Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Kepatuhan Anc Di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang

Shinta Dewi Kandilo Putri, Ninik Christiani, Chichik Nirmasari

Abstract


Antenatal care adalah merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dengan kehamilan normal. K4 adalah kontak ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang keempat atau lebih untuk mendapatkan pelayan antenatal sesuai standart yang ditetapkan. Data Puskesmas Suruh pada tahun 2013 cakupan ANC 79,71%. Berdasarkan studi pendahuluan yang di lakukan bahwa 6 (60%) responden berusia < 20 tahun tidak patuh melakukan ANC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil terhadap kepatuhan antenatal care di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Desain penelitian yang di gunakan adalah correlation study. Populasi dalam penelitan ini sebanyak 195 ibu hamil TM III di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu TM III umur kehamilan >38 sebanyak 64 orang. Dalam penelitian ini pemilihan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Alat ukur menggunakan cheklist dan analisis statistik menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian tentang usia ibu hamil di Puskesmas Suruh sebagian besar berusia kurang dari 20 tahun yaitu 51,6%. Sedangkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan ANC 59,4% Ada hubungan yang signifikan antara usia Ibu hamil terhadap kepatuhan ANC dengan p-value = 0,000 < α (0,05). Nilai tersebut disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia Ibu hamil terhadap kepatuhan ANC di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Oleh karena itu di harapkan tenaga kesehatan berperan aktif dalam pelayanan ANC serta diharapkan untuk ibu hamil agar lebih patuh untuk memeriksakan kehamilannya.

Keywords


Kepatuhan ANC; Usia ibu hamil

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JKMat | Jurnal Keperawatan Maternitas| ISSN : 2338-2066

Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang