IDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PENYEBAB DERMATOFITOSIS PADA JARI KAKI PETANI DI DESA BOJONGSARI, BANYUMAS.

Afriska Nurhidayah(1), Kurnia Ritma Dhanti(2*), Supriyadi Supriyadi(3)


(1) Universitas Muhammadiyah Purwokerto
(2) Universitas Muhammadiyah Purwokerto
(3) Universitas Muhammadiyah Purwokerto
(*) Corresponding Author

Abstract


Dermatofitosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kolonisasi jamur dermatofita pada jaringan yang mengandung keratin seperti stratum korneum kulit, rambut dan kuku pada manusia. Dermatofitosis tersebar di seluruh dunia dengan prevalensi yang berbeda-beda tiap negara dan Indonesia menempati urutan kedua. Tingginya kasus tersebut didukung dengan Indonesia merupakan salah satu negara beriklim tropis yang memiliki suhu dan kelembaban tinggi, dimana merupakan suasana yang baik bagi pertumbuhan jamur, higiene juga berperan untuk timbulnya penyakit ini, sehingga jamur dapat ditemukan hampir di semua tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya jamur patogen penyebab dermatofitosis pada kerokan kulit sela-sela jari kaki petani di Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 8 petani. Pengambilan sampel uji berupa kerokan kulit sela-sela jari kaki petani yang menunjukkan karakteristik dermatofitosis. Berdasarkan hasil penelitian secara makroskopis (warna koloni, warna balik koloni, hifa udara, tekstur permukaan, tepi koloni, pola koloni dan diameter koloni) sedangkan pengamatan mikroskopis (spora dan hifa) menunjukkan adanya jamur Aspergillus sp. (2 isolat), Penicillium sp. (7 isolat) dan Trichophyton sp. (1 isolat). Kesimpulan dari penelitian ini, dari 8 sampel diperoleh 10 isolat jamur patogen meliputi jamur Aspergillus sp., Penicillium sp. dan Trichophyton sp.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 109 times
PDF - 20 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.