Penerapan terapi dzikir dalam menurunkan nyeri dada pada pasien Acute Coronary Syndrome di ruang Instalasi Gawat Darurat
(1) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(2) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(3) Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
(*) Corresponding Author
Abstract
Penyakit Acute Coronary Syndrome (ACS) menjadi suatu keadaan gawat darurat akibat tersumbatnya arteri koroner sehingga aliran darah yang menuju ke jantung akan berhenti secara tiba-tiba dan jaringan akan mati. Kondisi ini akan menimbulkan adanya rasa nyeri dada. Nyeri dada akan mempengaruhi kondisi fisik maupun psikologis penderita, sehingga perlu intervensi untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Salah satu intervensi non farmakologis yaitu menggunakan terapi dzikir. Tujuan studi kasus adalah untuk melakukan penerapan terapi dzikir yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis untuk menurunkan nyeri dada pada pasien ACS. Metode yang digunakan deskriptif studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek studi kasus adalah 3 pasien ACS dengan kriteria mengalami nyeri dada skala 4-6, berusia 55-65 tahun, beragama Islam, dan memperoleh terapi farmakologis aspirin. Intervensi terapi dzikir ini dilakukan sebanyak satu kali dengan durasi selama selama 17 menit setelah pemberian obat farmakologis. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian terapi dzikir. Hasil studi kasus menunjukkan ketiga subyek studi mengalami penurunan skala nyeri sebelum diberikan terapi dzikir yaitu skala nyeri sedang (4-6) dan setelah pemberian terapi dzikir yaitu turun menjadi nyeri ringan (1-3). Terapi dzikir dapat digunakan sebagai salah satu penatalaksanaan kombinasi untuk menurunkan nyeri dada pada pasien ACS.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Angelia, T. (2021). Efek Samping Aspirin. Jurnal Medika Hutama, 03, 1709–1712.
Bahadori, H., & Hosseini Amiri, M. (2022). Effect of Islamic Dhikr on Pain Severity and Quality During Dressing Change in Patients with Burns. Med Surg Nurs J, 11(2), 129924. https://doi.org/10.5812/msnj-129924
Bahrudin, M. (2018). Patofisiologi Nyeri (Pain). Saintika Medika, 13(1), 7. https://doi.org/10.22219/sm.v13i1.5449
Bambang Dwiputra, dr. (2018). Penyakit Jantung Koroner Mengenali Tanda dan Gejala Serangan Dini.
Chan, M. Y., Du, X., Eccleston, D., Ma, C., Mohanan, P. P., Ogita, M., Shyu, K. G., Yan, B. P., & Jeong, Y. H. (2016). Acute Coronary Syndrome in the Asia-Pacific region. International Journal of Cardiology, 202, 861–869. https://doi.org/10.1016/J.IJCARD.2015.04.073
Faza, F., & Sumarno. (2020). Efek Samping Aspirin : Aspirin-Exacerbated Respiratory Disease (AERD). In PHARMACEUTICAL JOURNAL OF INDONESIA 2019 (Vol. 5, Issue 1). http://.pji.ub.ac.id
Herawati, T., Keliat, B. A., & Waluyo, A. (2019). Perceptions of Self-care Readiness Among STEMI Patients Following Primary PCI. Enfermería Clínica, 29, 820–825. https://doi.org/10.1016/J.ENFCLI.2019.04.123
Himawan, R., Rosiana, anny R., Yulisetiyaningrum, Y., & ariyani, N. (2019). Pengaruh Terapi Dzikir Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Benigna Prostat Hyperplasia Di RSUD Ra. Kartini Jakarta. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(1), 229–235. https://doi.org/10.26751/JIKK.V10I1.646
Kandou, R. D., Tumade, B., Jim, E. L., Joseph, V. F. F., Skripsi, K., Kedokteran, F., Sam, U., Manado, R., & Kardiologi, B. (2016). Prevalensi Sindrom Koroner Akut Di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode 1 Januari 2014 - 31 Desember 2014. E-CliniC, 4(1). https://doi.org/10.35790/ECL.V4I1.10959
Khair, M., Jumaiyah, W., Purnamawati, D., Sofiani, Y., & Burmanajaya, B. (2025). Model Faktor Prediksi Kejadian Sindrom Koroner Akut Pada Pasien. Jurnal Keperawatan, 17. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan
Meneghetti, C. C., Guidolin, B. L., Zimmermann, P. R., & Sfoggia, A. (2017). Screening for Symptoms of Anxiety and Depression In Patients Admitted To a University Hospital With Acute Coronary Syndrome. Trends in Psychiatry and Psychotherapy, 39(1), 12–18. https://doi.org/10.1590/2237-6089-2016-0004
Muhibbah, Wahid, A., Agustina, R., & OskiiIlliandri. (2019). Karakteristik Pasien Sindrom Kooroner Akut Pada Pasien Rawat Inap Ruang Tulip Di RSUD Ulin Banjarmasin. Indonesian Journal for Health Sciences, 3(1), 6–12. http://journal.umpo.ac.id/index.php/IJHS/,
Pangestika, D. D., Trisyani, Y., & Nuraeni, A. (2020). The Effect of Dhikr Therapy on the Cardiac Chest Pain of Acute Coronary Syndrome (ACS) Patients. Nurse Media Journal of Nursing, 10(2), 200–210. https://doi.org/10.14710/NMJN.V10I2.25638
Perki. (2018). Pedoman Tata Laksana Sindrom Koroner Akut. Indonesian Heart Association 4th Ed.1.
Sastria, A. (2019). Pengaruh Terapi Dzikir terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Gastritis. In Jurnal Kesehatan (Vol. 10, Issue 2). Online. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik. Dewan Pengurus PPNI.
Sulistyawati, R., Probosuseno, & Setiyarini, S. (2019). Dhikr Therapy for Reducing Anxiety in Cancer Patients. Asia-Pacific Journal of Oncology Nursing, 6(4), 411–416. https://doi.org/10.4103/APJON.APJON_33_19
Willyono, A., Presley, B., Kamallan, C., Primayani, D., Setiawan, E., Herawati, F., Budiarto, G., Susanto, H., Haryo, P., Gondosudijanto, I., Irawati, L., Tjahjono, M., Meryana, M., Pranawa, P., Juslim, R. R., Irawati, S., & Wibowo, Y. I. (2018). Penyakit Kardiovaskular: Seri Pengobatan Rasional. Graha Ilmu, 1–2. http://grahailmu.id/product/penyakit-kardiovaskular-seri-pengobatan-rasional/
Article Metrics
Abstract view : 1 timesPDF - 2 times
DOI: https://doi.org/10.26714/hnca.v5i2.15679
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
View My Stats
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]


