HUBUNGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN BSL-2 TERHADAP RISIKO K3 DI LABORATORIUM RSUD dr. SLAMET KOTA GARUT SELAMA PANDEMI
(1) Universitas Muhammadiyah Semarang
(*) Corresponding Author
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Azzahri, M. L., & Ikhwan, K. (2019). Hubungan Pengetahuan Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dengan Kepatuhan Penggunaan APD Pada Perawat di Puskesmas Kuok, PREPOTIF. Kesehatan Masyarakat, 3(1), 50–57.
Dewan Pimpinan Pusat, PATELKI. 2021. Jaminan Perlindungan dan Keselamatan Kerja ATLM. Organisasi Profesi PATELKI. Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Pedoman Biorisiko Laboratorium Institusi. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB) Anggota IKAPI. Jakarta.
Kurniawati, J., 2015. Hubungan Praktik Penerapan Standart Operating Prosedure (SOP) dan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Perawat Unit Perinatalogi di RSUD Tugurejo Semarang. KTI. Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
Nurdiani, C. U., & Krianto, T. (2019). Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) di laboratorium pada mahasiswa Prodi Diploma Analis Kesehatan Universitas Mh Thamrin. Ilmiah Kesehatan, 11(2), 88–93.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)., 2020. Penyakit Virus Corona 2019. Jurnal Respirologi Indonesia. Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta. 40. 2. pp.121-122.
Purnawarman, A. 2020. Pedoman Manajemen Biorisiko Laboratorium Terkait Covid-19. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta.
Wijayanti, Winarsunu, T. 2020. Psikologi Keselamatan Kerja. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang
Article Metrics
Abstract view : 869 timesPDF - 16 times
DOI: https://doi.org/10.26714/jlabmed.6.2.2022.41-48
Refbacks
Copyright (c) 2022 Toeti Rahajoe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
per Year
& English
Blind
Access
Wadah publikasi ilmiah berkualitas dalam bidang Teknologi Laboratorium Medik dan Ilmu Biomedik untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kemajuan ilmu pengetahuan.

