Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise terhadap Saturasi Oksigen, Denyut Nadi dan Frekuensi Pernapasan pada Pasien Asma Bronkial

Zulkifli Zulkifli(1), Ely Mawadaah(2), Baiq Alda Benita(3), Herni Sulastien(4*)


(1) Program Studi Keperawatan, Politeknik Kesehatan Mataram
(2) Program Studi Keperawatan, Politeknik Kesehatan Mataram
(3) Program Studi Keperawatan, Politeknik Kesehatan Mataram
(4) Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
(*) Corresponding Author

Abstract


Dampak asma bronkial dapat merugikan setiap penderitanya sehingga perlu penatalaksanaan lebih tepat. Teknik Pursed Lip Breathing Exercise efektif diberikan pada pasien asma bronkial untuk meningkatkan Saturasi oksigen, menurunkan denyut nadi serta frekuensi pernapasan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik Pursed Lip Breathing Terhadap Saturasi Oksigen, Denyut Nadi dan Frekuensi Pernapasan Pada Pasien Asma Bronkial. Desain Penelitian ini menggunakan pre eksperimental (one grup pre test- post test), dengan populasi pasien Asma Bronkial. Sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling, jumlah sampel  30 responden, cara pengumpulan data menggunakan kuisioner dan checklist analisa dan uji wilcoxon. Hasil Uji Statistika menggunakan Wilcoxon diperoleh peningkatan saturasi oksigen r value 0,000 < a=0,05, dan penurunan  denyut nadi serta frekuensi pernapasan yaitu r value 0,000 < a=0,05. Ada Pengaruh Signifikan Pursed Lip Breathing Exercise terhadap Saturasi Oksigen, Denyut Nadi, serta Frekuensi Pernapasan pada pasien Asma Bronkial.


Keywords


asma bronkial; frekuensi pernapasan; nadi; pursed lip breathing; SPO2

Full Text:

PDF

References


Andarmoyo, S. (2012). Kebutuhan Dasar Manusia (Oksigenasi) Konsep, Proses dan Praktik Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Arif Muttaqin. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan, Jakarta : Salemba Medika

Aziz, A. (2007). Metode Penelitian dan Teknik Analisa Data. Penerbit Salemba Medika: Surabaya

Bartoces, G. M., Severson, K. R., Rusin, A.B., Schwartz, L.K. Ruterbuch, J.J.,Neale, V. A. (2009). Quality of Life and Self Esteem of Long Term Survivors of invasive and Noninvasive Cervical Cancer. Journal of Women’s Health, Vol. 18, No.5. Doi: 10.1089/jwh.2008.0959

Bickley, LS. (2013). BATES Buku Ajar Pemeriksaan Fisik. Edisi 11. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC

Black, J. M., & Hawk, J.H. (2005). Medical Surgical nursing. Clinical management for posi tive outcomes. (7th Ed). St. Louis: Elsevier. Inc

Chepy, W. (2015). Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise terhadap Arus Puncak Ekspirasi (APE) pada pasien Bronkitis Kronik di Poli Spesialis Paru B Rumah Sakit Paru Kabupaten Jember. Skripsi Universitas Jember, Jember.

Cohen, dkk. (2007). Research Methods in Education Sixth Edition. Routledge Falmer. London.

Corwin, Elizabeth J. (2001). Buku saku patofisioligi. EGC. Jakarta

Edward Ringel, MD. (2012). Buku Saku Hitam Kedokteran Paru, PT. INDEKS, Jakarta.

Edwin, H. (2013). Pengaruh Pursed Lip Breathing Terhadap Penurunan Respiratory Rate (RR) dan peningkatan Pulse Oxigen Saturation (SpO2) Pada Penderita PPOK. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Guyton & Hall. (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. EGC. Jakarta

Guyton, A. C., & Hall, J.E. (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta : EGC

Hafiizh, M. (2018). Pengaruh Pursed Lip Breathing terhadap penurunan Respiratory Rate (RR) dan peningkatan pursed oxygen saturation (SPO2) Pada penderita asma bronkial. e-respiratory Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

Herru & Priatna, H. Penambahan Resistance Exercise Pada Senam Aerobik Lebih Baik Terhadap Penurunan Denyut Nadi. Journal Fisioterapi.

Hidayat, A. (2008). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika

Iswita, dkk. (2013). Pemberian Diapragmatic Breathing Sama Baik Dengan Pursed Lip Breathing Dalam Meningkatkan Arus Puncak Ekspirasi Pada Perokok Aktif Anggota Club Motor Yamaha Vixion Bali Di Denpasar

Kassenda, I., Marunduh, S & Wungaouw, H. (2014). Perbandingan Denyut Nadi Antara Penduduk Yang Tinggal Di Dataran Tinggi Dan Dataran Rendah. Journal E-Biomedik.

Kowalski & Rosdahl. (2014). Buku Ajar Keperawatan Dasar Edisi ke 10. Jakarta: EGC

Kozier and Erb. (2002). Keperawatan Medikal Bedah. EGC: Jakarta

Kozier and Erb. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik, Volume : 1, edisi : 7, EGC: Jakarta

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Nugroho. (2009). Terapi Pernapasan Pada Penderita Asma. Medikora vol 4 (71-91)

Nurarif, A.H. & Hardi. (2013). Handbook for Health Student. Jogjakarta: Mediaction Publishing

Patricia. dkk. (2012). Keperawatan Kritis Pendekatan Asuhan Holistik (Critical Care Nursing : A Holistic Approach) Volume 1. Jakarta. EGC

Riskesdes. (n.d.). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI Tahun 2018. Diperoleh tangga 11 Oktober 2020dari.http://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8f00/files/Hasil_riskesdas-2018_1274.pdf.

Rochimah, dkk. (2011). Keterampilan Dasar Praktik Klinik (KDPK). Jakarta: Penerbit Trans Info Media Jakarta.

Sandi, N.I. (2013). Hubungan Antara Tinggi Badan, Berat Badan, Indeks Massa Tubuh, dan Umur terhadap Frekuensi Denyut Nadi. Sport and Fitness Journal.

Setiadi. (2007). Konsep dan penulisan riset keperawatan. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Smeltzer, SC & Bare, B.G. (2012). Buku Ajar Keperawatan medikal bedah edisi 8 volume 1. Diterjemahkan oleh Agung Waluyo Jakarta: EGC

Smeltzer, SC & Bare, B.G. (2013). Buku Ajar Keperawatan medikal bedah edisi 8 volume 2. Diterjemahkan oleh Agung Waluyo Jakarta: EGC

Stilwell. 2012. Pedoman Keperawatan Kritis Edisi 3. Jakarta. ECG

Syaiffudin. (2009). Anatomi Tubuh Manusi a Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika

Tanaka S, Deanna KW, Seligman PJ. Prevalance and Work- Relatedness of Self Reported Carpal Tunnel Syndrome among U.S. Worker: Analysis of the Occupational Health Supplement Data of 1998 National Health Interview Survey. Am J Ind Med 1995; 27:451-70.

Wasis. (2008). Pedoman Riset Praktis Untuk Profesi Perawat. EGC. Jakarta.

World Health Organization (WHO). (2010). Global status report on noncommunicable disease.

Yunus, F. (2005). Evaluasi Faal Paru Prabedah dalam buku: Pulmunologi Klinik. Ed: Faisal Y, Menaldi R.A. Hudoyo, A. Mulawarman, Swidarmoko B. Jakarta: Bagian Pulmonologi FK-UI.

Rakhmawati. (2017). Gambaran Tingkat Kecemasan dalam Menghadapi Ujian Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura.

Safrizal ZA. (2020). Pedoman Umum Menghadapi Pademi COVID-19. . Tim Kerja Kementerian Dalam Negeri. Jakarta.

Vellyana, dkk. (2017). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre-Operasi di RS Husada Pringsewu

Walean, C. J. (2021). Gambaran Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19.

WHO. 26 March. (2020). Critical Preparedness. Readliness and Response Actions for Covid-19.


Article Metrics

Abstract view : 235 times
PDF - 74 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkj.10.1.2022.203-210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

PPNI Univ. Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: jurkep.jiwa@gmail.com

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.