METODE DBSCAN UNTUK PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN PRODUKSI PADI SAWAH DAN PADI LADANG

Diah Safitri, Triastuti Wuryandari, Rita Rahmawati

Abstract


Padi merupakan tanaman yang penting di Jawa Tengah karena nasi merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat di Jawa Tengah. Provinsi Jawa Tengah terdiri dari 35 kabupaten/kota, dalam penelitian ini berdasarkan produksi padi sawah dan padi ladang, kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah akan dikelompokkan menjadi beberapa kelompok menggunakan metode Density  Based Spatial Clustering Algorithm With Noise (DBSCAN)berdasarkan produksi padi sawah dan padi ladang, dimana pada masing-masing kelompok dapat dilihat karakteristiknya mengenai potensi produksi padi sawah dan padi ladang. Metode DBSCAN adalah metode yang tangguh untuk mendeteksi noise. Kelompok 1 terdiri dari Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah selain yang sudah masuk dalam kelompok 2 dan 3, kelompok 1 adalah kelompok yang mempunyai hasil produksi padi sawah terendah dibandingkan dengan kelompok yang
lain. Kelompok 2 adalah kelompok yang mempunyai hasil produksi padi ladang tertinggi dibandingkan dengan kelompok yang lain. Kelompok 2 terdiri dari Kabupaten
Kebumen dan Kabupaten Blora. Kelompok 3 terdiri dari Kabupaten Sragen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Pati, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Brebes, adalah
kelompok yang mempunyai hasil produksi padi sawah tertinggi dibandingkan dengan kelompok yang lain. Pada penelitian ini ditemukan 2 noise, yaitu Kabupaten Cilacap
dan Kabupaten Wonogiri.
Kata Kunci: DBSCAN, Padi Sawah, Padi Ladang

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 462 times
PDF - 126 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang