ANALYSIS PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ”WISATA LOKAL” PADA PEMBELAJARAN SAINS

Eny Winaryati, Erma Handarsari, Akhmad Fathurohman

Abstract


Melalui pembelajaran kontekstual, guru dituntut untuk dapat mengkreasi pembelajaran, agar
dapat memberikan kemaknaan yang lebih kepada peserta didik. Bagi pembelajaran sains,
mendekatkan siswa dengan lingkungan sekitarnya, mendukung terjadinya “active learning”. Potensi
daerah termasuk lingkungan yang dekat dengan siswa. Keragamanan potensi daerah dapat
dijadikan sebagai laboratorium dan sumber pembelajaran. Tujuan jangka panjang agar generasi
penerus didaerah memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengelola potensi daerah secara mandiri,
kreatif dan produktif.
Konsep ini menjadi dasar disusunnya model pembelajaran “Wisata Lokal”. Desain model
pembelajaran “Wisata Lokal” ini terdiri dari: 1) Wisata lokal-kelas (local tourism-class), ruang kelas
didesain dengan aneka gambar dan produk potensi daerah, 2) Wisata lokal-informasi (local tourisminformation),
pembelajaran informasi potensi daerah berbasis web.
Sebagai model baru, maka perlu dilakukan penelitian melalui R&D. Tahapan R&D yang
digunakan merupakan kombinasi antara ADDIE Model dan Cennarno dan Kalk, dipadukan dengan
Circuler Model of R&D. Tahapan pertama kombinasi R&D ini adalah analysis. Tahapan analysis,
meliputi: 1) analisis kebutuhan; 2) identifikasi tujuan; 3) analisis pembelajaran; 4) karakteristik
pengguna yakni guru dan siswa; 5) menganalisis pengetahuan awal yang harus disiapkan berkenaan
dengan model pembelajaran “Wisata Lokal” yang direncanakan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


UNIMUS | Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang

email:Info@unimus.ac.id  http://unimus.ac.id