Pijat Tuina Akupoint Dalam Meningkatkan Produksi Asi Pada Ibu Post Sectio Caesarea

Cahya Namira(1*), Nikmatul Khayati(2)


(1) 
(2) Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Ibu post sectio caesarea (SC) mengalami berbagai permasalahan hambatan produksi ASI yang disebabkan oleh adanya efek obat anastesi, imobitas dan intensitas nyeri yang membatasi pergerakan sehingga rangsang payudara untuk memproduksi ASI terhambat, produksi ASI dapat ditingkatkan dengan melakukan perawatan payudara, salah satunya yaitu dengan pijat laktasi tuina. Tujuan studi ini adalah untuk menerapkan pijat tuina terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu primipara pasca operasi sectio caesarea. Metode yang digunakan dengan pendekatan asuhan keperawatan, dengan jumlah subjek studi 3 orang. Intervensi dilakukan selama dua hari dengan durasi 30 menit per hari 1 kali , evaluasi dalam penerapan ini yaitu dengan mengukuran produksi ASI menggunakan pompa elektrik yang kemudian hasilnya diukur menggunakan spuit serta mengukur pemulihan involusi uteri (tinggi fundus uteri). Hasil studi kasus menunjukkan peningkatkan produksi ASI dengan rerata produksi ASI 5,7 ml, sedangkan untuk pemulihan uterus menunjukkan kesesuaian antara waktu proses involusi sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam pemulihan uterus. Simpualan studi kasus didapatkan bahwa Pijat tuina dapat dijadikan intervensi keperawatan non-farmakologis dalam meningkatkan produksi ASI post sectio caesarea.

Keywords


Pijat tuina; sectio caesarea; primipara

Full Text:

PDF

References


Anggraeni , F. P. (2019). Hubungan

Intensitas Nyeri Dengan Produksi

ASI Pada Ibu Post Sectio Caesarea di

Rumah Sakit "Aisyiyah Muntilan.

Thesis. Universitas Muhammadiyah

Magelang,

http://repositori.unimma.ac.id/i

d/eprint/1251

Dinkes Kota Semarang. (2023). Profil

Kesehatan Kota Semarang 2023.

Dinas Kesehatan Kota Semarang.

https://semarangkota.bps.go.id/id/

publication

Hagos, D., & et al. (2020). Prevalence and

factors associated with exclusive

breastfeeding among rural mothers

of infants less than six months of age

in Southern Nations, Nationalities,

Peoples (SNNP) and Tigray regions,

Ethiopia: A cross-sectional study.

International Breastfeeding Journal,

,25

-8.

https://doi.org/10.1186/s13006

-00267-y

Herlina, L., & Handayani, T. Y. (2023). The

Effect of

Effleurage

Massage

Technique on Reducing the Scale

of Uterine Involution Pain in First

Day of Postpartum Mothers in the

Working Area of Cikadu

Health

Center,

Cianjur

Regency,

Indonesia. ARKUS, 9(2), 369–372

Ibrahim,F.

(2020).

Oksitosin

dan

Meningkatkan

Penerapan

Pijat

Marmet untuk

Produksi ASI Ibu

Nifas: Thesis. Journal Midwifery.

https://dx.doi.org/10.52365/jm.v6i

317

Kemenkes. (2023). Profil Kesehatan

Indonesia

https://www.kemenkes/go.id

Liliana A, Wahyuningsih M. Pengaruh

Terapi

Akupresur

Terhadap

Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu

Post Partum Di Pku Muhamadiyah

Bantul. Coping Community Publ

Nurs.

;8(4):416.

https://doi.org.10.24843/coping.20

v08.i04.p10

Machmudah, Khayati , N., & et al. (2018).

Pijat Oketani Menurunkan Kadar

Hormon Kortisol Pada Ibu Menyusui

di

Kota

Semarang.

Jurnal

Keperawatan Dan Pemikiran Ilmiah,

(2)66-71.

http://repository.unimus.ac.id/id/e

print/6571

Miraturrofi’ah, M. (2022). Efektifitas Terapi

Komplementer : Tuina Akupoin Dan

Facial Touch Dalam Meningkatkan

Produksi Asi. Jurnal Asuhan Ibu &

Anak,

(1)21-28.

https://doi.org/10.33867/jaia.v7i1.

Nuampa, S., & Payakkaraung. (2020).

Effectiveness of different massage

techniques

for

mothers

to

breastfeeding

increase

milk

production: A systematic review.

Pacific Rim International Journal of

Nursing Research, 25 (1) 114–130.

https://he02.tci

thaijo.org/index.php/PRIJNR/articl

e/view/241405

Ping , L., & et al. (2019). Acupoint-tuina

therapy promotes lactation in

postpartum women with insufficient

milk production who underwent

caesarean sections. Medicine Unitet

States.

1097/MD.0000000000016456.

PMID:31464890;

PMCID:

PMC6736488.

Risyanti, & Carolin. (2021). Analisis Faktor

Yang Mempengaruhi Produksi Asi

Ibu Nifas Post Sectio Caesarea. Jurnal

Kebidanan Malahayati, 607-612

https://doi.org/http://dx.doi.org/1

3.

Roofthooft. (2021). PROSPECT Guideline for

Elective Caesarean Section: Updated

Systematic Review and Procedure

Specific

Postoperative

Management

Pain

Recommendations.

Anesthesia,

(5). 665-680.

1111/anae.15339.Epub 2020 Dec

PMID: 33370462; PMCID:

PMC80484441

Saraha, & Rosida. (2020). Faktor-faktor

Yang

Berhubungan

Dengan

Keberhasilan ASI Eksklusif. Jurnal

Kesehatan Poltekes Kemenkes RI

Pangkalpinang.

Vol.8

No.1.

https://doi.org/10.32922/jkp.v8i1.

Soleha, Sucipto, & Izah. (2019). Pengaruh

Perawatan

Payudara Terhadap

Produksi ASI Ibu Nifas. Jurnal Ilmiah

Kebidanan Vol. 6 No.2, pp 98-106.

https://doi.org/10.35316/oksitosin

,v6i2.491


Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF - 6 times

DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v7i1.18611

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Cahya Namira, Nikmatul Khayati, Machmudah Machmudah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]