PEMODELAN KETAHANAN PANGAN KEDELAI (GLYSINE SOYA MAX (LENUS&MERRIL)) DI PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN PENDEKATAN SPATIAL REGRESSION

Fathikatul Arnanda, Yusnia Kriswanto, Imaroh Izzatun, Devi Nurlita, Azqia Fajriyani, Tiani Wahyu Utami

Abstract


Masalah pangan merupakan salah satu masalah nasional. Kedelai merupakan salah satu sumber bahan komoditas pangan yang telah lama dibudidayakan di Indonesia, yang saat ini tidak hanya diposisikan sebagai bahan baku industri pangan, namun juga ditempatkan sebagai bahan baku industri non-pangan. Beberapa produk yang dihasilkan antara lain tempe, tahu, es krim, susu kedelai, tepung kedelai, minyak kedelai, pakan ternak ,dan bahan baku industri. Sifat multiguna yang ada pada kedelai menyebabkan tingginya permintaan kedelai di dalam negeri. Selain itu, manfaat kedelai sebagai salah satu sumber protein murah membuat kedelai semakin diminati. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel endogenous, yakni nilai total produktifitas kedelai (Y) berdasarkan Kabupaten-Kota di Jawa Tengah dan Variabel Exogenous luas panen kedelai di Kabupaten-Kota di Jawa Tengah (X) dan total produksi kedelai di Kabupaten-Kota di Jawa Tengah(X₂) Penelitian ini mengkaji efek dependensi spasial dengan menggunakan pendataan area. Spatial regression dengan lag di variable independen dinamakan Spatial Lag X (SLX). Model SLX merupakan model regresi linier lokal yang menghasilkan dugaan parameter model regresi yang bersifat lokal.
Kata Kunci : Ketahanan Pangan, Kedelai, Spasial Regresi, SLX

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 420 times
PDF - 451 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Statistika