Potensi Ekstrak Buah Pare (Momordica Charantia L) dalam Menurunkan Kadar SGPT Tikus Wistar yang Diberi Repeatedly Used Deep Frying Oils

Yovita Nur Latifah(1), Dyah Mustika Nugraheni(2*), Ika Dyah Kurniati(3)


(1) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Penggunaan repeatedly used deep frying oils menyebabkan stres oksidatif yang memicu inflamasi dan kerusakan sel hati. Kadar SGPT yang meningkat merupakan penanda kerusakan fungsi hati. Buah pare diketahui memiliki kandungan flavonoid, polifenol, saponin, dan alkaloid. Kandungan tersebut berpotensi menurunkan kadar SGPT dalam darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah pare terhadap penurunan kadar SGPT pada tikus yang diberi repeatedly used deep frying oils.

Metode: Rancangan yang digunakan adalah post test only control group. Tiga puluh ekor tikus wistar jantan terbagi dalam 5 kelompok yaitu: K-, K+, P1, P2 dan P3. Kelompok K- hanya diberi pakan standar. Kelompok K+ diberi repeatedly used deep frying oils 0,42ml/200grBB tikus/hari,  P1 diberi ekstrak buah pare 30mg/200grBB tikus/hari, P2 60mg/200grBB tikus/hari, dan P3 120mg/200grBB tikus/hari. Kelompok P1, P2, dan P3 selanjutnya diberikan repeatedly used deep frying oils. Perlakuan dilakukan selama 30 hari. Rerata kadar SGPT dianalisis dengan One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan Post Hoc LSD.

Hasil: Rerata kadar SGPT kelompok K-, K+, P1, P2 dan P3 bertutut-turut adalah 29,164 IU/L 67,771 IU/L; 26,942 IU/L; 24,720 IU/L; dan 23,054 IU/L.  Uji beda rerata kadar SGPT antar kelompok didapatkan nilai p=0,000 (p<0.05) dengan uji Post Hoc LSD didapatkan perbedaan bermakna pada K- dengan K+ (p=0,000), K+ dengan P1 (p=0,000), K+ dengan P2 (p=0,000), K+ dengan P3 (p=0,000).

Kesimpulan: Pemberian ekstrak buah pare berpotensi menurunkan kadar SGPT pada tikus wistar yang diberi repeatedly used deep frying oils.


Keywords


pare, SGPT, repeatedly used deep frying oils

Full Text:

PDF

References


Kemenkes. Infodatin situasi dan analisis hepatitis. 2013.

Talley NJ, Segal I, Martin D Weltman. Gastroenterology and hepatology: a clinical handbook. 2008.

Jaarin K, Nor-Aini U, Siti-Aishah MA, Das S. Palm oil fat diet consumption and its effects on serum liver enzymes and microscopic changes in experimental rats. Pakistan J Nutr. 2015;14(9):575-580.

Vanessa, Medeline Citra JMFB. Analisis jumlah minyak jelantah yang dihasilkan masyarakat di wilayah jabodetabek. Surya University; 2017.

Kaban K, Sunarti. Ekstrak rimpang kunyit (Curcuma longa Linn.) menurunkan penyakit perlemakan hati non-alkoholik. J Biol Lingkungan, Ind Kesehat. 2019; 5(2):123-130.

Li S, Tan HY, Wang N, Zhang ZJ, Lao L, Wong CW, et al. The role of oxidative stress and antioxidants in liver diseases. Int J Mol Sci. 2015;16(11):26087-26124.

Reza A, Rachmawati B. Perbedaan kadar SGOT dan SGPT antara subyek dengan dan tanpa diabetes mellitus. J Kedokt Diponegoro. 2017;6(2):158-66.

Chaydar F. 2016. Pengaruh ekstrak daun katuk (Sauropus androgynous L.) terhadap histopatologi hepar pada tikus putih (Rattus norvegicus) strain wistar yang diinduksi minyak goreng deep frying. [Skripsi]. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Falade AO, Oboh G, Ademiluyi AO, Odubanjo OV. Consumption of thermally oxidized palm oil diets alters biochemical indices in rats. Beni-Suef Univ J Basic Appl Sci. 2015;4(2):150-156.

WHO. Traditional medicine [Internet]. 2016 [cited 2020 Jul 22]. Available from: URL HIPERLINK: https: //www.who.int/ southeastasia/health-topics/traditional-complementary-and-integrative -medicine

Dalimartha. Atlas tumbuhan obat indonesia. Jakarta: Trubus Agriwidya; 2008.

Umi NA. 2017. Uji aktivitas antidiabetes ekstrak etanol 96% buah pare (Momordica charantia l) terhadap tikus jantan galur wistar yang diinduksi aloksan. [Skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Nithya N, Chandrakumar K, Ganesan V SS. Efficacy of momordica charantia in attenuating hepatic abnormalities in cyclophosphamide intoxicated rats. J Pharmacol Toxicol. 2012;7(1):38-45.

Thenmozhi AJ, Subramanian P. Antioxidant potential of momordica charantia in ammonium chloride-induced hyperammonemic rats. Evidence-based Complement Altern Med. 2011;2011:1-7.

Ketaren. Pengantar teknologi minyak dan lemak pangan. 1st ed. Jakarta: UI Press; 2008.

Khoirunnisa Z, Wardana AS, Rauf R. Angka asam dan peroksida minyak jelantah dari penggorengan lele secara berulang. J Kesehat. 2019;12(2):81–90.

Deng Y, Tang Q, Zhang Y, Zhang R, Wei Z, Tang X, et al. Protective effect of Momordica charantia water extract against liver injury in restraint-stressed mice and the underlying mechanism. Food Nutr Res. 2017;61(1):1-11.

Halliwel B, Gutteridge JMC. Free radical in biology and medicine. London: Oxford University Press;2015.

Leyva-López N, Gutierrez-Grijalva EP, Ambriz-Perez DL, Basilio Heredia J. Flavonoids as cytokine modulators: a possible therapy for inflammation-related diseases. Int J Mol Sci. 2016;17(6):1-15

Sari HK, Budiragharjo R, Sulistiyani E. Kadar serum glutamat piruvat transaminase (sgpt) pada tikus wistar (rattus norvegicus) jantan yang dipapar stresor rasa sakit berupa electrical foot shock selama 28 Hari. e-Jurnal Pustaka Kesehat. 2015;3(2):205-211.

Ilyas S. The correlation of some of the heating of various palm oils to histologic and liver function of rats (Rattus norvegicus). J Phys Conf Ser. 2018;1116.

Adawiah A, Sukandar D, Muawanah A. Aktivitas antioksidan dan kandungan komponen bioaktif sari buah namnam. J Kim Val. 2015;1:130-136.

Devita R. 2014 Isolasi senyawa flavonoid pada buah pare (momordica charantia l.) yang memiliki aktivitas antioksidan. Universitas Islam Bandung. [Skripsi]. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Alipour B, Rashidkhani B, Edalati S. Dietary flavonoid intake, total antioxidant capacity and lipid oxidative damage: a cross-sectional study of iranian women. Nutrition. 2016;32(5):566-572.

Nair MP, Mahajan S, Reynolds JL, Aalinkeel R, Nair H, Schwartz SA, et al. The flavonoid quercetin inhibits proinflammatory cytokine (tumor necrosis factor alpha) gene expression in normal peripheral blood mononuclear cells via modulation of the nf-κβ system. Clin Vaccine Immunol. 2016;13(3):319-328.

Joanna K. Introductory chapter: alkaloids - their importance in nature and for human life. In: Chetty Girija, editor. Alkaloids - Their Importance in Nature and for Human Life. In Tech. 2011. Available from: URL Hiperlink: https://www.intechopen.com/books/advanced-biometric-technologies/liveness detection-in-biometrics

Hussain T, Tan B, Yin Y, Blachier F, Tossou MCB, Rahu N. Oxidative stress and inflammation: what polyphenols can do for us?. Oxid Med Cell Longev. 2016;2016.

Wahyuni S. Pengaruh daun sambiloto (Andrographis paniculata, nees) terhadap kadar sgpt dan sgot tikus putih. Gamma. 2015;1(1):45-53.

Andi AL. 2017. Uji efek hepatoprotektor ekstrak buah pare (Momordica charantia L) pada mencit (Mus musculus).[Skripsi]. Kendari: Akademi Farmasi Bina Husada.


Article Metrics

Abstract view : 126 times
PDF - 26 times

DOI: https://doi.org/10.26714/medart.3.2.2021.87-93

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact

Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang, Indonesia
Email: medica.arteriana@unimus.ac.id