MANAGEMEN RISIKO INVESTASI DALAM PENYUSUNAN PORTOFOLIO SAHAM LIKUID SYARIAH BERDASARKAN ANALISIS CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) (Studi Kasus Saham Indonesia Periode 2009-2013)

Siti Azizah

Abstract


Diversifikasi investasi adalah salah satu cara untuk meminimalkan risiko investasi. Pembentukan portofolio saham adalah salah satu bentuk diversifikasi investasi saham. Pembentukan portofolio dilakukan dengan harapan bahwa jika satu atau sejumlah saham yang diinvestasikan mengalami kerugian, investasi dalam saham lain dapat menjadi penyeimbang dengan memberikan pengembalian investasi/return. Saham yang masih memberikan keuntungan akan mengurangi total kerugian yang ditimbulkan oleh investasi saham lain. Dengan demikian tujuan investasi, yaitu memperoleh pengembalian dapat dicapai. Metode Capital Asseet Pricing Model (CAPM) adalah salah satu metode yang dapat memberikan pertimbangan dalam penyusunan portofolio saham yaitu dengan menghitung risiko yang berasal dari suku bunga bebas risiko. Nilai CAPM positif menunjukkan bahwa portofolio memiliki potensi pengembalian lebih besar dari risiko. Penyusunan portofolio dalam penelitian ini menghasilkan beberapa opsi portofolio berdasarkan kombinasi jumlah saham. Menentukan portofolio terbaik dapat dilakukan dengan mengukur kinerja atau dengan kata lain mengukur perbandingan potensi pengembalian dan risiko portofolio. Perhitungan kinerja dapat dilakukan dengan menggunakan metode Indeks Sharpe dengan menghitung standar deviasi dari nilai pengembalian portofolio/return. Pengukuran kinerja portofolio dari sejumlah portofolio yang disusun dari saham syariah yang likuid memberikan hasil bahwa portofolio optimal merupakan portofolio yang dibentuk dari saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dengan proporsi alokasi modal masing-masing 50%.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 148 times
PDF - 86 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang