Peningkatan Mesin Cetak dan Kekuatan Mekanik Batu Bata Press Menggunakan Mesin Cetak Kapasitas 1000 Buah/Jam pada Usaha Keluarga di Desa Kalipucang Kulon

Solechan Solechan, Aris Kiswanto

Abstract


Kota Jepara salah satu kota dimana terdapat peluang usaha untuk memenuhi kebutuhan batubata. Sentra batu bata salah satunya berada di desa Kalipucang Kulon kecamatan Welahan. Dari kekuatan mekanik batu bata masih di bawah standar, densitas rendah, porositas tinggi dan warna merah. Batu bata mengandung pasir besi dan jenis tanah lempung merah. Usaha pembuatan batu bata di desa Kalipucang Kulon sebanyak 54 buah
yang terdaftar di kantor Kelurahan tahun 2015. Banyak terjadi permasalahan di mitra UK batu bata Kalipucang Kulon, antara lain, pembuatan batu bata konvesnsional dan ukuran batu bata tidak standar SNI. Aspek pemasaran masih menunggu pembeli, manajeman usaha bersifat kekeluargaan dan minimnya strategi pemasaran,modal terbatas, dan kurangnya informasi mengakses pinjaman modal. Tujuan pengabdian pada masyarakat Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu pembuatan mesin batu bata untuk meningkatkan produksi, pembuatan dan pemeliharaan website e-commerce untuk jual produk batu bata, manajemen usaha, strategi pemasaran, member informasi dan pendampingan mendapatkan modal usaha. Metode yang dipakai
adalah Workshop pembuatan dan pengoperasian mesin batu bata press sesuai standar SNI, pelatihan pembuatan dan pemeliharaan website e-commerce, memberikan pelatihan kewirausahaan, strategi pemasaran
produk, member informasi dan pendampingan untuk mendapatkan modal usaha,dan cara mengakses bantuan dana. Hasilnya dengan penerapan mesin batu bata press manpu meningkatkan 880% dibandingkan dengan
manual tenaga manusia. Kekuatan mekanik batu bata merah paling optimal dimiliki oleh komposisi campuran dengan kode B3 dengan kekuatan tekan 41.712 Kg/cm2 dan densitas 25,87 kg/m3. Peningkatan produksi dengan sifat mekanik batu bata press mampu meningkatkan pendapatan usaha keluarga dan kualitas batu bata.

Kata kunci: Kalipucang, batu bata, mesin, ektruder, densitas

Abstract

Jepara is one of town where there is a business opportunity to meet the need of bricks. The brick industry center is located in Kalipucang Kulon Village, Welahan Subdistrict. Seen from the mechanical power, the bricks are still below the standard, with low density, high porosity, and red in color. Bricks contain iron sand and are made of red clay soil. There are 54 registered business entities of bricks in Kalipucang Kulon Village in 2015. There have been a lot of problems faced by the partner of the community service program in Kalipucang Kulon Village, such as the brick making is still conventional and the dimensions are not based on the (Indonesian National Standard or SNI. The marketing aspect is that they still wait for buyers. Besides, the management is family-based, the marketing strategies are still minimal, the capical is limited, and there is a lack of information about how to access capital loan. The Community Partnership Program was aimed at creating a brick making machine that would increase the production rate, creating and maintaining e-commerce website to sell the bricks, teaching about business management and marketing strategies, and giving information and assistances to get venture capital. Method applies was by giving a workshop on creating and operating press brick machine based on the SNI, training on creating and maintaining ecommerce website, training on entrepreneurship, and product marketing strategies, and giving information and assistances to get venture capital and how to access capital loan. The result showed that by using the press brick machine, the production had been increasing up to 880% compared to when making manually. The most optimal mechanical power of red bricks was when the bricks were made of the composition of mixture coded B3 with compressive strength of 41.712 Kg/cm2 and density of 25,87
kg/m3. The production increase using press brick machine has improve the family’s revenue as well as the bricks’ quality itself.


Keywords


kalipucang; bricks; machine; extruder; density

Full Text:

PDF

References


BPS Desa Kalipucang Kulon. (2015). Desa Kalipucang Kulon Dalam Angka 2015.

Fransiskus. (2010). Usaha Batu Bata. Diambil dari www.jambiindependent.

co.id

Rusmardi, R. (2012). Analisis Percobaan Gesekan (Friction) untuk Pengembangan Teknologi Pengereman pada Kendaraan Bermotor. POLI

REKAYASA, 3(2), 81-89.

Sukobar, S., Kuntjoro, K., Kusumastuti, K., & Sungkono, S. (2014). Kesetaraan Kuat Tekan Batu Bata (Press) Asal Bangsal Mojosari Kabupaten

Mojokerto Terhadap Kuat Tekan Spesi Campuran Semen, Kapur, dan Pasir

untuk Pasangan Bata. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 12(2), 13-20.

SNI 15-2094-2000., Syarat-syarat batu bata., hal 23-24. Jakarta.

William D. Callister ,Jr. (1990). Materials Science And Engineering An Introduction. Second Ed.. New York

www.oscommerce.com, diakses pada tanggal 6 Agustus 2014.




DOI: https://doi.org/10.26714/jsm.1.1.2018.40-46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Surya Masyarakat

Jurnal Surya Masyarakat (p-ISSN: 2623-0364; e-ISSN: 2623-0569) is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0

Secretariat: Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Semarang, Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Telp. (024) 76740295/Telp. (024) 76740296