Pemanfaatan Limbah Sayuran, Buah, dan Kotoran Hewan menjadi Pupuk Organik Cair (POC) di Kelompok Tani Rukun Makaryo, Mojogedang Karanganyar

Catur Rini Sulistyaningsih

Abstract


This Community Service is to reduce waste pollution, especially vegetable, fruit and animal waste; and increasing POC production to meet fertilizer needs on agricultural land. The results of community service activities are evaluated on the success indicators of counseling and training, if the post test score has increased ≥ 25% from the pre-test score. Of the 15 participants who took the post test and pre test, none of them had an increase in understanding value below 25%, so that the training and counseling activities reached 100% success indicators with the number of training and service members reaching scores of 2 and 3 totaling 15 people, on average an average increase of 42.46%.


Keywords


vegetable waste; fruit waste; animal waste; POC

Full Text:

PDF

References


Catur, R., Catur B. (2013). IbM CV.Agrobiz Abadi Jaya Di Gondangrejo, Karanganyar. Laporan Ipteks Bagi Masyarakat. Univet Bantara Sukoharjo

Catur, R., Catur B. (2014). Produksi Pupuk Organik Anaerob Dengan Penambahan Biofertilizer Dan Uji Kompatibilitas Bibit Tanaman Pangan dan Holtikultura. Laporan Penelitian Hibah Bersaing. Univet Bantara Sukoharjo

Catur R., Nugraheni, Sri H. (2016). Penentuan Pemakaian Dosis dan Macam Biofertilizer Dalam Pembuatan Pupuk Organik Padat Terhadap Kandungan Unsur Makro dan Mikro Nutrien Serta Logam Berat. Laporan Akhir Penelitian Hibah Bersaing. Univet Bantara Sukoharjo

Damayanti, V. Et al. (2017). PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH SAYURAN TERHADAP KANDUNGAN C-ORGANIK DAN NITROGEN TOTAL DALAM VERMIKOMPOSTING LIMBAH RUMEN DARI SAPI RUMAH POTONG HEWAN (RPH). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan Jurnal Teknik Lingkungan, Vol. 6, No. 1

Farida E. (2000). Pengaruh Penggunaan Feses Sapi dan Campuran Limbah Organik Lain Sebagai Pakan atau Media Produksi Kokon dan Biomassa Cacing Tanah Eisenia foetida savigry. Skripsi Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. IPB, Bogor.

Henry K. Indranada. (1986). Pengelolaan Kesuburan Tanah. Bina Aksara. Semarang

Jalaluddin, Nasrul ZA, Rizki Syafrina, (2016), Pengolahan Sampah Organik Buah-buahan Menjadi Pupuk DenganMenggunakan Effective Microorganism, Aceh: Jurnal Teknologi KimiaUnimal.

Musnamar (2006). Manfaat Pupuk Cair Organik. http://tha.co.id/berita-3-manfaat -pupuk-cair-organik.html. Diakses pada tanggal 9 September 2018.

Nisa, Khalimatu Dkk. (2016). Memproduksi Kompos dan Mikro Organisme Lokal. Jakarta: Bibit Publisher.

Nur, M. (2019). Analisis Potensi Limbah Buah-Buahan sebagai Pupuk Organik Cair. Departemen Teknik Mesin dan Industri FT UGM. ISBN 978-623-92050-0-3. Pp. ER28-ER32

Rinsema. (1986). Pupuk dan Pemupukan. Bharata Karya Aksara. Jakarta

Sudarmi, Nugraheni, Catur R., Yos W. (2010). Iptek Bagi Masyarakat Kelompok tani Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Jerami di Kelurahan Begajah Kec/Kab Sukoharjo. Laporan Pengabdian kepada Masyarakat. Univet Bantara Sukoharjo

Sihombing. (2000). Teknik Pengelolaan Limbah Kegiatan/Usaha Peternakan.Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soehadji. (1992). Kebijaksanaan Pemerintah dalam Pengembangan Industri Peternakan dan Penangan Limbah Peternakan. Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian.Jakarta.

Tang, P. Y., C, J. Wong., K, K. Woo. (2011). Optimization of Pectin Extraction from Peel of Dragon Fruit (Hylocereuspolyrhizus). Asian Jurnal of Biological Sciences, 4(2): 189-195.


Article Metrics

Abstract view : 8 times
PDF - 0 times

DOI: https://doi.org/10.26714/jsm.3.1.2020.22-31

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Surya Masyarakat

Jurnal Surya Masyarakat (p-ISSN: 2623-0364; e-ISSN: 2623-0569) is licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0

Secretariat: Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Semarang, Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Telp. (024) 76740295/Telp. (024) 76740296