UJI EFIKASI INSEKTISIDA HERBAL GRANULA EKSTRAK UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennts) TERHADAP KEMATIAN LARVA Aedes aegypti


Abstract


Latar belakang: Berdasarkan data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, tercatat 5.559 kasus DBD yang tercatat selama tahun 2010 dan 46 kasus yang meninggal dunia, padahal sepanjang 2009 hanya 3.883 kasus dan pasien yang meninggal dunia 43 orang. Usaha untuk mengendalikan nyamuk dapat dilakukan dengan dua cara yaitu cara kimia dan pengelolaan lingkungan. Salah satunya dengan penggunaan granula dari bahan alami yaitu dari bahan ekstrak umbi gadung Dioscorea hispida Dennts. Tujuan: Menentukan daya bunuh ekstrak umbi gadung Dioscorea hispida Dennst dalam formulasi granula sebagai larvasida Aedes aegypti. Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy-eksperiment dengan desain after only control groupdesign. Hasil: Kematian larva Aedes aegypti terjadi pada seluruh konsentrasi paparan, pada kontrol tidak terjadi kematian larva Aedes aegypti. Konsentrasi yang efektif adalah konsentrasi 0,07%-0,09% karena dapat membunuh > 90% larva Aedes aegypti selama 24 jam waktu perlakuan. Umur residu granula ekstrak umbi gadung hanya efektif sampai hari ke-2 hal ini menunjukkan bahwa zat yang terkandung dalam granula ekstrak umbi gadung mudah terurai secara alami oleh alam. Simpulan: Ada pengaruh yang bermakna berbagai konsentrasi granula ekstrak umbi gadung terhadap kematian larva Aedes aegypti p value =0,001 (<0,05).

Kata kunci: Larva Aedes aegypti, granula ekstrak umbi gadung, daya bunuh

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 81 times
PDF - 50 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkmi.8.2.2013.1-11

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Creative Commons License
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.