Hubungan antara Estimasi Kapasitas Cranium dengan Prestasi Akademik pada Mahasiswa

Rochman Basuki

Abstract


Pendahuluan: Pertumbuhan otak manusia berjalan seiring dengan pertumbuhan cranium.  Prestasi akademik merupakan salah satu parameter yang dapat menjabarkan inteligensi seorang mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara estimasi kapasitas cranium dengan prestasi akademik pada mahasiswa.

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian dengan metode  total sampling  mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang.  Data yang diperoleh dilakukan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan analisis bivariat dengan menggunakan korelasi Spearman.

Hasil:  Hasil uji Kolmogorov-Smirnov didapatkan nilai signifikansi p = 0,799 (p > 0,05) untuk variabel estimasi kapasitas cranium dan p = 0,030 (p < 0,05) untuk variabel prestasi akademik. Hasil korelasi Spearman didapatkan nilai signifikansi (p = 0,031) menunjukkan bahwa penelitian ini menunjukkan korelasi antara estimasi kapasitas cranium dengan prestasi akademik.

Kesimpulan: ada hubungan antara estimasi kapasitas cranium dengan prestasi akademik pada mahasiswa.


Keywords


estimasi kapasitas cranium; prestasi akademik; mahasiswa

Full Text:

PDF

References


Bearce, K. . (2009) ‘Intelligence’, Personal Communication, pp. 1–6.

Dekaban, A. S. and Sadowsky, D. (1978) ‘Changes in brain weight during the span of human life: relation of brain weight to body height and body weight.’, Ann. Neurol., 4, p. 345.

Jorgensen, J. B. (1956) ‘External cranial volume as an estimate of cranial capacity’, International Journal of Anatomy and Research, (1), pp. 661–664.

Mackintosh, N. J. (2011) IQ and Human Intelligence. 2nd edn, IQ and human intelligence. 2nd edn. Oxford: Oxford University Press. doi: 10.1097/00005053-200008000-00015.

Reynolds, C. . et al. (1981) ‘The Royal Society is collaborating with JSTOR to digitize, preserve, and extend access to Philosophical Transactions of the Royal Society of London. Series B, Biological Sciences. ® www.jstor.org’, Royal Society of London, 293(39), pp. 420–448.

Rimayati, E. (2013) ‘Memadukan otak dan hati dalam bimbingan belajar islami’, XX(2), pp. 24–37.

Sahin, B. et al. (2007) ‘Comparison of four methods for the estimation of intracranial volume: A gold standard study’, Clinical Anatomy, 20(7), pp. 766–773. doi: 10.1002/ca.20520.

Sgouros, S. (2005) ‘Skull vault growth in craniosynostosis’, Child’s Nervous System, pp. 861–870. doi: 10.1007/s00381-004-1112-2.

Siswoyo, D. (2007) Ilmu pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Wibowo, B. (2003) Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: Andi Offset

.

William, C. (2008) Webster’s new world medical dictionary. New Jersey: Wiley Publishing.

Witelson, S. F., Beresh, H. and Kigar, D. L. (2006) ‘Intelligence and brain size in 100 postmortem brains: Sex, lateralization and age factors’, Brain, 129(2), pp. 386–398. doi: 10.1093/brain/awh696.

Wolff, H. (2011) Eye size, brain size, and intelligence. American Renaissance, American Renaissance. Available at: http://www.amren.com/commentary/2011/09/eye-size-brain-size-and-intelligence.




DOI: https://doi.org/10.26714/medart.1.2.2019.35-39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact

Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang, Indonesia
Email: medica.arteriana@unimus.ac.id