HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA SAAT MENSTRUASI DI SMK NUSA BHAKTI KOTA SEMARANG

Sri Mularsih

Abstract


Latar Belakang : Remaja putri rentan terkena anemia. Adanya siklus menstruasi setiap bulan merupakan salah satu faktor penyebab remaja putri mudah terkena anemia lebih-lebih didorong oleh pengetahuan mereka yang kurang tentang anemia . Berdasarkan studi pendahuluan dari 10 remaja putri, sebagian besar remaja putri mempunyai pengetahuan yang rendah tentang anemia, selain itu remaja putri juga belum mempunyai perilaku yang baik untuk mencegah anemia seperti konsumsi tablet tambah darah, pengaturan pola makan tinggi zat besi, dan konsumsi minuman yang menghambat penyerapan zat besi. Kondisi ini mendorong penulis melakukan penelitian untuk pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada saat menstruasi di SMK Nusa Bhakti Semarang.

Metode : Penelitian ini adalah penelitian korelasi. Menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja putri SMK Nusa Bhakti Semarang sebanyak 155 responden dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 61 responden. Cara pengumpulan data yaitu dengan data primer dan data sekunder. Analisis univariat dilakukan dengan cara mendeskripsikan tiap variabel, sedangkan analisis data bivariat dilakukan dengan uji Chi Square dan menggunakan program SPSS for window versi 16.0.

Hasil penelitian : pengetahuan remaja yang kurang tentang anemia sebanyak 40 remaja (65,6%), perilaku yang tidak mendukung terhadap pencegahan anemia sebanyak 36 remaja (59%). Hasil penelitian mendapatkan nilai P = 0,000, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada saat menstruasi di SMK Nusa Bhakti Semarang.

Simpulan : Perlunya peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia untuk pencegahan anemia pada saat menstruasi. Peran dari tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan institus i kesehatan terkait untuk melakukan peningkatan kesehatan terkait pencegahan anemia pada saat menstruasi pada remaja putri.


Keywords


Hubungan; pengetahuan; perilaku; anemia;

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 1513 times
PDF - 167 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jk.6.2.2017.80-85

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Kebidanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.



JURNAL KEBIDANAN

Program Studi Kebidanan
Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
NRC Building, 2nd FLoor
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang
Tlp. +6224-76740288, Fax. +6224-76740287