Keaktifan Mengikuti Prolanis Mempengaruhi Kestabilan Tekanan Darah pada Pasien Hiperetensi di Puskesmas Warungasem

Muhammad Akhsin Atto’illah(1), Merry Tiyas Anggraini(2*), Aisyah Lahdji(3), Hema Dewi Anggraheny(4)


(1) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(4) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena penderita penyakit hipertensi tidak menyadari penyakit yang dideritanya sehingga apabila berlangsung dalam jangka waktu yang lama (kronik) akan menimbulkan berbagai komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner dan gagal ginjal. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular bersifat kronis yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Program Pengelolaan Prnyakit Kronis (Prolanis) merupakan pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang mengutamakan kemandirian pasien sebagai upaya promotif preventif dan dilaksanakan secara terintegratif dengan melibatkan peserta, fasilitas kesehatan khususnya puskesmas, dan BPJS kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi penderita penyakit kronis guna mencapai kualitas hidup yang optimal khususnya kestabilan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh keaktifan mengikuti Prolanis dengan kestabilan tekanan darah pada pasein hipertensi di Puskesmas Warungasem

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Warungasem pada tahun 2020. Jumlah informan utama dalam penelitian ini sebanyak 4 orang dan informan triangulasi sebanyak 3 orang. Cara pengambilan sampel dengan metode snowball sampling.

Hasil: Keaktifan Pasien dalam mengikuti Prolanis berkaitan dengan teori HL Blum yang memiliki beberapa faktor, yaitu faktor pelayanan kesehatan dan perilaku. Fasilitas kesehatan Puskesmas Warungasem memadai, tetapi juga harus ada perilaku dan kesadaran pasien yang baik guna tercapainya kestabilan tekanan darah.

Kesimpulan: Keaktifan mengikuti Prolanis mempengaruhi kestabilan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Warungasem


Keywords


Prolanis, kestabilan tekanan darah, hipertensi

Full Text:

PDF

References


Kementrian Kesehatan RI. Hipertensi si pembunuh senyap. Jakarta. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. 2019.

Kementrian Kesehatan RI. Rencana aksi pengendalian penyakit tidak menular revisi 1. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. 2017.

Kementrian Kesehatan RI. Riset kesehatan dasar (riskesdas). Jakarta. 2013.

Pemerintah Kabupaten Batang. Profil kesehatan kabupaten batang. Batang: Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. 2018.

Puskesmas Warungasem. Profil kesehatan puskesmas warungasem. Warungasem. 2017.

Sitompul S, Suryawati C, Wigati PA. Analisis pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) bpjs kesehatan pada dokter keluarga di kabupaten pekalongan tahun 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2016;4(4):145-153.

Idris F. Panduan praktis prolanis (program pengelolaan penyakit kronis). Jakarta: BPJS Kesehatan. 2014.

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan menteri kesehatan RI no 71 tahun 2013 tentang pelayanan kesehatan pada jkn. Jakarta: Kemenkes RI. 2013.

Afrilla RW, Usman, Majid M. Faktor yang mempengaruhi partisipasi pasien diabetes melitus (dm) dalam mengikuti kegiatan prolanis di puskesmas lakessi kota parepare. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan.2020;3(3):304-314.

Ariana R, Sari CWM, Kurniawan T. Persepsi peserta prolanis tentang kegiatan program pengelolaan penyakit kronis (prolanis) di upt layanan kesehatan universitas padjajaran. NurseLine Journal. 2020;4(2):103-113.

Ekarini D. Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan klien hipertensi dalam menjalani pengobatan di puskesmas gondangrejo karanganyar. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. 2012;3(1):1-12.

Glanz K, Rimer BK, & Viswanath K. Health behavior and health education: theory, research, and practice. 4th ed. San Francisco: John Wiley & Sons;2008.

Rasajati QP, Raharjo BB, Ningrum DN A. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas kedungmundu kota semarang. Unnes Journal of Public Health. 2015;4(3):16-23.

Umayana HT, Cahyati WH. Dukungan keluarga dan tokoh masyarakat terhadap keaktifan penduduk ke posbindu penyakit tidak menular. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2015;11(1):96-101.

Dewi AR, Wiyono J, & Candrawati E. Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pada pasien penderita hipertensi di puskesmas dau kabupaten malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan. 2018;3(1):459-469.


Article Metrics

Abstract view : 45 times
PDF - 4 times

DOI: https://doi.org/10.26714/medart.3.2.2021.75-86

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact

Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang, Indonesia
Email: medica.arteriana@unimus.ac.id