CAESAR (Caesalpinia EXTRACT) : PEWARNA ALAMI TANAMAN INDONESIA PENGGANTI GIEMSA
(1) Universitas Muhammadiyah Semarang
(2) Universitas Muhammadiyah Semarang
(3) Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author
Abstract
Pewarna giemsa memiliki kandungan bahan kimia yaitu eosin, methylene blue dan azzure (Gandasoebrata, 2007). Cairan giemsa sangat mudah terbakar dan menguap. Beracun jika tertelan, kontak langsung atau terhirup menyebabkan kerusakan organ-organ. Secang (Caesalpinia sappan L.) dapat digunakan sebagai pewarna alami karena mengandung Brazilin (C16H14O5) yang memiliki pigmen warna merah dan memiliki arah warna sesuai kadar pH. Proses pewarnaan dengan ekstrak secang pada preparat buccal smear menggunakan pelarut aquadest, metanol, (alkohol 96% + KOH 10% non evaporasi dan evaporasi), dan alkohol 96% ditambah buffer A+buffer B dengan cara diteteskan 3-5 tetes ekstrak secang dan pelarutnya, ditunggu selama 15 menit. Hasil dari pewarnaan diamati tampak atau tidaknya epitel pada preparat buccal smear. Hasil pengecatan dengan pelarut aquadest dan alkohol 96% tidak tampak adanya epitel serta warna. Pelarut metanol tampak adanya epitel dengan warna orange pudar, dengan alkohol 96% + KOH 10% non evaporasi tampak adanya epitel dengan warna pink. Hasil pengecatan dengan warna paling baik yaitu warna merah dari pelarut alkohol 96% + KOH 10% evaporasi.
Full Text:
PDFArticle Metrics
Abstract view : 2381 timesPDF - 34 times
DOI: https://doi.org/10.26714/jlabmed.3.2.2019.45-49
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Jurnal Labora Medika
Labora Medika at a Glance
Frequency2 Issues
per Year
per Year
LanguageIndonesian
& English
& English
Peer ReviewDouble
Blind
Blind
AccessOpen
Access
Access
e-ISSN2549-9939
LABORA MEDIKA
Journal of Medical Laboratory Technology
Wadah publikasi ilmiah berkualitas dalam bidang Teknologi Laboratorium Medik dan Ilmu Biomedik untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Quick Links
© 2026 Labora Medika – Journal of Medical Laboratory Technology, Universitas Muhammadiyah Semarang

