Kajian Mitos dalam Novel 'Aroma Karsa' Karya Dewi Lestari Perspektif Ekologi Budaya (The Myth Study inside of ‘Aroma Karsa’ Novel By Dewi Lestari Perspective of Culture Ecology)

Galuh Farah Rahma Yunita(1*), Sugiarti Sugiarti(2)


(1) Universitas Muhammadiyah Malang
(2) Universitas Muhammadiyah Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


Lingkungan budaya dengan segala kompleksitasnya mampu memberikan sumbangan terhadap lahirnya mitos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta-fakta mitos, fungsi mitos, dan keterkaitan mitos dengan lingkungan budaya. Ekologi budaya dipilih sebagai pendekatan, karena masyarakat dan lingkungan budaya tidak dapat dipisahkan dari aspek penciptaan karya sastra. Adapun teori yang digunakan adalah strukturalisme Claude Levi-Strauss berupa miteme yaitu unsur-unsur terkecil dalam mitos. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk mendeskripsikan mitos-mitos dalam novel dengan melibatkan lingkungan budaya. Data penelitian berupa sekuen cerita, kutipan satuan cerita berwujud kutipan langsung, dialog, dan monolog tentang mitos. Sumber data penelitian berasal dari novel Aroma Karsa karya Dewi Lestari. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka berupa membaca novel Aroma Karsa karya Dewi Lestari, dan ditunjang dengan buku dan sumber lain yang relevan dengan rumusan masalah. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data, menganalisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu mengungkapkan fakta-fakta mitos melalui rangkaian peristiwa, miteme yang menghadirkan Puspa Karsa sebagai tokoh sakral, kehidupan Puspa Karsa, dan benda-benda yang terungkap dalamnya. Kehadiran Puspa Karsa dan tokoh-tokoh mitologi lainnya memberikan fungsi tersendiri, salah satunya untuk memberikan pemahaman bahwa ada kekuatan lain yang hidup berdampingan dengan manusia. Lokasi taman Puspa Karsa memanfaatkan Lingkungan budaya masyarakat Jawa Tengah yang melahirkan beragam mitos, namun masih diyakini kebenarannya.

Kata kunci: mitos, kajian budaya, miteme

ABSTRACT

Cultural environment with all of the complexity is able to contribute to the existence of myths. This research aims to describe mythical facts, mythical function, and relation between myths with cultural environment. Cultural ecology is chosen as an approach, because society and cultural environment cannot be separated from creation of literary aspect. The theory used is the structuralism of Claude Levi-Strauss in the form of mytheme that is the smallest elements in the myth. The research uses descriptive analysis method in order to describe the myths in the novels by involving cultural environment. The data in this study are sequence story, story unit quotes in form of direct quotation, dialogue and monologues about myths. The research sources are from Dewi Lestari’s Aroma Karsa novels. Data collection is carried out through literature studies in the form of reading Aroma Karsa, novel by Dewi Lestari also supported by another books and relevant sources for adjust the problem statement. Data analysis has done by identifying data, classifying data, analyzing data, and concluding the data. The result of the study were to reveal mythical facts through some events, a mytheme that presented Puspa Karsa as a sacred figure, the life of Puspa Karsa, anda objects revealed in it. The presence of Puspa Karsa and other mythological figure provides its own function, one of which is to provide an understanding that there are other forces that coexist with humans. The location of Puspa Karsa park makes use of the cultural environment of the Central Java people which raisesariety of myths, but the truth is still believed.



Keywords


myth; culture study; mytheme

Full Text:

PDF

References


Angelina, D. (2018). Mitos Radhin Saghara Kajian Strukturalisme Levi Strauss. Semiotika. 18(2).

Astrea. K. (2017). Mitos Masyarakat Jawa dalam Novel Centhini: 40 Malam Mengintip Sang Pengantin (Kajian Antropologi Sastra). Edu-Kata. 4 (1).

Ayatullah, H. (2012). Makna Kultural Mitos dalam Masyarakat Budaya Masyarakat Banten. Antropologi Indonesia. 33(3). Retrieved from http://journal.ui.ac.id/index.php/jai/article/view/2461.

Endrawarsa, S. (2016). Metode Penelitian Ekologi Sastra. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Fitri, A. Z. (2012). Pola Interaksi Harmonis Antara Mitos, Sakral dan Kearifan Lokal Masyarakat Pasuruan. el Harakah. 4(1). Retrieved from http://ejournal.uinmalang.ac.id/index.php/infopub/article/view/2198.

https://journal.unesa.ac.id/index.php/paramasastra/article/view/2727/1752.

Irmawati. (2017). Mitos Masyarakat Papua dalam Novel Isinga Karya Dorothae Rosa Herliany. Bastra. 1(4). Retrieved from http://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/2337.

Iswidayati, S. (2007). Fungsi Mitos dalam Kehidupan sosial Budaya Masyarakat Pendukungnya. Harmonia. 8 (2). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/harmonia/article/view/790.

Lestari, D. (2018). Aroma Karsa. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Maftuhah. (2018). Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu. Annaba: Jurnal Pendidikan Islam. 4 (11).

Retrieved from http://ejournal.kopertais4.or.id/pantura/index.php/annaba/article/download/3235/2

Mulyani, W. (2018). Mitos dalam Novel Manusia Langit Karya J.A Sonjaya.

Paramasastra. 5(1). Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/paramasastra/article/view/2727/1752.

Rafiek. (2012). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2016). Teori Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rosmana, T. (2010). Mitos dan Nilai dalam Cerita Rakyat Masyarakat Lampung. Patanjala. 2(2). Retrieved from https://ejurnalpatanjala.kemendikbud.go.id/patanjala/index.php/patanjala/article/view/165.

Sugiarti. (2014). Pertautan Antara Aspek Intelektual dan Mistis dalam Novel Lanang Karya Yonathan Rahardjo. Litera, 13(2). Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/2583.

Sugiarti. (2017). Kajian Ekobudaya Pada Novel Tirai Menurun Karya NH. Dini. Atavisme, 20(1), 110-121. Retrieved from http://atavisme.web.id index.php/atavisme/article/view/277.

Widiastuti, H. (2015). Pamali dalam Kehidupan Masyarakat Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Lokabasa, 6(1). Retrieved from http://ejournal.upi.edu/index.php/lokabasa/article/view/3149.

Wiyatmi. (2013). Sosiologi Sastra: Teori dan Kajian terhadap Sastra Indonesia. Kanwa Publisher.


Article Metrics

Abstract view : 815 times
PDF - 5 times

DOI: https://doi.org/10.26714/lensa.9.2.2019.156-173

Refbacks



Copyright (c) 2019 Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0

 

 

Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya (Lensa)
p-ISSN: 2086-6100; e-ISSN: 2503-328X
Published by: Faculty of Foreign Language and Culture,Universitas Muhammadiyah Semarang

 

Member of: