Standardisasi Keamanan Tongkang Alnair Berukuran 320 × 90 × 20 Feet Muatan Batubara pada Kondisi Perairan Tropical Fresh Water di Indonesia

Hartono Yudo, Wilma Amiruddin, Mahendra Guna Satriananta, Rohmat Bagus Sucipto, Dewa Anjar Nyawa

Abstract


Tongkang adalah sebuah bangunan apung laut untuk mengangkut muatan curah, salah satunya adalah batubara. Tongkang ini nantinya ditarik oleh tug boat yang kemudian batubara tersebut dimuat ke vessel menggunakan floating crane atau crane. Batubara secara umum memiliki massa jenis 1346 Kg/ , yaitu jenis batubara bitumen padat. Dalam proses pemuatan batubara, terdapat standar keamanan di tongkang maupun vessel. Yakni tidak melebihi garis Plimsoll Mark sesuai dengan daearah/musim dimana kapal tersebut berlayar. Sudah tertera di Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomer 39 Tahun 2016 tentang garis muat dan pemuatan yang diatur dalm pasal 39 ayat (2) yakni: pemuatan di kapal tidak boleh melebihi garis muat yang telah ditentukan di dalam sertifikat garis muat. Apabila dilanggar, dijelaskan juga dalam Ban VI tentang sanksi yaitu pasal 65 ayat (1): setiap kapal yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam peraturan Menteri ini akan dikenakan sanksi administrative berupa: a). peringatan tertulis b). pembekuan sertifikat c). pencabutan sertifikat.


Keywords


Batubara, Plimsoll Mark, Vessel, Crane, Tongkang.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 62 times
PDF - 14 times

DOI: https://doi.org/10.26714/traksi.19.2.2019.63-75

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 T R A K SI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


TRAKSI : Majalah Ilmiah Teknik Mesin

ISSN : 1693-3451 (Pinted) e-ISSN : 2579-9738 (Online)

Published by: Mechanical Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Semarang   

 
ADDRESS

Jl. Kasipah No. 12 Semarang

E-mail: traksi@unimus.ac.id Call: 0248445768


Sponsors

Asosiasi Profesi Teknik Indonesia (APTI)

Website: www.apti.or.id