig Jakarta Selatan Perspektif Positive Mental Health. Psikologika : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 18(1), 59–76. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol18.iss1.art7

Satrianegara, M. F. (2014). Pengaruh religiusitas terhadap tingkat depresi, kecemasan, stres, dan kualitas hidup penderita penyakit kronis di kota Makassar (kajian survei epidemiologi berbasis integrasi Islam dan kesehatan). Kesehatan, 6(2), 288–304.

Allen, R. S., Harris, G. M., Crowther, M. R., Oliver, J. S., Cavanaugh, R., & Phillips, L. L. (2013). Does religiousness and spirituality moderate the relations between physical and mental health among aging prisoners? International Journal of Geriatric Psychiatry, 28(7), 710–717. https://doi.org/10.1002/gps.3874

Bartkowski, J. P., Acevedo, G. A., & Van Loggerenberg, H. (2017). Prayer, meditation, and anxiety: Durkheim revisited. Religions, 8(9). https://doi.org/10.3390/rel8090191

Gautam, R., Saito, T., & Kai, I. (2007). Leisure and religious activity participation and mental health: Gender analysis of older adults in Nepal. BMC Public Health, 7, 1–11. https://doi.org/10.1186/1471-2458-7-299

Jodi, K. H. M., Mohamad, M. A., Radzi, W. M., Seman, A. C., Rahman, N. A., Senin, N., … Johari, F. (2014). The Effectiveness of Religion Module in Improving Psyco-Spiritual Health for Woman Inmates in Prison. Life Science Journal, 11(3), 146–153.

Lawrence, R. E., Brent, D., Mann, J. J., Burke, A. K., Grunebaum, M. F., Galfalvy, H. C., & Oquendo, M. A. (2016). Religion as a Risk Factor for Suicide Attempt and Suicide Ideation among Depressed Patients. Journal of Nervous and Mental Disease, 204(11), 845–850. https://doi.org/10.1097/NMD.0000000000000484

Lukita Mariah, Idawati Manurung, A. H. (2013). Aspek Spiritual Narapidana Narkoba Yang Menjalani Masa Tahanan Di Lembaga Permasyarakatan. Jurnal Keperawatan, IX(2), 192–196.

Luo, X., Wang, Q., Wang, X., & Cai, T. (2016). Reasons for living and hope as the protective factors against suicidality in Chinese patients with depression: A cross sectional study. BMC Psychiatry, 16(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/s12888-016-0960-0

Prabowo, S. A., & Subarkah, M. Z. (2020). Hubungan Aktivitas Keagamaan dengan Kesehatan Mental Narapidana. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 11(1), 35. https://doi.org/10.24036/rapun.v11i1.108509

Rezaei, S., & Mousavi, S. V. (2019). The Effect of Monotheistic Integrated Psychotherapy on the Levels of Resilience, Anxiety, and Depression among Prisoners. Health, Spirituality and Medical Ethics, 6(1), 2–10. https://doi.org/10.29252/jhsme.6.1.2

Rusydi, A. (2013). Kesehatan Mental Pada Aktivis Jama’ah Tablig Jakarta Selatan Perspektif Positive Mental Health. Psikologika : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 18(1), 59–76. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol18.iss1.art7

Satrianegara, M. F. (2014). Pengaruh religiusitas terhadap tingkat depresi, kecemasan, stres, dan kualitas hidup penderita penyakit kronis di kota Makassar (kajian survei epidemiologi berbasis integrasi Islam dan kesehatan). Kesehatan, 6(2), 288–304.


Article Metrics

Abstract view : 81 times
PDF - 23 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.9.3.2021.703-710

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: jurkep.jiwa@gmail.com

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.