HUBUNGAN SANITASI SAYURAN DENGAN KEBERADAAN Soil Transmitted Helminth PADA LALAPAN KUBIS DAN KEMANGI DI WARUNG MAKAN LESEHAN BERTENDA KECAMATAN PEDAN KLATEN

Panji Pramana(1), Tri Mulyowati(2), Rinda Binugraheni(3*)


(1) Universitas Setia Budi
(2) Universitas Setia Budi
(3) Universitas Setia Budi
(*) Corresponding Author

Abstract


Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) infeksi yang sangat umum di dunia yang disebabkan oleh berbagai spesies cacing parasit. STH akan mencemari tanah dan melekat pada sayuran yang ditanam di tanah jika sayuran tidak dicuci, dikupas maupun dimasak dengan benar, sehingga telur bisa tertelan oleh manusia ketika memakan sayuran. Warung makan lesehan yang semakin banyak menyediakan sayur lalapan memunculkan pertanyaan dari peneliti terkait resiko kontaminasi dan penularan telur cacing dari sayur lalapan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan personal hygene pedagang dan sanitasi sayuran pada lalapan kubis dan kemangi di warung makan lesehan bertenda Kecamatan Pedan Klaten. Penelitian ini bersifat analisis observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Keberadaan telur cacing pada sampel sebanyak 28 lalapan kubis dan kemangi dari 14 warung makan lesehan bertenda diuji menggunakan metode sedimentasi. Untuk mengetahui pengaruh hygene pedagang dan sanitasi sayuran digunakan uji chi-square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan personal hygene terhadap keberadaan Soil Transmitted Helminths, tetapi terdapat hubungan sanitasi sayuran terhadap keberadaan STH pada lalapan kubis dan kemangi di warung makan lesehan bertenda Kecamatan Pedan Klaten.


Keywords


Sanitasi sayuran, soil transmitted helminths, kubis, kemangi

Full Text:

PDF

References


Adrianto, H. (2017). Kontaminasi Telur Cacing pada Sayur dan UpayabPencegahannya. BALABA, 13(2), 105–114.

Agni, F. (2018). Identifikasi Telur Cacing STH (Soil transmitted Helminth) Pada Daun Kemangi (studi Jln. Kemuning, Candimulyo, Kabupaten Jombang). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekian Medika Jombang.

CDC. (2020). Parasites - Soil- transmited helminths. https://www.cdc.gov/globalhealth.html

Kementrian Kesehatan RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2017 Tentang Penanggulangan Cacingan.

Khaidirman, D. K. (2017). AKTIVITAS ANTIFUNGAL EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) TERHADAP BIAKAN Candida albicans SECARA in vitro. Universitas Sumatra Utara.

Lobo, N. (2019). Kontaminasi telur cacing soil-transmitted helmints (STH) pada sayuran kemangi pedagang ikan bakar di kota Palu Sulawesi Tengah. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 26(2), 65–70.

Nugroho, C., Djanah, S. N., & Mulasari, S. A. (2010). Identifikasi Kontaminasi Telur Nematoda Usus Pada Sayuran Kubis (Brassica Ooeracea) Warung Makan Lesehan Wonosari Gunungkidul Yogyakarta Tahun 2010. KESMAS, 4(1), 67–75.

Nurainy, F. (2018). Buku Pengetahuan Bahan Nabati I. Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Prianto, J., U, T. P., & Darwanto. (2017). Atlas Parasitologi Kedokteran (P. Hadidjaja & S. Gandahusada (eds.)). PT Gramedia Pustaka Umum.

Purba, S. F., Chahaya, I., & Marsaulina, I. (2012). Pemeriksaan Escherichia Coli Dan Larva Cacing Pada Sayuran Lalapan Kemangi (Ocimum basilicum), Kol (Brassica oleracea L. var. capitata. L.), Selada (Lactuca Sativa L.), Terong (Solanum melongena) Yang Dijual Di Pasar Tradisional, Supermarket Dan Restoran. Universitas Sumatera Utara, 1–7.

Rahmani, A. (2015). Pengelolaan Air dalam Industri Pangan Pengelolaan Air dalam Industri Pangan. 12, 01–13.

Safitri, R. (2018). Identifikasi Kontaminasi Telur Soil Transmitted Helminths (STH) Pada Lalapankubis (Brassica Oleracea) Di Warung Makan Kaki Lima Sepanjang Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Kota Bandar Lampung. Universitas Lampung.

Safwan, Sugara, T., & Rohmi, M. K. (2016). Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi ( Ocimum sanctum L .) Terhadap Motilitas Dan Konsentrasi Spermatozoa Mencit Jantan ( Mus musculus ). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 1(September 2016), 173–181.

Soekidjo, N. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT RINEKA CIPTA.

Suhanda, R. (2012). Hygene Sanitasi Pengolahan Dan Analisa Boraks Pada Bubur Ayam Yang Dijual Di Kecamatan Medan Sunggal Tahun 2012. Universitas Sumatra Utara.

Sunarno, J. M., & Latifah, N. (2019). Gambaran telur cacing pada lalapan kubis di warung makan wilayah kota Banjarnegara. Medsains, 5(01), 31–38.

Wardhana, K. P. (2014). Identifikasi Telur Soil Transmitted Helminths (STH) Pada Lalapan Kubis (Brassica Oleracea) Di Warung-Warung Makan Universitas Lampung. Universitas Lampung.

WHO. (2020). Soil-transmitted helminth infections. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/soil-transmitted-helminth-infections

Widjaja, J., Lobo, L. T., Oktaviani, & Puryadi. (2014). Prevalensi dan jenis telur cacing soil transmitted helmints (STH) pada sayuran kemangi pedagang ikan bakar di Kota Palu. Jurnal BUSKI, 5(2), 61–66.

Yulia. (2016). Hygene Sanitasi Makanan, Minuman Dan Sarana Sanitasi Terhadap Angka Kuman Peralatan Makan Dan Minum Pada Kantin. Jurnal Vokasi Kesehatan, II(1), 55–61.


Article Metrics

Abstract view : 10 times
PDF - 0 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jlabmed.6.1.2022.22-28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Panji Pramana, Tri Mulyowati, Rinda Binugraheni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung Laboratorium Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740295
Email: jlabmed@unimus.ac.id