PERBEDAAN INTENSITAS PEMAKAIAN INSEKTISIDA RUMAH TANGGA DENGAN RESISTENSI NYAMUK Aedes aegypti TERHADAP GOLONGAN PIRETROID DI KOTA SEMARANG

Dwi Irmayani, Sayono S, Syaifuddin Ali Anwar

Abstract


Latar Belakang : Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama Demam Berdarah dengue (DBD) yang menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di Indonesia. Obat dan vaksin belum ada yang direkomendasikan sehingga masyarakat lebih memilih penggunaan insektisida termasuk insektisida rumah tangga dalam pemberantasan Aedes aegypti. Dampak penggunaan insektisida rumah tangga dengan resistensi belum diketahui. Tujuan : Mengetahui perbedaan intensitas pemakaian insektisida rumah tanggadengan resistensi nyamuk Aedes aegypti terhadap golongan piretroid di kota Semarang. Metode : Lokasi penelitian di Sendangmulyo, Petompon, Wonosari, Kalipancur, Candisari, dan Kedungmundu. Survei larva dilakukan dirumah penderita DBD dan rumah sekitar penderita dengan radius 100 m. Larva yang terkumpul dipelihara sampai menjadi nyamuk. Nyamuk yang berumur 3-5 hari dijadikan sampel untuk uji susceptibility dengan impragnated paper. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji oneway Anova . Hasil : rata-rata jumlah nyamuk mati setelah holding 24 jam dengan insektisida deltametrin dan lamdasihalotrin pada kelurahan Sendangmulyo 10,7% dan 6,7%, Petompon 37,3% dan 32%, Wonosari 21,3% dan 36%, Kalipancur 12% dan 45,3%, Candisari 29,3% dan 37,3%, Kedungmundu 9,3% dan 1,3%. Simpulan : Kematian nyamuk dengan insektisida deltametrin berkisar antara 9,3-27,3% (resisten), sedangkan dengan insektisida lamdasihalotrin berkisar antara 1,3-45,3% (resisten)

Kata kunci : pemakaian insektisida rumah tangga, resistensi, Aedes aegypti, golongan piretroid

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 54 times
PDF - 34 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jkmi.8.2.2013.30-34

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Creative Commons License
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.