Women, Mothers, and Monsters in Leïla Slimani's Novel "Dans Le Jardin de l'Ogre"

Siti Aisyah Yasmin(1), Wening Udasmoro(2*), Sajarwa Sajarwa(3)


(1) Universitas Gadjah Mada
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Novel Dans le Jardin de l'Ogre (2014) karya Leïla Slimani mengandung aspek-aspek yang menjelaskan konstruksi seksualitas perempuan dengan penggambaran yang keluar dari pandangan mainstream yang normatif. Penggambaran perempuan sebagai mothers di satu sisi dan monster di sisi lain menjadi aspek yang ditinjau dalam penelitian ini dengan menggunakan lensa konsep women as mothers dan monsters karya Rossi Braidotti. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi cerita (content analysis). Metode tersebut digunakan untuk dapat meninjau lebih jauh narasi yang terdapat di dalam novel sesuai dengan aspek-aspek yang ada pada teori. Data yang terdiri dari narasi dan dialog antar tokoh dikumpulkan dan dikategorikan sesuai dengan polarisasi perempuan sebagai mothers dan monsters. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak catat. Hasil penelitian mengenai konstruksi seksualitas ini menunjukkan penginternalisasian nilai yang mendukung terjadinya konstruksi seksualitas perempuan di dalam novel Dans le Jardin de l'Ogre. Penginternalisasian nilai-nilai tersebut menyebabkan seorang perempuan harus menerima konsekuensi ketika ia menunjukkan seksualitasnya yang secara umum diposisikan keluar dari norma.

 

Leïla Slimani's novel Dans le Jardin de l'Ogre (2014) examines the elements that influence the development and construction of female sexuality. Borrowing from the theories of Rossi Braidotti, aspects of motherhood and monstrosity are explored through this research. Content analysis is used as the research method, as it enables the convenient review of applicable and relevant data, i.e. the polarization between mothers and monsters. This study employs the notes technique as its research technique. It finds that, in Dans le Jardin de l'Ogre, women are depicted as internalizing values that support the dominant constructs of their sexuality. As a result, women face severe consequences if they exhibit sexuality that is considered as outside the norms.


Keywords


construction, female sexuality, mother, monster

Full Text:

PDF

References


Asmara, R., & Kusumaningrum, W. R. (2018). Pembongkaran Puitik terhadap Diksi-Diksi Gender dalam Sajak-Sajak Dorothea: Kontra Hegemoni Dunia Penciptaan Kaum Lelaki. Poetika : Jurnal Ilmu Sastra, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.22146/poetika.v6i1.34842

Braidotti, R. (1997). Writing on the Body: Female Embodiment and Feminist Theory (K. Conboy, N. Medina, & S. Stanbury, Eds.). Columbia University Press.

Delphy, C., & Hills, R. (2016). Close to Home: A Materialist Analysis of Women’s Oppression (D. Leonard, Trans.). London ; New York: Verso.

Fatmi, S. (2018). La deconstruction du masculin dans les écrits féminins: Du conflit des genres à un consesus scriptuaire ? Romantica Silesiana, 2, 125–133. Retrieved from https://www.wydawnictwo.us.edu.pl/sites/wydawnictwo.us.edu.pl/files/00_romanica_silesiana_2018_2_14.pdf#page=126

Firestone, S. (2003). The Dialectic of Sex: The Case for Feminist Revolution. Farrar, Straus and Giroux.

Foucault, M. (2012). The History of Sexuality: An Introduction. Knopf Doubleday Publishing Group.

Frelick, N. (2001). Female Infidelity: Ideology, Subversion, and Feminist Practice in Marguerite de Navarre’s Heptaméron. Dalhousie French Studies, 56, 17–26. JSTOR. Retrieved from https://www.jstor.org/stable/40836768

Groneman, C. (1994). Nymphomania: The Historical Construction of Female Sexuality. Signs: Journal of Women in Culture and Society, 19(2), 337–367. https://doi.org/10.1086/494887

Naccach, N. (2018). La nymphomanie au féminin. Dans le jardin de l’ogre de Leïla Slimani, le corps s’écri(e)ra et n’en fera qu’à sa tête. Retrieved from https://voixdelles.hypotheses.org/173

Nurhamida, Y. (2013). POWER IN MARRIAGE PADA IBU BEKERJA DAN IBU RUMAH TANGGA. Jurnal Psikogenesis, 1(2), 185–198. https://doi.org/10.24854/jps.v1i2.45

Slimani, L. (2019). Dans le jardin de l’ogre. Faber & Faber.

Slipp, S. (1993). Projective Identification and Misogyny. In Freud, Women, and Feminism. The Freudian Mystique (pp. 46–58). NYU Press. JSTOR. Retrieved from https://www.jstor.org/stable/j.ctt9qg3mt.9

Udasmoro, W. (2006). Abortion Policy in Indonesia and the Politics of Sexuality (PhD Dissertation). University of Geneva.

Udasmoro, W. (2012). Konsep Nasionalisme Dan Hak Reproduksi Perempuan: Analisis Gender Terhadap Program Keluarga Berencana Di Indonesia. Humaniora, 16(2), 147–154.

Udasmoro, W. (2017a). Reproduksi Womanhood dalam Novel Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi Karya Asma Nadia. 1(2), 182–200.

Udasmoro, W. (2017b). Women and the Repoduction of Literary Narratives in the Construction of Nation. Litera Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Dan Pengajarannya, 16(2), 180–188.


Article Metrics

Abstract view : 512 times
PDF - 2 times

DOI: https://doi.org/10.26714/lensa.10.2.2020.179-189

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0

 

 

Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya (Lensa)
p-ISSN: 2086-6100; e-ISSN: 2503-328X
Published by: Faculty of Foreign Language and Culture,Universitas Muhammadiyah Semarang

 

Member of: