PENERAPAN BLOWING BALLON EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN

Pipit Audina Kartika Timur(1*), Yasinta K Dakhi(2), Theresia Budi Lestari(3)


(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus
(3) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus
(*) Corresponding Author

Abstract


Gangguan pernapasan seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini ditandai dengan adanya obstruksi jalan napas, penurunan ventilasi alveoli, serta gangguan pertukaran gas yang berdampak pada penurunan saturasi oksigen dan peningkatan frekuensi napas. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan, salah satunya adalah teknik relaksasi pernapasan breathing relaxation melalui blowing balloon exercise. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan blowing balloon exercise terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas pada pasien dengan masalah pernapasan. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian terdiri dari dua pasien dengan diagnosis medis PPOK dan suspek TB paru yang dirawat di ruang rawat penyakit dalam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pemeriksaan fisik meliputi pengukuran saturasi oksigen, frekuensi napas, dan keluhan sesak napas sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi blowing balloon exercise diberikan selama 2 hari dengan frekuensi 3 sesi dalam sehari, setiap sesi terdiri dari 8 kali tiupan dengan durasi 10–15 menit sesuai toleransi pasien. Variabel yang diukur meliputi saturasi oksigen (SpO₂) dan frekuensi napas (RR) yang diobservasi sebelum, selama, dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil pengelolaan kasus menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas pada kedua pasien setelah diberikan blowing balloon exercise. Pasien PPOK dan TB Paru  menunjukkan peningkatan SpO₂ yang lebih stabil disertai penurunan RR, Secara subjektif, kedua pasien melaporkan penurunan sesak napas sehingga bisa bernafas dengan lega dan dapat meningkatkan  rasa nyaman setelah intervensi.

Keywords


Blowing ballon exercise; Saturasi oksigen; Frekuensi napas; PPOK; Tuberkulosis Paru

Full Text:

PDF

References


Artanti, N., Fauziah, F., Zahra, M., Fitri, A., Maulina, C., & Hendriyani, M. E. (2025). Jurnal Biologi Tropis The Effect of Physical Activity on Respiratory Rate in Humans.

Astriani, N. M. D. Y., Dewi, P. I. S., & Yanti, K. H. (2020a). Relaksasi Pernafasan dengan Teknik Ballon Blowing terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 426–435. https://doi.org/10.31539/jks.v3i2.104

Bella, M. S., Inayati, A., & Ayubbana, S. (2023). Implementation Of Deep Relaxation To Increase Oxygen Saturation In COPD Patients In The Lung Room Of RSUD Jend. Ahmad Yani Metro City. Cendikia Muda, 3(September), 416–423. https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/487

Dharma, B. S. (2023). Preventing Dropouts in Tuberculosis Treatment with “ Griya Bebas TBC .” Iccs.

Hidayat, A. S., Sofiani, Y., & Agung, R. N. (2024). Health Science Journal. Health Science Journal, 15(1), 219–229. https://doi.org/0.34305/jikbh.v15i01.1083

Kosayriyah, S. D., Hafifah, V. N., Munir, Z., & Rahman, H. F. (2021). Analisis Efektifitas Pursed Lip Breathing dan Balloon Blowing untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen pada Pasien COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease): Analysis of Effectiveness of Pursed Lip BreaKosayriyah, S. D., Hafifah, V. N., Munir, Z., & Rahman,. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(2), 328–334. https://jsk.jurnalfamul.com/index.php/jsk/article/view/252

Made, N., Yunica, D., Ariana, P. A., Indah, P., Dewi, S., & Heri, M. (2020). PKM : Pelatihan Relaksasi Nafas Ballon Blowing Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Warga Desa Bungkulan Singaraja. 2, 1–7.

Mayulu, B. C., Taqiah, Y., & Nurwahidah, N. (2025). Penerapan Blowing Balloon Therapy Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Ruang IGD . JINC : Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(4), 7463–7475.

Rahmat Hidayat Djalil, Zainar Kasim, & Chairini Chairini. (2025). Diaphragmatic Breathing Exercise dengan Menggunakan Teknik Ballon Blowing Terhadap Frekuensi Napas pada Pasien TB Paru. Jurnal Kesehatan Amanah, 8(1), 01–12. https://doi.org/10.57214/jka.v8i1.659

Riyadi1, S., Munip2, A., Junaidi3, A., Buaja4, T., Shaddiq5, S., Nining, & Andriani6. (2025). No Title 済無 No Title No Title No Title. 6, 167–186. https://doi.org/10.1002/14651858.CD015705.pub2.www.cochranelibrary.com

Suharno, M. D., Suidiana, I. K., Dian, N., Bakar, A., Amin, M., Sukartini, T., & Winoto, A. (2020). The Effectiveness of Ballon Blowing Exercise on Increasing Expiratory Forced Volume Value in 1 Second (FEV1) and Oxygen Saturation among COPD patients. International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS), 3(4), 513–519.

Sumarni, R., Suwarni, A., & Pradipto, T. (2025). THE EFFECT OF BALLOON BLOWING THERAPY IN PATIENTS WITH. 9(1).

Surya Manurung, S., Panggabean, R., Damanik, H., & Sagala, D. S. P. (2022). Pengaruh Breathing Relaxation Dengan Tehnik Ballon Blowing Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Tuberculosis Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 8(2), 120–124. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v8i2.1095

Urbanowski, M. E., Ordonez, A. A., Ruiz-bedoya, C. A., Jain, S. K., & Bishai, W. R. (2021). HHS Public Access. 20(6), 1–27. https://doi.org/10.1016/S1473-3099(20)30148-1.Cavitary

Viarasilpa, T., Tongyoo, S., & Permpikul, C. (2021). Effect of adjunctive corticosteroid therapy on outcomes in pulmonary tuberculosis patients with acute respiratory failure : a cohort study. 29.

Wang, D., Cong, Y., Deng, Q., Han, X., Zhang, S., Zhao, L., Luo, Y., & Zhang, X. (2021). Physiological and disease models of respiratory system based on organ-on-a-chip technology. Micromachines, 12(9), 1–23. https://doi.org/10.3390/mi12091106

World Health Organization. (2024). Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) – Fact sheet.


Article Metrics

Abstract view : 58 times
PDF - 18 times

DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v7i1.20618

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Pipit Audina Kartika Timur, Yasinta K Dakhi, Theresia Budi Lestari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats

Universitas Muhammadiyah Semarang

Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang

Phone: 02476740287
Fax: 02476740287
Email: [email protected]