Risiko Carpal Tunnel Syndrome pada Pengrajin Tembaga: Studi Kasus di Boyolali

Muhammad-Rizal Efendi(1), Ulfa Nurullita(2*), Wahyu Handoyo(3), Ratih-Sari Wardani(4)


(1) Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Universitas Muhammadiyah Semarang
(4) Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan saraf akibat tekanan pada saraf medianus, umum terjadi pada pekerja dengan aktivitas repetitif dan paparan getaran, seperti di industri kerajinan tembaga CV. Muda Tama Gallery memiliki potensi risiko tinggi CTS akibat pekerjaan tangan intensif dan berulang. Penelitian ini menyoroti lima variabel dugaan penyebab CTS: usia, masa kerja, frekuensi gerakan repetitif, lama paparan, dan intensitas getaran alat kerja. Tujuan: menganalisis hubungan antara karakteristik individu, gerakan repetitif, lama paparan, dan intensitas getaran dengan keluhan CTS pada pekerja pengrajin tembaga.. Metode: Studi observasional analitik dengan desain cross-sectional dan total sampling pada 43 pekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner (usia, masa kerja), Boston Carpal Tunnel Questionnaire (BCTQ), observasi 1 menit (gerakan repetitif), dan pengukuran getaran menggunakan vibration meter. Analisis menggunakan uji Spearman dan Pearson. Hasil: Rata-rata usia responden 38,51 tahun, masa kerja 13,60 tahun, frekuensi gerakan repetitif 82,93 kali/menit, lama paparan getaran 2,30 jam/hari, dan intensitas getaran 8,68 m/s². Skor rata-rata CTS pada skala keparahan 22,26 dan skala fungsional 13,05. Uji hubungan dengan CTS menunjukkan usia (p=0,000), masa kerja (p=0,000) dengan CTS pada kedua skala. Gerakan repetitif dengan skala keparahan (p=0,044), gerakan repetitif dengan skala fungsional (p=0,057), lama paparan (p=0,058; p=0,157), dan intensitas getaran (p=0,481; p=0,394). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara usia, masa kerja, dan gerakan repetitif dengan keluhan CTS pada pengrajin tembaga, sementara lama paparan dan intensitas getaran tidak berpengaruh signifikan. Meski tidak berpengaruh pada skala fungsional, gerakan repetitif tetap memperburuk gejala CTS.

Keywords


Carpal Tunnel Syndrome; Gerakan Repetitif; Getaran Alat Kerja; Masa Kerja

Full Text:

PDF

References


Hassan A, Beumer A, Kuijer PPFM, et al. Work-relatedness of carpal tunnel syndrome: Systematic review including meta-analysis and GRADE. Heal Sci Reports; 5. Epub ahead of print 2022. DOI: 10.1002/hsr2.888.

Łach P, Cygańska AK. Effectiveness of Prevention Exercises Protocol Among Office Workers With Symptoms of Carpal Tunnel Syndrome. Int J Occup Med Environ Health 2024; 37: 45–57.

Melhorn JM, Talmage JB. Prevalence of carpal tunnel syndrome in motorcyclists. Orthopedics 2013; 36: 497–498.

Mirghani H, Aljohani AA, Alharbi AS, et al. Prevalence and Awareness of Carpal Tunnel Syndrome Among Adults in Tabuk City of Saudi Arabia: A Cross-Sectional Study. Cureus 2024; 16: 1–11.

Feng B, Chen K, Zhu X, et al. Prevalence and risk factors of self-reported wrist and hand symptoms and clinically confirmed carpal tunnel syndrome among office workers in China: a cross-sectional study. BMC Public Health 2021; 21: 1–10.

Yesuf T, Aragie H, Asmare Y. Prevalence of Carpal Tunnel Syndrome and its associated factors among patients with musculoskeletal compliant at Dilchora Referral Hospitals in Dire Dawa administration, Eastern Ethiopia, 2022. medRxiv 2023; 2023.02.10.23285779.

Jehaman I, Julintina M, Br Ginting LR, et al. Hubungan Masa Kerja Dan Sikap Kerja Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Penenun Ulos Di Galeri Ulos Sianipar Medan Tahun 2020. J Keperawatan Dan Fisioter 2021; 3: 138–145.

Paramita TI, Tini K, Ketut Budiarsa IGN, et al. Prevalensi Dan Karakteristik Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Garmen Di Kota Denpasar. E-Jurnal Med Udayana 2021; 10: 6.

Nadhifah J, Hartanti RI, Indrayani R. Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Sortasi Daun Tembakau (Studi di Gudang Restu I Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara Jember). J Kesehat 2019; 6: 18–26.

Rosiyana R, Koesyanto H. Hubungan antara Gerakan Repetitif dan Lama Kerja dengan Gejala Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Sektor Informal Pengelola Hasil Laut. Indones J Public Heal Nutr 2023; 3: 231–239.

Rajagukguk R, Kasumawati F, Listiana I. Hubungan Usia Dan Getaran Mekanis Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Bengkel Motor Di Pt General Integrated Company Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Fram Heal J 2022; 1: 166–172.

Febriani W. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (Cts) Pada Pekerja Bagian Prouksi Di Pt Sewangi Sawit Sejahtera Kecamatan Tapung Tahun 2023. Penelit Perawat Prof 2023; 6 nomor 3: 423–434.

Oktariani PS, Nasri SM. Hubungan Pajanan Getaran Dan Gejala Carpal Tunnel Syndrome (Cts) Pada Operator Jackhammer. J Kesehat Tambusai 2023; 4: 1828–1834.

Widjanarti MP, Suryadi I, Rachmawati S, et al. Getaran Mekanis Dan Faktor Personal Yang Berhubungan Dengan Keluhan Subyektif Carpal Tunnel Syndrome Di Pekerja Furnitur. J Ind Hyg Occup Heal 2021; 5: 74.

Fede C, Fan C, Pirri C, et al. The Effects of Aging on the Intramuscular Connective Tissue. Int J Mol Sci 2022; 23: 1–16.

Svensson RB, Heinemeier KM, Couppé C, et al. Effect of aging and exercise on the tendon. J Appl Physiol 2016; 121: 1353–1362.

Cai Y, Han Z, Cheng H, et al. The impact of ageing mechanisms on musculoskeletal system diseases in the elderly. Front Immunol 2024; 15: 1–15.

Wahyuni F, Sultan M, Baharuddin I. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Kurir di Kota Samarinda. Wal’afiat Hosp J 2023; 4: 1–12.

Putra.MF, Mayasari.D A. Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Pekerja Pembuat Cobek. J Penelit Perawat Prof 2023; 6: 1017–1026.

Yunus M, Neno Fitriani Hasbie, Tami GR. Hubungan Masa Kerja dan Sikap Kerja dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrom pada Pekerja Pembuat Kerupuk di Industri Pembuat Kerupuk Ahak Kecamatan Sungailiat Provinsi Bangka Belitung tahun 2016. J Malahayati 2016; 37: 1–10.

Joshi A, Patel K, Mohamed A, et al. Carpal Tunnel Syndrome: Pathophysiology and Comprehensive Guidelines for Clinical Evaluation and Treatment. Cureus; 14. Epub ahead of print 2022. DOI: 10.7759/cureus.27053.

Nurullita U, Wahyudi R, Meikawati W. Kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja dengan Gerakan Menekan dan Berulang. J Kesehat Vokasional 2023; 8: 1.

Rotaru-Zavaleanu AD, Lungulescu CV, Bunescu MG, et al. Occupational Carpal Tunnel Syndrome: a scoping review of causes, mechanisms, diagnosis, and intervention strategies. Front Public Heal 2024; 12: 1–14.

Singh GK, Srivastava S. Grip strength of occupational workers in relation to carpal tunnel syndrome and individual factors. Int J Occup Saf Ergon 2020; 26: 296–302.

El-Helaly M, Balkhy HH, Vallenius L. Carpal tunnel syndrome among laboratory technicians in relation to personal and ergonomic factors at work. J Occup Health 2017; 59: 513–520.

Zimmerman M, Åselius L, Dahlin E, et al. Impact of Exposure to Hand-Held Vibrating Tools on Patient-Reported Outcome Measures after Open Carpal Tunnel Release: A Retrospective Cohort Study with Matched Controls. J Clin Med; 13. Epub ahead of print 2024. DOI: 10.3390/jcm13164954.

Vihlborg P, Pettersson H, Makdoumi K, et al. Carpal Tunnel Syndrome and Hand-Arm Vibration: A Swedish National Registry Case-Control Study. J Occup Environ Med 2022; 64: 197–201.


Article Metrics

Abstract view : 21 times
PDF - 3 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkmi.21.1.2026.23-29

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

ISSN 1693-3443 (print) | 2613-9219 (online)
Organized by Department of Public Health, Faculty of Public health, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang, Indonesia
Published by Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang
W : https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi 
E : manajerjkmi@unimus.ac.id

 

 Creative Commons License

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.