Faktor – faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Diri Pasien dengan Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisis

Maria Kornelia Ringgi Kuwa(1), Yustina Wela(2), Herni Sulastien(3*)


(1) Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela
(2) Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
(*) Corresponding Author

Abstract


A healthy human being is a key factor in the success of a national development. The implementation of health development includes health efforts and resources that must be carried out in an integrated and sustainable manner in order to achieve optimal and comprehensive results so that the Government of the Republic of Indonesia triggers the Healthy Indonesia 2025 movement. Efforts to achieve the vision and mission of Healthy Indonesia 2025 are still experiencing various obstacles. This is because there are still high problems of degenerative diseases, namely diseases that arise because of to the process of declining body cell function from normal to bad conditions. One of these degenerative diseases is Chronic Kidney Disease (CKD). The sufferer feels that he cannot be independent so he thinks that he is only a bother to others. In addition, the sufferer also feels that he has nothing to be proud of. If this condition lasts for a long period of time without any special intervention, then they will have difficulty accepting themselves. The type of this research used is descriptive quantitative method by describing the factors that influence the self-acceptance of patients with Chronic Kidney Failure undergoing dialysis therapy in Maumere, Sikka Regency. The population in this study were all patients with chronic kidney failure who underwent dialysis therapy at dr. T. C. Hillers as many as 70 patients. The sampling technique used was total sampling involving all patients undergoing hemodialysis therapy. The researcher used univariate analysis to find out the frequency distribution of the respondent's characteristics.

 


Keywords


gagal ginjal kronik; hemodialisa; penerimaan diri

Full Text:

PDF

References


Agustin, I. M., Pangesti, P., & Mutoharoh, S. (2019). RESPON PENERIMAAN DIRI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN MENJALANI HEMODIALISA DI RS X. Jurnal Wacana Kesehatan, 4(2), 42–48. http://elib.stikesmuhgombong.ac.id/id/eprint/1221 (Diakses 8 Februari 2021).

Alisa, F. (2019). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pasien Penyakit Ginjal Kronik (Pgk) Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsup Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 2(2). https://doi.org/10.36984/jkm.v2i2.63

Aminah, S. et al. (2020). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK (THE. 2.

Azizan, N., Sutoto, & Maryam, M. s. (2020). Analisis biaya dan manfaat berbagai skema untuk pelayanan hemodalisi di Rumah Sakit dr. Sitanala Tangerang. Jurnal Riset Bisnis, 4(1), 39–48. http://journal.univpancasila.ac.id/index.php/jrb/%0A

Caninsti, R. (2020). Kecemasan dan depresi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis. Jurnal Psikologi Ulayat, 1(2), 207–222. https://doi.org/10.24854/jpu13

CDC. (2019). CDC 2019 CKD fact sheet. Cdc, 1, 1–6. https://www.cdc.gov/kidneydisease/pdf/2019_National-Chronic-Kidney-Disease-Fact-Sheet.pdf

Damariatna. D. Khairunissa. (2020). Regulasi Emosi, Lama Pasien Menjalani Terapi, dan Penerimaan Diri atas Penyakit Kronis pada Pasien Hemodialisa Khairunissa. Acta Psychologia Available, 2, 1–14.

Dewi, N. (2015). Gambaran Tingkat Pengetahuan Pasien Gagal Ginjal Kronik Terhadap Kepatuhan Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Mh Thamrin Tahun 2013. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(1), 59–63.

Hidayah, N. (2016). Studi Deskriptif Kualitas Hidup Pasien. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 1(1).

Himmelfarb, J & Ikizler, A. (2010). Hemodialysis. Th e New Engl and Journal o f Medicine, 1833–1845. https://doi.org/N Engl J Med 2010;363:1833-45.

INFODATIN. (2017). Info datin ginjal. Situasi Penyakit Ginjal Kronik, 1–10.

Isro’in, L., & Rosjidi, C. H. (2014). Prevalensi Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik. Prevalensi Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik, 2 no IV, 49. http://eprints.umpo.ac.id/2521/1/PREVALENSI FAKTOR RISIKO.pdf

Kholifah, S & Widagdo, W. (2016). Keperawatan Keluarga dan Komunitas. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/08/Keperawatan-Keluarga-dan-Komunitas-Komprehensif.pdf

Kusniawati, K. (2018). Hubungan Kepatuhan Menjalani Hemodialisis Dan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 5(2), 206–233. https://doi.org/10.36743/medikes.v5i2.61

Lathifah.U, A. (2016). FAKTOR RISIKO KEJADIAN GAGAL GINJAL KRONIK PADA USIA DEWASA MUDA DI RSUD Dr. MOEWARDI. 14–16.

Mandel, E. I., Bernacki, R. E., & Block, S. D. (2017). Serious illness conversations in ESRD. Clinical Journal of the American Society of Nephrology, 12(5), 854–863. https://doi.org/10.2215/CJN.05760516

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan nomor/812/MENKES/PER/VII/2010 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Dialisis pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan (pp. 1–10).

Paramita, R. (2013). Pengaruh Penerimaan Diri Terhadap Penyesuaian Diri Penderita Lupus. 12(1), 1–8. https://doi.org/10.14710/jpu.12.1.1-8

Prajayanti, E. D., & Sari, I. M. (2020). Pemberian Intervensi Support Group Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis. Gaster, 18(1), 76. https://doi.org/10.30787/gaster.v18i1.524

Pranandari R & Supadmi W. (2015). FAKTOR RISIKO GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISIS RSUD WATES KULON PROGO. Majalah Farmaseutik, 11, 316–320. https://journal.ugm.ac.id/majalahfarmaseutik/article/view/24120/15776

Shalahuddin, I., & Maulana, I. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik dalam Menjalani Hemodialisa di Ruang Hemodialisa RSUD dr. Slamet Garut. Jurnal Medika Cendikia, 46–56.

Sukmawati, A. K. (2018). Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Penerimaan Diri Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. In Universitas Airlangga Surabaya. http://repository.unair.ac.id/85199/

Widayati, D & Lestari, N. (2014). Peningkatan Kualitas Hidup Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Melalui Psychological Intervention Di Unit Hemodialisa Rsud Gambiran Kediri. 3(1), 34–40.

Widayati, D., Nuari, N. A., & Setyono, J. (2018). Peningkatan Motivasi dan Penerimaan Keluarga dalam Merawat Pasien GGK dengan Terapi Hemodialisa melalui Supportive Educative Group Therapy. 9, 295–303.

Zuriati. (2018). Hubungan Motivasi Dan Dukungan Petugas Kesehatan Dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Rsup. Dr. M.Djamil Padang Tahun 2016. Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 136–142. https://doi.org/10.33757/jik.v2i1.76


Article Metrics

Abstract view : 120 times
PDF - 30 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.10.1.2022.193-202

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: jurkep.jiwa@gmail.com

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.