Perubahan frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen pada klien dengan asma menggunakan terapi pursed-lip breathing

Aam Zakiah Adawiah(1*), Arief Yanto(2)


(1) Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author

Abstract


Pasien Asma memiliki resiko gangguan inflamasi kronis yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi, sesak nafas, dada terasa berat. Pursed lip breathing ini merupakan salah satu terapi intervensi non farmakologi dan non invasive yang dapat mengurangi sesak nafas (menurunkan frekuensi pernafasan), dan meningkatkan saturasi oksigen. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui perubahan frekuensi pernafasan dan saturasi oksigen pada klien dengan asma menggunakan terapi pursed-lip breathing. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subjek studi kasus adalah pasien asma. Subjek studi kasus berjumlah 2 orang. Subjek studi kasus telah menandatangani informed consent sebelum dilakukan pengambilan data. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan frekuensi pernafasan dan meningkatkan saturasi oksigen. Terapi Pursed lip breathing mampu menurunkan frekuensi pernafasan dan meningkatkan saturasi oksigen.

Keywords


pursed-lip breathing; frekuensi pernafasan; saturasi oksigen

Full Text:

PDF

References


Bakti, A. . (2015). Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise Terhadap Penurunan Tingkat Sesak Napas Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (Bbkpm) Syrakarta.

Guyton, H. (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran (1st ed.). Jakarta: EGC.

Indonesia, P. D. P. (2004). Pedoman dan Penatalaksanaan asma di Indonesia. Jakarta: Balai Penerbitan FK UI.

Potter, & Perry. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan (4th ed.). Jakarta: EGC.

PPDI, P. D. P. I. (2011). Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Pedoman Diagnosis & Penatalaksanaan di Indonesia.

Prastika, D., & Chanif. (2018). Efektifitas pemberian posisi foler dan semifowler terhadap skla sesan nafas pasien PPOK saat menjalani terapi nebulizer di RSUD K.M.R.T Wongsonegoro Semarang, (2). https://doi.org/10.1051/matecconf/201712107005

Qamila, B., Ulfah Azhar, M., Risnah, R., & Irwan, M. (2019). Efektivitas Teknik Pursed Lipsbreathing Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik (Ppok): Study Systematic Review. Jurnal Kesehatan, 12(2), 137. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v12i2.10180

RI, K. K. (2019). Penderita Asma di Indonesia. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Silalahi, K. . (2019). Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise Terhadap penurunan Sesak Napas Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di RSU Royal Prima Medan 2018. Jurnal Keperawatan Priority, 2(1), 93–103.

Sitorus, S. (2015). Penerapan Praktik Keperawatan Berbasis Bukti Pursed Lip Breathing Pada Pasien Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik di Ruang RSU Pusat Persahabatan Jakarta. Jurnal Keperawatan Widya Gantari, 2(2), 43–51.

Smeltzer, S. ., & Bare, G. . (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (8 volume 1). Jakarta: EGC.

Suryantoro, E., Isworo, A., & Upoyo, A. (2017). Perbedaan EfektivitasPursed Lip Breathing dengan Six Minutes Walk Test terhadap Forced Expiratory. Jurnal Keperawatan Padjajaran, 5(2), 99–112.

Suryati, I., Defrimal, & Isnaini, P. (2018). Perbedaan Active Cycle of Breathing Technique (Acbt) dan Pursed Lip Breathing Technique (Plbt) Terhadap Frekuensi Nafas Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Poli Paru RSUD Dr. Achmad Muchtar Bukittinggi Tahun 2018. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 1(2), 17.

Susanto, M., & Ardiyanto, T. (2015). Pengaruh terapi nafas dalam terhadap perubahan saturasi oksigen perifer pada pasien asma di rumah sakit wilayah kabupaten pekalongan.

Tarigan, A. P. S., & Juliandi. (2018). Pernafasan Pursed Lip Breathing Meningkatkan Saturasi Oksigen Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Derajat II. Jurnal Keperawatan Indonesia, 1(2), 39–46.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia definisi dan indikator diagnostik. Jakarta: Dewan Pengurus PPNI

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar luaran keperawatan Indonesia definisi dan tindakan keperawatan. Jakarta: Dewan Pengurus PPNI

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2019). Standar luaran keperawatan Indonesia definisi dan kriteria hasil keperawatan. Jakarta: Dewan Pengurus PPNI


Article Metrics

Abstract view : 326 times
PDF - 39 times

DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v2i3.6325

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Aam Zakiah Adawiah, Arief Yanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

University of Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: nersmuda@unimus.ac.id