Penurunan Rasa Haus Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Dengan Berkumur Air Matang

Ulya Najikhah, Warsono Warsono

Abstract


Pasien gagal ginjal kronik mempunyai kondisi dimana ginjal tidak dapat membuang hasil metabolik yang menumpuk dalam darah, yang menyebabkan perubahan keseimbangan cairan dan elektrolit. Terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih adalah terapi hemodialisis.  Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis sering merasakan haus akibat dari adanya program pembatasan cairan yang diwajibkan. Kumur air matang merupakan salah satu dari banyak metode manajemen rasa haus pada pasien CKD. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis intervensi berkumur air matang terhadap penurunan rasa haus pada klien CKD. Penerapan ini menggunakan desain descriptive study yang dilakukan terhadap 2 pasien dengan diagnosa CKD yang menjalani hemodialisa. Hasil pemberian intervensi selama 3x pertemuan, terjadi penurunan rasa haus. Hasil penerapan menunjukkan rata-rata lama waktu menahan rasa haus responden yang diberi perlakuan berkumur air matang adalah 50 menit, lama waktu menahan rasa haus tercepat 10 menit dan terlama 65 menit. Intervensi ini dapat menjadi salah satu manajemen terapi yang dapat di aplikasikan untuk mengurangi keluhan rasa haus baik di rumah maupun di rumah sakit.

Keywords


Kumur air matang; CKD; Rasa haus

Full Text:

PDF

References


Ardiyanti, A., Armiyati, Y., & Arif, M. S. (2015). Pengaruh Kumur dengan Obat

Kumur Rasa Mint terahadap Rasa Haus pada Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa di SMC RS Telogorejo. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 1 - 9.

Arfany, N.W., Armiyati, Y., Kusuma, M.A.B. (2015). Efektifitas mengunyah permen karet rendah gula dan mengulum es batu terhadap penurunan rasa haus pada pasien Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan STIKES Telogorejo. Vol. 1, No. 6. Diperoleh pada tanggal 12 Mei 2017.

Fahmi, F. Y., & Hidayati, T. (2016). Gambaran self care status cairan pada pasien hemodialisa (literatur review). Jurnal Care, vol. 4, No. 2, Tahun 2016.

Fransisca, K. (2013). Dialife: Berat interdialisis. https://www.google.com/search?q=Buletin%20informasi%20kesehatan%2095. Diperoleh pada tanggal 15 Mei 2017.

Kozier, B., Glenora, Berman, A., & Snyder, J. S. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik. Jakarta: EGC.

Kusuma, Hardhi & Amin, Huda Nurarif. (2012). Handbook for Health Student. Yogyakarta: Mediaction Publishing.

LeMone, P., Burke, K.M,. & Bauldoff, G. 2012. Buku ajar keperawatan medikal bedah gangguan eliminasi gangguan kardiovaskular. Jakarta: EGC

Makrumah, N. (2017). Efektifitas mengulum es batu dan berkumur air matang terhadap lama waktu menahan rasa haus pasien yang menjalani hemodialisis di RS Roemani Muhammadiyah semarang (Minithesis, Unimus).

Millard-Stafford, M., Wendland, D. M., O'Dea, N. K., & Norman, T. L. (2012).Thirst and hidration status in everyday life. Nutrition Reviews, Vol 70 (Suppl. 2): S147-S151.

Pratama, Moh.A.B.P. (2014). Perbedaan sekresi saliva sebelum dan sesudah berkumur menggunakan baking soda pada penderita diabetes melitus. http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/11853. Diperoleh pada tanggal 06 Juni 2017.

Purnomo, B.B. (2011). Dasar-dasar urologi. Edisi III. Jakarta: Sagung Seto

Riskesdas. (2013). Badan penelitian dan pengembangan kesehatan kementrian kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%2013.pdf. Diperoleh pada tanggal 02 Juli 2017.

Sulistyaningsih. (2011). Metodologi penelitian kebidanan kuantitatif-kualitatif. Edisi I. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.

Suryono, A., Armiyati, Y., & Mustofa, A. (2016). Efektifitas mengulum es batu dan berkumur air matang terhadap penurunan rasa haus pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) di RSUP. Dr. Kariadi Semarang. http://jurma.unimus.ac.id/index.php/perawat/article/view/290, diperoleh 20 Februari 2019.

Tortora, G.J., Derrickson, B. ( 2011). Principles of anatomy and physiology maintanance and continuity of the human body. 13th Edition. Amerika Serikat: John Wiley & Sons, Inc.


Article Metrics

Abstract view : 237 times
PDF - 20 times

DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v1i2.5655

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 ulya najikhah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats
University of Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: nersmuda@unimus.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.