Faktor Penentu Kehilangan Pangan Pada Tahap Pasca Panen Usahatani Padi di Tingkat Petani Kecamatan Tebas

Deza Pebia(1*), Novira Kusrini(2), Shenny Oktoriana(3)


(1) Universitas Tanjungpura
(2) Universitas Tanjungpura
(3) Universitas Tanjungpura
(*) Corresponding Author

Abstract


Kerugian pangan dalam pertanian padi tetap menjadi masalah penting karena berdampak pada efisiensi produksi, pendapatan petani, dan ketahanan pangan daerah. Kerugian pascapanen sering terjadi pada tahap panen, perontokan, pengeringan, dan penyimpanan akibat teknik penanganan yang tidak tepat serta rendahnya adopsi teknologi pascapanen oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu kerugian pangan pascapanen dalam pertanian padi pada tingkat petani di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Penelitian ini dilakukan pada bulan September hingga Oktober 2025 di Kecamatan Tebas. Jumlah responden sebanyak 97 petani padi yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 2.958 petani. Responden dipilih menggunakan teknik sampling acak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan korelasi peringkat Spearman untuk menentukan hubungan antara variabel independen dan tingkat kerugian pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani mengalami kerugian pangan dalam kategori rendah. Faktor teknis seperti alat panen, waktu panen, metode perontokan, dan teknik pengeringan memiliki hubungan yang lebih kuat dengan kerugian pangan dibandingkan dengan faktor sosio-ekonomi. Peningkatan praktik penanganan pasca panen dan penguatan layanan penyuluhan pertanian merupakan strategi penting untuk mengurangi kerugian pangan dalam pertanian padi.


Full Text:

PDF

References


Andriani, R., & Kusrini, N. (2025). Post-harvest food loss in rice production: Economic impact and quality assessment in Ketapang Regency. Journal of Agricultural Economics, 15(2), 45–58.

Anggraini, D., Sari, L., & Putra, Y. (2020). Faktor sosial ekonomi yang memengaruhi adopsi teknologi pascapanen padi. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 12(1), 55–67.

Aswan, R., Nugroho, D., & Putri, S. (2022). Pengaruh penyimpanan terhadap kehilangan mutu gabah di gudang tradisional. Jurnal Teknologi Pertanian, 18(2), 112–121.

Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik pertanian Indonesia. Badan Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik pertanian Indonesia 2023.

Badan Pusat Statistik. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Kajian food loss dan food waste di Indonesia. Kementerian PPN/Bappenas.

Bellemare, M. F., Çakir, M., Peterson, H. H., Novak, L., & Rudi, J. (2017). On the measurement of food waste. American Journal of Agricultural Economics, 99(5), 1148–1158. https://doi.org/10.1093/ajae/aax034

Bendinelli, R., Ferrari, E., & Gatto, M. (2020). Post-harvest losses and food security in rice value chains: Evidence from Southeast Asia. Food Policy, 92, 101–109. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2020.101872

Delgado, L., Schuster, M., & Torero, M. (2021). Aggregate self-reported method for measuring post-harvest food loss. Food Policy, 94, 102–119. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2020.102119

Food and Agriculture Organization. (2018). Food loss analysis: Causes and solutions – Case studies. FAO.

Food and Agriculture Organization. (2019). The role of institutions in reducing food loss. FAO. 55

Food and Agriculture Organization. (2024). The state of food and agriculture 2024: Reducing food loss and waste.

Haryanto, B., Susilowati, E., & Putri, I. (2021). Optimalisasi waktu panen untuk menekan kehilangan hasil padi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(3), 201 210.

Hastuti, R., Andayani, S., & Nugraha, H. (2021). Faktor penentu food loss padi di tingkat petani: Studi kasus di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pertanian, 9(1), 77–89.

Hidayat, A., Ramadhan, F., & Lestari, W. (2021). Analisis kehilangan hasil padi dan faktor-faktor yang memengaruhi di Kabupaten Jombang. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 19(2), 105–118.

Iswari, P. (2012). Teknologi pascapanen padi untuk menekan kehilangan hasil. Jurnal Teknologi Pertanian, 13(1), 45–53.

Kitinoja, L., & Kader, A. A. (2015). Small-scale postharvest handling practices: A manual for horticultural crops. University of California, Davis.

Lucky, D., Hernanda, F., & Sari, Y. (2019). Peran kelembagaan petani dalam mengurangi kehilangan pangan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 11(2), 75 83.

Muliati, A., Sari, P., & Yuliana, M. (2017). Kehilangan hasil pada tahap panen dan pascapanen padi di Sulawesi. Jurnal Penelitian Pertanian, 36(1), 22–31.

Ningsih, S., Rahmawati, D., & Pratama, F. (2024). Assessment of post-harvest rice losses in West Kalimantan: Economic and environmental implications. Agricultural Systems Journal, 20(3), 89–104.

Parfitt, J., Barthel, M., & Macnaughton, S. (2010). Food waste within food supply chains: Quantification and potential for change. Philosophical Transactions of the Royal Society B, https://doi.org/10.1098/rstb.2010.0126 365(1554), 3065–3081. 56

Putra, R., Anggraini, E., & Syah, A. (2021). Inovasi alat panen padi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi food loss. Jurnal Mekanisasi Pertanian, 16(2), 67–74.

Rahman, M., Hidayati, S., & Zulkifli, A. (2021). Analisis kadar air gabah pascapanen dengan berbagai metode pengeringan. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 24(2), 141–150.

Sari, Y., Nugroho, P., & Aminah, R. (2019). Efisiensi metode perontokan terhadap kehilangan hasil padi. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(3), 120–128.

Sapriono Aris, T., Handayani, N., & Prasetyo, B. (2018). Analisis kehilangan gabah pada tahap pengumpulan dan transportasi. Jurnal Pertanian Tropika, 19(2), 88–96.

Sugiyono. (2019). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif.

Alfabeta. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (mixed methods). Alfabeta.


Article Metrics

Abstract view : 7 times
PDF - 5 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jiasee.4.2.2026.86-91

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office :

Program Studi Agribisnis Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu No.18, Kedungmundu, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50273 

Handphone: +628562715822 Email:[email protected]

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.