Potensi Ekstrak Kulit Jeruk Pacitan (Citrus sinensis) sebagai Stimulus Regenerasi Sel pada Luka Bakar Rattus norvegicus

Rinza Rahmawati Samsudin, Anindita Riesti Retno Arimurti

Abstract


Luka bakar adalah kerusakan jaringan yang terjadi pada permukaan kulit. Eritema adalah respons peradangan yang pertama kali muncul di daerah peradangan selama proses penyembuhan luka bakar. Semakin cepat derajat eritema menurun, semakin cepat proses penyembuhan untuk luka bakar. Ekstrak kulit jeruk pacitan mengandung senyawa aktif d-limonen, flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat merangsang regenerasi sel dalam penyembuhan luka bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstraksi kulit jeruk Pacitan untuk mengurangi eritema pada Rattus norvegicus penyembuhan luka bakar derajat II. Penelitian ini bersifat eksperimental. Penelitian ini menggunakan 25 tikus putih yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan berbeda. Pada K0 sebagai kontrol, tikus putih yang mengalami luka bakar derajat II hanya diberikan aquadest, K1 diberi perlakuan luka bakar menggunakan normal saline, K2 diobati dengan ekstrak kulit jeruk Pacitan 40%, K3 diobati dengan luka bakar menggunakan ekstrak kulit jeruk Pacitan 60%. dan K4 diberikan perawatan luka bakar menggunakan ekstrak kulit jeruk Pacitan 80%. Perawatan dilakukan selama 7 hari. Data yang diperoleh dari penelitian kemudian dianalisis dengan Uji Parametrik One Way Analysis of Variance (ANOVA). Berdasarkan uji Homogenitas dengan mengolah data menggunakan uji Levene, diketahui bahwa nilai signifikansi 0,829> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data bersifat homogen. Sedangkan untuk uji normalitas pengolahan data menggunakan uji Shapiro-Wilk dimana nilai P> 0,05 dapat disimpulkan bahwa data data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit jeruk Pacitan selama 7 hari dapat mempercepat pengurangan eritema, secara signifikan dengan P <0,05.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Statistik Pengunjung

web
counter  

Creative Commons License
This work is licensed under a

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.