Pengaruh Antara Beban Kerja Terhadap Kinerja Petugas Kesehatan di UPTD Puskesmas Separi III
Abstract
Latar belakang: Dalam penelitian yang dilakukan di Puskesmas UPTD Separi III, kinerja tenaga medis yang tercatat sebanyak 22 tenaga medis dapat berpengaruh terhadap penurunan motivasi kerja. Kondisi ini juga dapat menyebabkan peningkatan beban kerja yang tinggi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan analisis lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penurunan motivasi serta strategi yang dapat diterapkan guna meningkatkan kinerja dan kesejahteraan tenaga medis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja petugas medis yang dilakukan di UPTD Puskesmas Separi III. Penelitian ini memiliki 2 variabel yaitu variabel beban kerja (independen) dan variabel kinerja petugas medis (dependen). Sampel: Penelitian ini memiliki 22 sampel kinerja petugas medis UPTD Puskesmas Separi III. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dalam pengumpulan data berupa observasi dan pembagian kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis uji validitas, reliabel dan Uji Chi-Square dengan menggunakan perhitungan spss. Hasil: Hasil analisis menyatakan bahwa beban kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja petugas dengan memiliki nilai p-value 0,432. Hal ini menunjukkan bahwa nilai korelasi yang sangat lemah dan signifikan antar 2 variabel ini menjelaskan bahwa bahwa tidak ada pengaruhnya antara beban kerja terhadap kinerja medis dari hasil uji Chi-Square. Dengan ini disimpulkan bahwa tidak ada keterkaitan antara beban kerja dan kinerja petugas medis.