Determinan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Desa: Studi Kabupaten Sukoharjo

Khoirul Putri Melaty(1*), Shinta Permata Sari(2)


(1) Universitas Muhammadiyah Surakarta
(2) Universitas Muhammadiyah Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


The Remainder Village Budget Calculations (SiLPA Desa) is due to the difference between realized budget revenues and expenditures during one budget period. SiLPA DesA describes village financial management  and  the  performance  of  the  Village Governance. This study aims to examine the effect of village original income, village funds, village fund allocations, and the portion of the tax and retribution proceeds on the excess of the village budget calculation. This research uses quantitative research methods. The population in this study  are  150  villages  in  Kabupaten  Sukoharjo.  Based  on the predetermined criteria, a sample of 118 villages are obtained using purposive sampling. The test results use multiple regression analysis   show   that  only  village  original  income  has effect  on the SiLPA Desa, meanwhile village fund, village fund allocation, share of tax and retribution proceeds have no effect on SiLPA Desa.

Full Text:

PDF

References


Aini, E. N. dan Ma’ruf, M. F. 2020. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Sidoarjo”. Jurnal Mahasiswa Unesa, 8(2).

Amnan, A.R., Herman S., dan Hardiani. 2019. “Pengaruh Alokasi Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa terhadap Belanja Desa”. Jurnal Organisasi dan Manajemen Issue 1: 37-46.

Anasta, L. dan Nengsih. 2019. “Peranan Pajak Daerah terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah”. Komunikasi Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan, 12(1): 50-55.

Ariantini, I dan Sholihin, M. 2015. “Analisis Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2014 dan 2015 (Studi di Pemerintah Desa se-Kabupaten Belitung)”. Accounting and Business Information Systems Journal ISSN: 2302-1500.

Arifatun, N. A. dan Yuliantoro, R. 2019. “Pengaruh Pendapatan Asli Desa (PADesa), Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR) terhadap Alokasi Belanja Desa Bidang Kesehatan Tahun 2018”. Universitas Ahmad Dahlan.

Aswari, Z., Turi, L. O., dan Murniati. 2019. “Efektivitas Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2017 Desa Kondowa Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton”. Jurnal Online Program Studi Pendidikan Ekonomi, 4(2): 54-62.

Fitroh, M. dan Putra, I. S. 2016. “Pengaruh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) terhadap Penetapan Jumlah Anggaran Tahun Berikutnya”. Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi, 1(1): 1-19.

Ghozali, Imam. 2016. “Aplikasi Analisis Multivariete dengan Program SPSS 23”. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hakim, A. R. dan Ritonga, I. T. 2016. “Identifikasi Faktor-Faktor yang Menyebabkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran”. Accounting and Business Information Systems Journal.

Novandy, A., Palampanga, A. M., dan Ridwan. 2015. “Pengaruh Belanja Langsung dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Survei pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tengah)”. E Journal Katalogis, 3(9): 147-158.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015.

Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014.

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Pinilih, H.W. 2018. “Pengaruh Pendapatan Asli Desa (PADesa), Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR) terhadap Belanja Desa Bidang Infrastruktur (Studi pada Desa-Desa di Kabupaten Wonogiri)”. Naskah Publikasi: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Purbasari, H., Puspawati, D., Lestari, S. dan Pratiwi, K. 2018. “Analisis Pendapatan Asli Desa (PADes), Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR) terhadap Belanja Modal Desa di Kabupaten Wonogiri Tahun 2017”. Proceeding of The 8th URECOL.

Purbasari, H., Wardana, B.W., dan Pangestu, I. A. 2018. “Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Desa, Dana Desa, Alokasi Dana Desa, dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi terhadap Belanja Desa Bidang Pekerjaan Umum dan Pertanian (Studi Empiris di Seluruh Desa Se-Kabupaten Sukoharjo)”. Proceeding of The URECOL: 281-288.

Ratna, I. 2015. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Pemerintah Provinsi Riau”. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 18(2).

Simamora, S. 2014. “Pengaruh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), Penerimaan, dan Pengeluaran Pembiayaan terhadap Belanja Daerah: dalam Perspektif Teoritis”. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis 14(2): 258-271.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.


Article Metrics

Abstract view : 34 times
PDF - 0 times

DOI: https://doi.org/10.26714/mki.11.2.2021.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

MAKSIMUM: Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang 
ISSN 2087-2836 (print) | ISSN 2580-9482 (online)
Organized by Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang, Indonesia
Published by Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang
W : https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/MAX
E : maksimum@unimus.ac.id, nurcahyo@unimus.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.