Article Writing Guidelines (Pedoman Penulisan)

Lensa adalah jurnal kebahasaan, kesusatraan, dan budaya yang memiliki filosofi yang merefleksikan suatu  media  yang digunakan untuk  memandang tajam fenomena  kebahasaan, kesusastraan,  dan budaya yang sedang berkembang. Jurnal LENSA diterbitkan dalam dua periode per-tahun, periode Januari-Juni dan periode Juli-Desember. Kami menerima manuskrip mengenai kebahasaan, kesusastraan, dan budaya.

1.   Tipe File

Manuskrip yang dikirimkan ke Lensa ditulis menggunakan program Microsoft Word (.doc ataupun .docx)

2.  Tipe Manuskrip

Kami  menerima artikel hasil  penelitian  (research report)  dan artikel  ulas  balik  (review/  mini  review). Panjang artikel adalah 4000-7000 kata, tidak termasuk judul, abstrak, kata kunci, dan daftar pustaka.

Format Manuskrip

a.   Manuskrip harus ditulis dalam bahasa akademik yang baku, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Manuskrip diketik menggunakan font: Garamond, point: 12, space: 1 (single). Marjin menggunakan Normal Microsoft Word Margin (masing-masing 1 inchi untuk marjin kiri, kanan, atas, dan bawah)

b.   Judul, nama, abstrak, dan kata kunci (Title, Name, Abstract, and Keyword )

Manuskrip  harus  memiliki  judul,  yang harus  merefleksikan  isi  dari manuskrip.  Judul sebaiknya tidak lebih dari 20 kata. Di bawah judul dituliskan nama lengkap (tanpa gelar). Di bawah nama ditulis abstrak dengan panjang 150 -300 kata. Abstrak ditulis miring (italic) dalam bahasa Inggris jika artikel ditulis dalam bahasa Indonesia, atau sebaliknya.

 c.   Organisasi (Organization)

Laporan penelitian harus meliputi: Pendahuluan (Introduction), Tinjauan Kepustakaan (Literature Review), Metode (Method), Hasil dan Pembahasan (Findings & Discussion), Kesimpulan (Conclusion), dan Daftar Pustaka (References). Artikel ulas balik harus meliputi Pendahuluan (Introduction),  Sub-topik  (Subtopic,  disesuaikan dengan  topik  ulasan),  dan Kesimpulan (Conclusion).

d.   Catatan Kaki (Footnote)

Untuk memberikan informasi tentang diri penulis dari artikel yang dikirim, penulis diharapkan memberikan catatan kaki (footnote) tepat di belakang nama terang (tanpa gelar) di atas abstrak. Catatan kaki juga dapat diberikan jika dirasa perlu memberikan penjelasan tambahan terhadap bagian tertentu dari artikel.

e.   Kutipan dan Daftar Pustaka (Citations and References)

Kutipan

Kutipan dibedakan menjadi kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Berikut adalah contoh penulisan kutipan langsung dan kutipan tidak langsung

1)  Kutipan Langsung

Gramsci adds a very important new dimension with his concept of national -popular: a class cannot achieve national leadership, and become hegemonic, if it confines itself only to class interests; it must take into account the popular and democratic demands and struggles of the people which do not have a purely class character, that is, which do not arise directly out of the relations of production. (Simon, 1999:27)

2)  Kutipan Tidak Langsung

Pertama, kritik ekspresif ketika pemahaman sastra difokuskan pada pengarang. Kedua, kritik mimetik ketika karya sastra dilihat dari hubungannya dengan dunia nyata yang melatarbelakangi lahirnya karya sastra. Ketiga, kritik pragmatis ketika karya sastra dilihat dari efeknya terhadap pembaca. Terakhir, kritik objektif untuk melihat karya sastra sebagai karya yang otonom (Abrams, 1999:51 -52).

Daftar Pustaka

Daftar pustaka ditulis memakai sistem nama dan disusun secara abjad. Berikut contoh penulisan pustaka yang diambil dari:

1)  Jurnal:

Rueppel  ML,  Brightwell  BB,  Schaefer  J,  Marvel  JT.1997.  Metabolism  and Degradation  of Glyphosate in Soil and Water. J Argric Food Chem 25:517-528

 2)  Buku :

Moore-Landecker E. 1990. Fundamentals of the Fungi. Ed ke-3. New Jersey:Prentice Hall.

3)  Bab dalam buku :

Van Welzen P, Verheij EWM. 1997. Nephelium  Lappaceum L.  Di  dalam:  Verheij EWM, Coronel  RE  (ed).  Prosea Sumber Daya  Nabati  Asia  Tenggara  2. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama. Hlm 299-306

4)  Abstrak :

1 Kutipan langsung yang terdiri dari 1 (satu) baris ditulis langs ung di dala m a linea s edangkan kutipan langs ung yang terdiri dari lebih dari 1 (s atu) baris harus disendirikan.

Kooswardhono,  M,  Sehabudin.  2001.  Analisis  Ekonomi  Usaha  Ternak  Sapi Perah  di Wilayah   Provinsi   Jawa   Barat.   Abstrak   Seminar   Pengembangan   Peternakan   Berbasis Sumberdaya Lokal. Bogor, 8-9 Agustus 2001. Bidang Sosial dan Ekonomi -15. Hlm 189

5)   Prosiding:

Lukiwati DR, Hardjosoewignjo S. 1998. Mineral Content Improvement of Some Tropical Legumes with glamous Fungi Inoculation and Rock Phosphate Fertilization. Di dalam: Proceedings of the International Workshop on Mycorrhiza . Guangzhou, PR China, 6 September – 31 Agustus 1998. Hlm 77-79

6)  Skripsi/ Tesis/ Disertasi :

Ismunadji    M.    1982.    Pengaruh    Pemupukan    Belerang    terhadap   Susunan   Kimia dan Produksi Padi Sawah. (Tesis). Bogor:Institut Pertanian Bogor.

7)  Informasi dari Internet :

Hansen  L.  1999.  Non-target  Effect  of  BT  Corn  Pollen  on  the  Monarch Butterfly (Lepidoptera: Danaidae).http://www.ent.iastate.edu/ensoc/ncb99/prog/abs/D81.html .(21 Agus 1999)

 

Acuan pustaka  dalam  teks  ditulis  dengan model  nama  dan tahun  yang diletakkan dibelakang kata-kata, ungkapan/ kalimat yang diacu. Acuan yang ditulis dalam teks harus ada dalam daftar pustaka yang diacu dan sebaliknya bila ada dalam daftar pustaka juga harus ada dalam teks. Kata-kata, ungkapan, atau kalimat yang ada dalam teks tanpa sumber acuan dapat dianggap sebagai pendapat penulis dan bila ternyata sebenarnya mengacu dari pustaka lain, dapat dianggap plagiat.