VARIASI DOSIS SUPLEMENTASI SENG TERHADAP KERUSAKAN EPITEL TUBULUS GINJAL PADA TIKUS YANG TERPAJAN ALUMUNIUM

Budi Santoso(1*)


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Logam berat termasuk tawas yang mengandung Alumunim (Al) berdampak pada kerusakanorgan ginjal. Suplementasi seng dapat meningkatkan protein “metalotionein” yang dapatmengikat Al. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan  pengaruh suplementasi seng 0,2 mg,0,4 mg, 0,8 mg terhadap hambatan kerusakan sel epitel tubulus ginjal akibat pemberian tawasdalam pakan pada tikus putih Rattus nurvegicus .Desain penelitian “Randimized ”Control-Group Only Design”,28 tikus dibagi 4 kelompok yaitu1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan.  Pada kelompok kontrol dan perlakuan dipajanAl 0,8 gr dalam pakan dan kelompok perlakuan disuplementasi seng  0,2; 0,4; 0,8 setiap harimelalui sonde sampai minggu ke-4. Hari terakhir  minggu ke-4 diperiksa degenerasi dannekrosis epitel tubulus ginjal, dilakukan uji one way anova  untuk mengetahui perbedaan antarperlakuan. Tidak terdapat perbedaan suplemen seng 0,2 mg, 0,4 mg dan 0,8 mg terhadap degenerasi selepitel tubulus ginjal dan terdapat perbedaan bermakna terhadap sel nekrosis. Pemberian suplementasi seng 0,2 mg, 0,4 mg dan 0,8 mg berpengaruh terhadap jumlah nekrosissel epitel tubulus ginjal   
Kata kunci : Tawas, Seng, tubulus ginjan 

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 180 times
PDF - 74 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


UNIMUS | Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang

email:Info@unimus.ac.id  http://unimus.ac.id