KONSELING PENCEGAHAN RISIKO STUNTING PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN BAGI REMAJA
Siti Naili Ilmiyani(1*), Prana Sari(2), Youri Gagarin(3), Riza Novatul(4)
(1) Program Studi S1 Pendidikan Bidan, STIKesHamzar Lombok Timur (2) Program Studi S1 Pendidikan Bidan, STIKesHamzar Lombok Timur (3) Program Studi S1 Pendidikan Bidan, STIKesHamzar Lombok Timur (4) Program Studi S1 Pendidikan Bidan, STIKesHamzar Lombok Timur (*) Corresponding Author
Abstract
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat dari kekurangan gizi kronis atau berkepanjangan. Di masyarakat penyuluhan mengenai stunting merupakan upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Namun, masih rendahnya pengetahuan masyarakat menjadi masalah dalam pengurangan angaka stunting yang ada. Diman kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Stunting melalui penyuluhan interaktif. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dari 23.07 menjadi 76.92 peserta yang memiliki tingkat pengetahuan baik. Kesimpulannya, penyuluhan Stunting terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong perubahan kearah yang lebih sehat danangka stunting menurun.
Keywords
Stunting, Penyuluhan Kesehatan, Pengabdian Masyarakat
Cipriano (2025) Upaca Pencegahan Stunting.Bali :intelektual manifest media
Kementerian Kesehatan RI. (2019)
Sondang, Ridwan (2021) BKKBN Peandampngan Keluarga dalam percepatan penurunan stunting.Jakarta
Sri Sumardilah, Dewi. (2018). PELATIHAN PEMBUATAN MP-ASI WHO BERBASIS PANGAN LOKALBAGI KADER POSYANDU DAN IBU BADUTADI DESA SIDOSARI.JurnalPengabdiankepada MasyarakatVol 2 No 1 Maret 2018Hal. 36-40
World Health Organization (WHO).(2019). WHO guideline on use of ferritin concentrations to assess iron status in individuals and populations. Geneva: WHO